Articles

Bea Cukai dan polisi mengambil tindakan untuk memastikan keamanan puluhan kilogram kemasan obat

Agu 12, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, pemantauan terus menerus atas barang-barang berbahaya dan ilegal, bea cukai dan bea cukai sekali lagi menggagalkan berbagai kegiatan penyelundupan narkoba di beberapa daerah.

Bea Cukai Cirebon memblokir transportasi barang untuk tujuan ini pada hari Jumat (19/6/2020) di Kabupaten Lebakwangi Kabupaten Kuningan untuk menerima informasi alamat. Paket itu dikirim oleh perusahaan kurir dan terkandung dalam kantong plastik hitam. -Petugas Bea Cukai Cirebon Encep Dudi Ginanjar mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan ditemukan serat coklat yang ada dalam kemasan tersebut diduga sebagai PLTN Gorilla Tobacco. Untuk tujuan ini, Bea Cukai Cirebon mengambil tindakan terhadap penerima barang dengan bantuan perusahaan kurir.

Baca: Saat Pandemi, Bea Cukai Tarakan-BNNP Gagal Selundupkan 6 Kg Sabu

“Jenis Berat 9gr. Sedangkan untuk Penerima Barang Ditangkap dan Dimasukkan ke Kabupaten Kuningan BNN akan menindaklanjuti. “— Perilaku tersangka tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sehari kemudian, Bea Cukai Bengkalis (Bea Cukai Bengkalis) berakhir di Desa Sei Selari pada Sabtu (20/6/2020), Kepolisian Daerah Provinsi Riau dan Benggala juga berhasil menilai berat total 14 kg. Perdagangan obat ganja mulai beraksi.

Ony Ipmawan, Kepala Kantor Bea Cukai Bangladesh, menjelaskan penegakan hukum dimulai dari informasi publik yang diterima d Ouanes de Bengkalis bahwa ada banyak obat ganja kering yang diperdagangkan di dekat perairan Selat Bengkalis.

Baca: Tindakan Perhatian Bea Cukai Riau Dorong Perkembangan Ekonomi Masyarakat Pulau Kijang

“Mengikuti informasi ini, Kepolisian Bea Cukai, Narkotika dan Satalis Bangladesh dibentuk Tim gabungan langsung teringat, “kata patroli laut, speedboat BC15048 milik Bea Cukai Bengkalis dan speedboat milik Bengkalis Pol itu digunakan.

Tim gabungan tidak hanya menggunakan speedboat untuk membersihkan, tapi juga melakukan patroli di sepanjang jalan Sei Pakning-Dumai di desa Bakul yang miskin.

Tim petugas akhirnya menemukan mobil yang mencurigakan. Upaya dilakukan untuk mengunci mobil, tetapi perintah itu diabaikan. Tim gabungan kemudian menembak ke udara tetapi tidak mendengar peringatan. Kemudian ban mobil lepas. Itu meledak dan menggulingkan mobil, lalu berhenti di tepi sungai. Katanya.

Tim gabungan berhasil menangkap lima tersangka yang berusaha kabur dan melakukan tindakan pengamanan. Hasil interogasi tersangka menunjukkan tersangka diperintahkan oleh tersangka M dan E di Pekanbaru. Ya, dalam pengakuannya itu, para pelaku masih mengusut dan mengadili tersangka M dan E di Pekanbaru.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: