Articles

Kementerian Keuangan memberikan insentif tambahan bagi perusahaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan KITE untuk mengatasi dampak Covid-19

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Guna mengatasi masalah dampak pandemi global Covid-19 yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global, mengganggu rantai pasokan nasional, dan kelangkaan produk dalam negeri, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan Menteri Keuangan (PMK)) 13 April 2020 Nomor 31 / PMK.04 / 2020, tentang insentif tambahan yang diberikan oleh perusahaan penerima manfaat dari pemasangan Daerah Pabean (KB) dan / atau fasilitas impor dalam rangka “Kepabeanan (KITE)” untuk penanggulangan Virus Corona 2019 Disease / Covid-19 disaster .

International and Inter-agency Customs Director Syarif Hidayat mengungkapkan, karena kesulitan bahan baku, pandemi Covid-19 menyebabkan KB dan KITE menemui kendala dalam proses produksi bahan baku, dan juga berdampak pada kinerja ekspor perusahaan. Dan berdampak pada pengurangan tenaga kerja.

Sebagaimana kita ketahui bersama, fasilitas KB dan LAYANG merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada perusahaan. (A) Menyerap tenaga kerja dan mendorong ekspor dalam bentuk insentif finansial dan prosedural. Perusahaan-perusahaan ini berorientasi ekspor dan telah menandatangani kontrak dengan pembeli di negara lain ketika mereka memulai bisnisnya, termasuk mengimpor bahan mentah dari luar negeri. Oleh karena itu, dalam hal ini Indonesia diuntungkan dengan adanya penyediaan tenaga kerja dari KB dan KITE.

Selain itu, Syarif juga menjelaskan bahwa pandemi ini menyebabkan permintaan komoditas di dalam negeri meningkat seiring dengan kenaikan harga komoditas. Virus korona seperti alat pelindung diri (APD) umumnya diproduksi oleh perusahaan KB dan KITE.

Oleh karena itu, Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan melalui PMK untuk memberikan insentif tambahan berupa perluasan proses bisnis. Perusahaan KB dan KITE mengajukan insentif untuk produk KB dan KITE untuk meringankan dampak penyakit virus corona, insentif bagi karyawan untuk membeli alat kesehatan, dan insentif pajak untuk pengiriman lokal produk asli. d Usaha KB yang disebutkan dalam PMK ini antara lain:

Insentif tambahan bagi perusahaan LAYANG yang diberikan dalam PMK ini adalah:

Syarif berharap PMK ini dapat memberikan penjelasan dan dasar hukum bagi Covid-19 Selama pandemi, kinerja deterministik perusahaan KB dan KITE terkait dengan bea cukai dan perlakuan pajak dapat memberi perusahaan-perusahaan ini peluang untuk mengganti bahan baku yang diimpor dari pasar lokal dan bahan baku yang diekspor dari pasar lokal.

“Tentunya kami Hilaryf juga berharap agar tenaga medis dan seluruh masyarakat dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang-barang yang mengendalikan penyebaran penyakit virus corona berupa APD. Ketua Asosiasi Perusahaan Rute Prioritas (APJP) Rishdianto Budi Irawan kepada pihak bea cukai. Terima kasih atas peran positif Anda dalam mengelola dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, berbagai fasilitas yang telah disediakan dapat meningkatkan daya beli masyarakat melalui pemotongan pajak sehingga dapat menggairahkan perekonomian.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: