Articles

Waspada Covid-19, bea cukai terus mengintervensi di berbagai daerah

Agu 15, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Selama wabah virus corona atau Covid-19, banyak lembaga yang mewajibkan bekerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari rumah. Namun, hal tersebut tidak akan menurunkan kinerja bea cukai dan pajak konsumsi dalam memberantas penyelundupan barang konsumsi ilegal.

Jumat (20/3), petugas Bea Cukai Pantoroan berhasil memungut rokok ilegal di banyak tempat di Kota Palu dan Kabupaten Sigi yang belum ada pajak konsumsi.

Petugas Bea Cukai Pandoroan menggerebek dua tempat, yaitu tempat berlindung bagi rokok ilegal di Desa Bayaoge, Tatanga, Kota Palu, dan Rumah Baliase, serta mengamankan ratusan ribu rokok ilegal. Keamanan. , Kabupaten Sigi. Irwan Sakti Alamsyah, Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan, mengatakan para penyelundup rokok ilegal itu menggunakan cara mengeluarkan pemberitahuan yang tidak sesuai dengan isi peti kemas PT Meratus Line. Tidak ada konsumsi.

kata Irwan. Dalam aksi kriminal tersebut, petugas menemukan pelaku berinisial AS dan AR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Akibat aksi tersebut, petugas berhasil mendapatkan 45 kotak rokok atau sebanyak 720.000 hasil tembakau dengan pita cukai palsu dan ditempelkan pita cukai bekas. Irwan menjelaskan: “Akibat perbuatan tersangka, negara merugi sekitar 338 juta rupiah.” Pada Kamis (19/3), Bea Cukai Teluk Bayur dan Ekspedisi Indah Cargo Padang berhasil melawan keracunan alkohol ilegal. “Petugas berhasil mendapatkan sebanyak 36 botol minuman beralkohol kategori C tanpa meterai pajak konsumsi. Hilman Satria, Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, mengatakan perkiraan potensi yang terkandung dalam operasi tersebut. Kerugian negara sekitar Rp 3.502.800. Sebuah kendaraan jenis truk berhasil dicegat di dekat Marenda Passage, Jakarta Utara pada awal Maret 2020 (03/06). Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 45 di antaranya berisi 900 botol B Karton alkohol grade diduga memiliki cap cukai palsu.Taksiran nilai barang tersebut sekitar Rp99.000.000. Potensi kerugian negara berupa cukai Rp14.256.000, dan pajak impor dan pajak impor ke negara Potensi kerugian sebesar Rp 38.814.000,00. Jukhaito mengungkapkan: “Sebagai tindak lanjut, pihak bea cukai saat ini sedang menyelidiki dan mengembangkan kasus terhadap penulis. Huruf awal perkaranya adalah“ H ”karena diduga melanggar undang-undang pajak konsumsi.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: