Articles

Bea Cukai telah menyelesaikan sulitnya menyelesaikan masalah rokok ilegal dalam pandemi Covid-19

Agu 18, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi penyakit virus Corona 2019, pihak bea cukai terus cepat menyelesaikan masalah rokok ilegal di berbagai daerah. Syarif Hidayat, Direktur Administrasi Bea Cukai dan Antar-Bea Cukai Internasional, mengatakan: “Sangat disayangkan selama pandemi Covid-19, masih ada pengkhianat di negara yang memanfaatkan ancaman situasional ini. Situasi melakukan kejahatan Syarif mengatakan: “Ini ilegal. “Saat ini setidaknya enam dinas bea cukai berhasil mendapatkan jutaan batang rokok ilegal. Pada Minggu (29/03), Pabean Jawa Tengah dan DIY berhasil menyita 608.000 batang rokok ilegal. Penuntutan dimulai ketika masyarakat memberi tahu kami tentang rokok ilegal. Informasi aktivitas rokok. Aparat militer menindak tol Srondol-Jatingaleh KM 8 Semarang, ”kata Moch Arif Setijo Nugroho, Kepala Penegakan Hukum dan Penyidikan Kantor Pabean Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Diantaranya adalah 608.000 batang rokok. Sementara itu, Provinsi I (44) dan Kernet JN (26) mengaku, setelah keduanya membongkar muatan di Semarang, ia mendapat perintah untuk mengantarkan paket tersebut.Mereka mengaku baru pertama kali tidak mengetahui paket tersebut. Apakah itu mengandung rokok ilegal. Di hari yang sama, Bea Cukai Banten juga berhasil mencegah peredaran gelap rokok. Petugas menemukan truk mencurigakan itu dan memarkirnya di rest area tol Jakarta-Malak di Banten. Berdasarkan hasil penyidikan, ditemukan pelaku membawa rokok ilegal, namun tidak memiliki stempel pajak konsumsi, dan stempel pajak konsumsi yang dipalsukan diangkut dengan alat angkut yang dilengkapi izin jalan sendiri tergantung jenis barang yang diangkut. Manajer Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Banten Zaky Firmansyah mengatakan: “Rokok haram dibungkus dalam paket jajan untuk mengelabui petugas.”

Dalam operasi ini, Kantor Pabean Banten berhasil memperoleh 2 (dua) singkatan tersebut. FR dan FZ membawa 2.096.000 batang rokok. Dalam keadaan saat ini, hanya orang yang akan mendapat manfaat dari pandemi Covid-19. Bea Cukai selalu menghormati rekomendasi dari pemerintah pusat, terutama dengan membatasi pergerakan agen di lapangan, dan melakukan kegiatan pengawasan di tempat dengan cara yang sangat selektif.

“Dalam operasi ini, sangat perlu untuk menjaga keselamatan. Selain status kesehatan dari agen yang bertanggung jawab atas penyebaran Covid-19, tim di lokasi dilengkapi dengan peralatan dan perlindungan diri yang memadai, seperti masker, sarung tangan, dll. Selama periode ini, Kedua pelaku sudah diperiksa secara menyeluruh, ”kata Mohammad Aflah Farobi, Kepala Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Banten. -Terlebih lagi, bea cukai dan cukai Teluk Bayur juga telah menindak banyak rokok dan minuman. Sangat ilegal. Pada Selasa (24/3), petugas Bea Cukai Teluk Bayur berhasil menyita 1.607.960 batang rokok ilegal di Jalan Sumbar-Riau KM.17. Guna melindungi rokok ilegal, petugas juga mengamankan mobil yang digunakan sebagai alat transportasi. Hilman Satria, Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, mengatakan: “Pada Rabu 26/03 Kamis, petugas bea cukai Teluk Bayur juga berhasil menyita 147.596 rokok ilegal merk berbeda dari operasi pasar. Masih di Sumatera, Bea Cukai Jambi. Ia dijodohkan. Ia berhasil menghentikan 500.000 batang rokok ilegal tanpa mengenakan pajak konsumsi pada Minggu (29/3). Petugas Bea dan Cukai Jambi berhasil mencapai dan menghentikan tujuan bisnis berupa minibus putih. Dua Orang-orang yang namanya diawali dengan Z dan K masing-masing membawa sekitar 40 boks rokok ilegal, namun tidak membubuhkan stempel pajak konsumsi. Tak hanya itu, menurut hasil pemeriksaan singkat keduanya, ditemukan juga ada kendaraan angkutan lain yang juga membawa rokok ilegal. Petugas bea cukai di Jambi Penggeledahan segera dilakukan hingga ditemukan minibus hitam yang diduga menjadi incaran Jalan Lintas Merlung di Jambi. Empat orang diamankan dengan 10 boks rokok ilegal. ”Semua tersangka, angkutan Dan barang bukti dibawa ke Kantor Pabean Jambi untuk diperiksa lebih lanjut, ”kata Adiyanto, Kepala Kantor Pabean Jambi.

Jangan sampai ketinggalan bea cukai.Pekanbaru menggelar acara pasar pada Jumat 20/3 dan mengelola 8.840 rokok ilegal dan 1.400 ml minuman beralkohol ilegal di Kecamatan Siak dan Perawang. Prijo Andono, Kepala Dinas Bea Cukai Pekanbaru, mengungkapkan: “Selain menindak dan memberi tahu pemilik toko bahwa menjual barang konsumsi ilegal adalah tindak pidana, kami juga menjelaskan mengapa rokok ilegal tidak boleh diedarkan, dan menjelaskan Cara mudah mengidentifikasi rokok ilegal .. kata Priho. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: