Articles

Bea Cukai memfasilitasi ekspor industri garmen Yogyakarta

Agu 18, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Setelah Yogyakarta memasuki era baru normalitas, sektor ekonomi dan industri Yogyakarta mulai berkembang.

Salah satunya PT Busana Remaja Agracipta (BRA) yang kembali berproduksi (17/7) melalui kegiatan ekspor pada Jumat dengan fasilitas di Kawasan Berikat Pabean (KB).

Dalam ekspor ini, PT BRA mengirimkan 203 karton karton ke negara tujuan Inggris Raya (UK), termasuk 27.396 lembar pakaian dalam. Nilai total ekspor melebihi 1,6 miliar rupee. Winanti, importir dan eksportir PT BRA, mengatakan lini produksi kami mulai meningkatkan kapasitas produksi berdasarkan antusiasme pasar luar negeri.

Industri garmen berupa pakaian dalam memiliki daya saing produk. Selain harus menghadapi persaingan harga dari kompetitor China, pasar yang tersedia sangat terbatas dan selektif. Menurut Winanti, PT BRA menunjukkan dengan strategi yang matang, perusahaan telah mampu bersaing di 39 negara / wilayah sejak 1993.

Hal ini tidak terlepas dari keputusan manajemen untuk mengoptimalkan fasilitas kawasan pabean yang disediakan oleh pihak pabean. Ia menambahkan: “Dengan adanya fasilitas KB, pelaku industri dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya agar tetap dapat bersaing di bawah normal baru.” Hengky TP Aritonang, Kantor Bea Cukai Yogyakarta, mengungkapkan bahwa fasilitas kawasan berikat merupakan salah satu bentuk nyata dari kepabeanan. , Dan apakah pajak konsumsi berfungsi sebagai fasilitator perdagangan dan bantuan industri, yaitu untuk mempromosikan dan membantu para pelaku industri mengembangkan dan meningkatkan daya saingnya di pasar internasional. Industri pakaian DIY dapat memanfaatkan fasilitas lain yang telah disediakan, seperti fasilitas impor dan ekspor (KITE), ITE untuk industri kecil dan menengah (IKM), insentif pajak IKM untuk KITE, dan lain sebagainya.

“Bea Cukai Yogyakarta berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada sektor industri melalui pendampingan dan komunikasi terbuka dengan seluruh pengguna jasa dan pelaku komersial.”

Leave A Comment

  • Rate this recipe: