Articles

Dengan mengkaji kemungkinan ekspor garmen, Menperin mengapresiasi kawasan berikat Breb

Agu 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mengkaji implementasi perjanjian sanitasi, Menteri Perindustrian Agus Gusmiwang Kartasasmita mengunjungi PT Daehan Global pada Jumat (29/5) lalu, yang merupakan salah satu kawasan berikat wilayah kerja adat Tegal yang terletak di Kabupaten Brebes. -Dalam kunjungan tersebut, Agus menyampaikan beberapa pesan dan mengucapkan terima kasih kepada PT Daehan Global yang telah berpartisipasi dalam penyediaan alat pelindung diri dan masker kesehatan dalam rangka penanggulangan wabah Covid-19. – Agus juga mengapresiasi upaya investasi di Tiga lokasi produksi PT Daehan diproduksi, yakni Bogor, Sukabumi, dan Brebes. Investasi PT Daehan Global di Indonesia telah membantu meningkatkan kinerja industri tekstil dan pakaian jadi, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 63,3 juta garmen dan 14.084 karyawan, sehingga memberikan kontribusi ekspor senilai US $ 128,7 juta atau 17,7 juta garmen. Ia mengatakan: “Apalagi dalam kondisi buruk saat ini, sektor industri dapat terus beroperasi dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.”

Guna memulihkan perekonomian yang terkena dampak wabah Covid-19, Argus mengungkapkan bahwa termasuk bea cukai Pemerintah di China memberikan insentif pajak dalam pandemi ini, memberikan insentif kepada industri selama pandemi. -Agus dipindahkan ke PT Daehan Global untuk terus memelihara dan meningkatkan penerapan prosedur kesehatan di lingkungan kerjanya.

“Tujuannya agar kita semakin yakin bahwa industri bisa berperan dalam pencegahan, terangnya.

Selain insentif pajak, pemerintah juga memberikan insentif lain, termasuk pembayaran tangguhan upah tenaga kerja BPD, sebesar $ 1 = Tarif tetap 14.000 rp untuk pembelian gas bumi dari PGN untuk listrik / subsidi untuk industri yang terkena dampak, dan impor bahan baku bebas bea (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: