Articles

Rokok gempur ilegal, bea masuk dan cukai beroperasi di tiga provinsi

Agu 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai akan terus memantau peredaran rokok ilegal pada 2020 mendatang. Pada Juli, bea cukai di berbagai daerah menindak jutaan rokok ilegal. Kali ini, bea cukai dan pajak konsumsi di tiga provinsi tersebut juga menambah jumlah pemeriksaan rokok ilegal. — Salah satu operasinya dilakukan oleh petugas bea dan cukai di wilayah Karangploso Kabupaten Malang. Kepala Badan Kepabeanan Latif Malang menjelaskan, dalam operasi pasar semacam ini, petugas terbagi dalam beberapa kelompok dan melakukan usaha di beberapa toko dan warung dengan melakukan pengecekan inventaris rokok yang dijual. Latif menuturkan, nilai pasar negara sebesar 10,7 juta rupiah dan total kerugian negara sebesar 4,8 juta rupiah. Dia menambahkan bahwa selain penuntutan, tim menyita sebanyak 300.000 rokok ilegal di desa lain, yang dapat menyebabkan kerugian sebesar Rs 136,8 juta di negara bagian tersebut. ‚ÄúPeredaran rokok ilegal di masyarakat merupakan tantangan besar bagi pemerintah, karena peredaran rokok ilegal akan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat, karena masyarakat perlu menguasai beberapa pengetahuan dasar untuk menyadari perbedaan keduanya. Legal. Dan rokok ilegal, “kata Latif.

Terkait Provinsi Riau, tim Bea Cukai dan Pajak Konsumsi dari Dumai membantu mendorong beroperasinya pasar lokal. Mulai 13 hingga 15 Juli 2020, ruang bagi pedagang dan penjual nakal yang masih menjual rokok ilegal dibatasi. Dalam pengoperasian pasar ini, Bea Cukai Dumai juga akan merilis desain pita produk konsumen pada tahun 2020 untuk mengedukasi masyarakat.

Bea Cukai Dumai berhasil mengamankan 172.780 batang rokok ilegal berbagai merek, dan kehilangan total potensi negara serta menghemat Rp. 103,8 juta. Barang bukti yang diperoleh kemudian diteruskan ke bea cukai Dumai untuk penyelidikan lebih lanjut. Dan kegiatan sosial pemilik toko terkait rokok ilegal.

Bea Cukai Lhokseumawe berhasil menindak 16.080 batang rokok sehingga berpotensi merugikan negara sebesar 10,6 juta rupiah. Pelaku kriminal yang menjual rokok ilegal sehingga peredaran rokok ilegal bisa terus merosot. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: