Articles

Berita banyaknya rokok ilegal dan kegiatan bea cukai di berbagai tempat

Agu 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus meluncurkan program “Rokok Gempur Ilegal” untuk melarang peredaran rokok ilegal di berbagai daerah. Kali ini, Pabean Gresik, Pabean Malang, Pabean Surakarta, dan Pabean Sumbawa melakukan operasi pasar dan penuntutan, serta berhasil mengamankan ribuan batang rokok ilegal. -Bier Budi Kismulyanto, Kepala Bea Cukai Gresik, mengungkapkan pihaknya memperoleh 13.540 batang rokok ilegal tanpa pajak konsumsi pada Kamis (23/07).

“Melalui operasi perburuan ini, kami menggugat dan menggugat penjual,” memperkirakan kemungkinan kerugian nasional dalam kasus yang berhasil ditangani oleh Bea Cukai Gresik. Mencapai Rp 13.867.000.

Jangan sampai ketinggalan, karena beroperasinya pasar di Desa Sitiarjo Malang, Dinas Bea dan Cukai Kota Malang kembali berhasil menghentikan peredaran rokok ilegal (23/07). Latif Helmi, Kepala Dinas Bea Cukai Malang, mengatakan petugas bea cukai Kota Malang mendatangi beberapa toko dan kios untuk mengecek penjualan rokok. Kata Latif. Petugas kemudian membawa barang bukti tersebut ke Bea Cukai Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami akan terus melakukan tindakan lain di wilayah Malang Raya untuk menertibkan peredaran rokok ilegal. Oleh karena itu, distributor rokok ilegal dapat mengambil tindakan. Latif mengatakan:“ Ini akan membuat produk yang beredar di pasaran semakin baik. sulit. Sementara itu, Bea Cukai Surabaya berhasil menyita 239.660 batang rokok ilegal pada Selasa (14/7). Budi Santoso, Kepala Kantor Bea Cukai Surabaya, mengatakan, “Ribuan rokok ilegal telah lewat. “Dilindungi dari empat lokasi berbeda. Empat tersangka bertindak sebagai penjual dan penimbun rokok ilegal. Operasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pabean Surakarta di Jawa Tengah dan wilayah Yogyakarta,” kata Budi. Setelah berhasil memperoleh proteksi, maka dapat menimbulkan kerugian nasional sebesar Rp142.195.071 Rp. Keamanan dan penyidikan. “Kami Budi juga melakukan proses lebih lanjut dengan kejaksaan setempat dan Polres Klaten. Selain itu, Rudie Bayu Widjatnoko dari Kantor Bea Cukai Subawa mengungkapkan:” Tujuan operasi pengendalian barang konsumsi ilegal adalah untuk mencabut stempel pajak konsumsi. Dalam kasus produk tembakau tambahan. Jika itu bukan hak Anda sendiri, harap membubuhkan stempel pajak konsumsi palsu, melampirkan stempel pajak konsumsi bekas, dan melampirkan stempel pajak konsumsi yang tidak benar. Uraian dan transaksi pajak konsumsi.

Dari sepuluh hari beroperasinya, petugas Bea Cukai Sumbawa berhasil mengamankan 70.525 gram tembakau iris dan 144 batang rokok ilegal, yang kemudian dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku untuk menjamin haknya. Dari negara tersebut. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: