Articles

Barang ilegal yang dirusak oleh bea cukai dan pajak konsumsi mencapai Rp 5,1 miliar

Agu 20, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Guna memenuhi peran melindungi masyarakat dari masuknya barang ilegal, dan sebagai metode pengawasan penangkapan ikan yang transparan, bea cukai dan pajak konsumsi telah bekerja sama dengan instansi terkait untuk memusnahkan ribuan barang ilegal senilai total 5,1 miliar Indonesia melindungi. – Bea Cukai Sumatera Utara dan Bea Cukai Belawan bekerja sama dengan instansi lain untuk memusnahkan barang akibat penuntutan pada 2019 pada Rabu (15/7). Oza Olavia, Kepala Kantor Bea Cukai Sumatera Utara, dalam jumpa pers, mengatakan barang yang telah disetujui untuk dimusnahkan oleh KPKNL adalah 2.866.480 batang rokok, 141 botol alkohol, dan barang ilegal lainnya, termasuk kosmetik dan suplemen. , Obat-obatan, pakaian bekas dan kelapa. Nilainya diperkirakan Rp 3.240.981.860, dan kemungkinan kerugian negara Rp2.287.514.300, ”kata Ovi Son aparannya.

Ovi mengatakan, pemusnahan itu dilakukan dengan cara dibakar dalam oven dan dipecah menjadi tong berisi alkohol. Perhatikan aturan kesehatan sekaligus cegah penyebaran Covid-19-Bersamaan dengan itu, Bea Cukai Denpasar juga memusnahkan berbagai komoditas hasil tangkapan dari Agustus 2019 hingga Desember 2019. Sebanyak 147 botol alkohol, 165.416 batang rokok, dan 2.630 dimusnahkan. Botol vape cair, 2.939 buah alat kesehatan, 3.282 buah kosmetika dan 19.517 buah produk terlarang lainnya.Jumlah barang yang dimusnahkan tersebut diperkirakan mencapai Rp 1.977.374.397, dan total kerugian negara dikenakan denda Rs 1.741.701.517.

Kepala Kantor Pabean Denpasar Kusuma Santi (Kusuma Santi) mengungkapkan bahwa barang dengan status kargo di National New Taiwan Dollar (BMN) merupakan hasil operasi aktif di pasar kargo ilegal Mediasi dalam masyarakat dan ketidakpatuhan agen yang didatangkan dari luar negeri Persyaratan teknis terkait memerlukan komoditas yang dikendalikan dan dikendalikan (lartas) untuk mengambil tindakan.

“Pemusnahan BMN dilakukan dengan pembakaran menggunakan excavator dan mesin untuk memotong, menghancurkan, membuang dan menghancurkan. Kusuma mengatakan: “Mereka menumpuk di TPA Suwung, tujuannya untuk merusak dan menghilangkan sifat barangnya.” Menurutnya, pihak bea cukai berharap kerjasama dan peran aktif kedua belah pihak, termasuk masyarakat dan media, jika ditemukan pelanggaran hukum. Komoditas terus mengirimkan informasi kepada pihak berwenang. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: