Articles

Pandemi tersebut tidak akan berdampak pada pajak bea dan cukai di Kawasan Industri Tembakau Perintis Madura

Agu 21, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM, Pamekasan-Pandemi Covid-19 tampaknya tak menghalangi Bea Cukai Madura menggelar rapat terbatas dengan empat pemerintah kabupaten di Madura untuk pelepasan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Rabu (17/6). / 2020) Di lobi Kantor Bea Cukai Madura di Madura.

Tentunya kegiatan tersebut dilakukan dengan menyesuaikan dengan kesepakatan kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. . Bola harus direbut kembali karena akan membantu banyak industri kecil dan menengah (IKM) dalam menjalankan aktivitasnya. Pemerintah daerah Pamekasan, Sumenep, Sampang dan Bangkalan semuanya menyambut positif. Rahmanta Saleh, Kepala Seksi Kepatuhan Internasional Bea Cukai Madura yang memimpin pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa Madura masih ingin maju. Madura. Demikian pembahasan tentang konsep KIHT yang diumumkan oleh pihak bea cukai.

Menurut Rahmanta, beberapa komunitas yang berlokasi strategis di Madura berpotensi menjadi wilayah potensial industri tembakau di Madura. .

Masih menurut dia, rapat ini juga membahas rencana penggunaan Dana Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) untuk kegiatan koperasi yang terhalang pandemi Covid-19.

Penyebaran dan penghapusan pajak konsumsi Ia menegaskan, sebagai bentuk penyaluran DBHCHT, rokok ilegal akan terus dilakukan melalui kesepakatan adaptasi sanitasi.

“Kegiatan akan terus berlanjut dan tidak akan dirilis akibat wabah korona.” Madura. Pelopor KIHT dapat menggunakan DBHCHT yang dikelola oleh pemerintah daerah.

Terakhir, ia juga menyinggung pentingnya inovasi berkelanjutan dan peningkatan sinergi antara bea cukai dan pajak konsumsi dengan pemerintah daerah. )

Leave A Comment

  • Rate this recipe: