Articles

Tindakan tanggap bea cukai dan instansi pemerintah untuk mengelola penyebaran Covid-19

Agu 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Menyadari upaya pemerintah dalam mencegah dan menyebarkan virus corona, pihak bea cukai di berbagai wilayah Indonesia bekerja sama dengan instansi lain untuk merumuskan berbagai kebijakan guna merespons pandemi. — Berangkat dari Bea Cukai Meloki, Rabu (18) / 3) Pertemuan dengan aparat dilakukan di Bandara Mopah, TNI, Imigrasi, Karantina, Maskapai dan RS Merauke. Nazwar, Kepala Kantor Bea Cukai Merauke, menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan tersebut, telah dibentuk tim untuk menangani Covid-19.

“Kami mensimulasikan implementasi Covid-19, Nazwal mengatakan:” Di Bandara Mopa pada tanggal 19, misalnya, pemindai termal untuk deteksi suhu tubuh dan kartu peringatan kesehatan (HAC) dikeluarkan sebagai tindakan balasan. Rekomendasi dari penumpang dan kru. “Untuk memprediksi penyebaran virus di Merauke (terutama di kawasan perbatasan), pemerintah akan menutup sementara jalur masuk dan keluar ke Pos Perbatasan Nasional (PLBN) Sota Merauke melalui tim gabungan Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Keamanan (CIQS). Menurut Nazwar, Kepala Kantor Bea Cukai, Bapak Anshar juga menyatakan pihaknya juga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk penanganan Covid-19. Dari WFH, ia menjelaskan: “Ada 2 rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 dan 11 puskesmas, pembatasan masuknya perdagangan manusia ke Maluku dan pelaksanaan tes skrining terhadap imigran.” Minggu lalu (22/3), Bea Cukai Hong Kong di Tanjung Pinang Membantu memastikan kedatangan tim khusus yang bertanggung jawab atas penyalahgunaan NAPZA dan alat kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona dan memperlancar pengiriman alat kesehatan tersebut ke apron Pangkalan TNI AU Raden Sadjad Barat .

Selain itu wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Bea Cukai dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkoordinasi pada Selasa (24/3) untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja masyarakat dan jumlah disinfektan yang meningkat drastis.Sesuai kebijakan Parjiya, Kepala Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Sulawesi Selatan, Pihaknya segera mengkomunikasikannya kepada produsen ethanol PT Basis Indah agar bisa menyediakan produk penunjang tersebut hingga diproduksi 4.000 liter ethanol. Pagia mengatakan hal itu sesuai penunjukannya, yakni hand sanitizer, untuk Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dan Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin segera memberikan penanganan, semoga pandemi ini segera berlalu dan meningkatkan kesadaran di seluruh lapisan masyarakat agar selalu bermanfaat, dan bekerja sama untuk mengatasi keadaan darurat. Hambatan. “

Leave A Comment

  • Rate this recipe: