Articles

Bea Cukai dan BNN menurunkan 16,7 kg kegiatan penyelundupan dari Sabu ke Aceh

Agu 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Kantor Pabean Aceh (Kanwil) memberantas penyelundupan narkoba di wilayah Aceh, dan bekerja sama dengan Badan Bea Cukai dan Narkotika Nasional Lhokseumawe membongkar barang selundupan narkoba asal Malaysia “a methamphetamine (sha)”. . Keamanan orang tersebut. Hal tersebut terjadi pada 22 Juli 2020, dan pihaknya menggelar konferensi pers pada 30 Juli 2020. Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi turut serta dalam acara ini; Iwan Kurniawan, Kepala Penegakan Hukum dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Aceh; dan Heru Winarko, Direktur Administrasi Narkotika Nasional; ”jelasnya.” Jelasnya.

Ia juga membeberkan kronologi pantang penyelundupan sabu.

Tara Atas di wilayah Samudra Provinsi Aceh. Alhasil, aksi bersama yang terdiri dari Dinas Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, dan BNN mengoordinasikan aksi tersebut, ”katanya. Nanti akan disiarkan Rabu (22/7). Polisi mencegat sepeda motor yang menjadi sasaran pengendara dan melakukan pemeriksaan. Hingga akhirnya aparat kepolisian memastikan bahwa 10 bungkus obat bius jenis sabu tersebut disimpan di jok motor tersebut.

Kemudian, petugas polisi membenahi pengendara sepeda motor tersebut dengan akronim IS dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.Menurut informasi yang diberikan oleh ISIS, Aparat militer telah membuat kemajuan untuk memutus rantai peredaran gelap narkoba di wilayah Aceh., MH dan MR. Total sabu-sabu yang disita oleh para agen adalah 16,7 kg. Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, risiko setinggi mungkin Hukuman mati. Pihak bea cukai akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya untuk meningkatkan intensitas dan efektivitas pengawasan. Masyarakat juga dapat mendukung kegiatan tersebut dengan melaporkan kepada pihak berwajib. Ia mengatakan telah menemukan kegiatan ilegal atau perilaku ilegal. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: