Articles

Pandemi Covid-19 dan Ramadhan tidak menghalangi bea cukai untuk memberantas rokok ilegal

Agu 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Situasi pandemi Covid-19 dan suasana bulan suci Ramadhan tak melemahkan pengawasan bea cukai rokok ilegal di berbagai daerah. Tindakan akan terus dilakukan dalam produksi dan penjualan rokok ilegal, terutama di Malang di Jawa Timur dan Truk Bayul di Sumatera Barat.

Rabu (06/05), petugas Bea dan Cukai Kota Malang berhasil menyita lebih dari 100.000 batang rokok ilegal tanpa cukai di Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Kepala Kantor Bea Cukai Malang Latif Helmi mengungkapkan, langkah tersebut berawal dari adanya laporan penyimpanan dan penjualan rokok ilegal di kawasan tersebut. Latif mengatakan: “Di lokasi ini, polisi menemukan ribuan rokok ilegal dan dua sepeda motor untuk pengangkutan.” Berdasarkan hasil operasi, kerugian negara diperkirakan mencapai 45,5 juta rupiah. Sebelumnya, pada Rabu 29 April lalu, petugas Bea dan Cukai Kota Malang berhasil menyita 250.000 batang rokok ilegal di dua ruas jalan berbeda di kawasan Malang Raya. “Kami berhasil menggugat wilayah Gangdoggi dan Braluwan. Melalui operasi ini, potensi kerugian negara penyelamat diperkirakan mencapai Rp 114.987.600,” kata Latif.

Sejauh ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Pihak Bea Cukai dan Bea Cukai Malang akan terus memantau informasi dan laporan peredaran rokok ilegal di wilayah Malang. Penuntutan dilakukan oleh Kodim 0306 Distrik Findy Towns. Kepala Kantor Bea Cukai Teluk, Hilman Satria, membeberkan detail perokok ilegal yang menyelamatkan kerugian negara. Kemungkinan mencapai 101.718.961 Rp. .

Ini adalah sinergi dan koordinasi yang baik antara perangkat TNI d ”Bayur dengan Kodim 0306/50 Kota. Pabean Teluk Bayur sangat mengapresiasi langkah-langkah yang diambil peralatan TNI dan akan terus meningkatkan sinergi untuk meningkatkan efektifitas. Surveilans di Sumatera Barat. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: