Articles

Dengan mengkaji kemungkinan ekspor garmen, Menperin mengapresiasi kawasan berikat Breb

Agu 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mengkaji implementasi kesepakatan sanitasi tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gusmiwang Kartasasmita mengunjungi PT Daehan Global pada Jumat (29/5) lalu, yang merupakan salah satu kawasan berikat wilayah kerja adat Tegal yang terletak di Kabupaten Brebes. -Dalam kunjungan tersebut, Agus menyampaikan beberapa pesan dan mengucapkan terima kasih kepada PT Daehan Global yang telah berpartisipasi dalam upaya penyediaan APD dan masker medis dalam upaya penanggulangan wabah Covid-19 di Tanah Air. – Agus juga mengapresiasi upaya investasi yang dilakukan di PT Daehan. Diproduksi di tiga lokasi yaitu Bogor, Sukabumi dan Brebes. Investasi PT Daehan Global di Indonesia telah membantu meningkatkan kinerja industri tekstil dan pakaian jadi, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 63,3 juta garmen dan 14.084 karyawan, sehingga memberikan kontribusi ekspor senilai US $ 128,7 juta atau 17,7 juta garmen. Ia mengatakan: “Apalagi dalam kondisi buruk saat ini, sektor industri dapat terus beroperasi dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.”

Guna memulihkan perekonomian yang terkena dampak wabah Covid-19, ungkap Argus, termasuk bea cukai. Pemerintah dalam memberikan insentif pajak dalam pandemi ini, sehingga memberikan insentif bagi industri selama pandemi. -Agus dipindahkan ke PT Daehan Global untuk terus memelihara dan meningkatkan penerapan prosedur kesehatan di lingkungan kerjanya.

“Tujuannya agar kita semakin yakin bahwa industri bisa berperan dalam pencegahan, terangnya.

Selain insentif pajak, pemerintah juga memberikan insentif lain, termasuk penangguhan pembayaran iuran tenaga kerja BPD, sebesar $ 1 = 14.000 rp tarif tetap untuk pembelian gas bumi dari PGN untuk listrik / subsidi untuk industri yang terkena dampak, dan impor bahan baku bebas bea (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: