Articles

Bea Cukai Batam gagal menyelundupkan sabu ke barang-barang yang dikirim

Jul 09, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

BATAM TRIBUNNEWS.COM-Dengan terus memperkuat pengawasan barang dan barang impor, Bea Cukai Batam telah berhasil memperoleh 205,1 gram metamfetamin / sabu narkotika dari Pukadara Pranadakan PPS, Rabu (12/2). -Susila Brata, kepala Kantor Pabean Batam, mengungkapkan bahwa operasi dimulai pukul 11:50 pagi di Bank Dunia karena petugas bea cukai menduga bahwa tas barang impor dikirim ke Jakarta selatan, yang berisi beberapa Bungkus dan ambil hasil gambar sinar-X. — “Setelah diperiksa oleh personel di tempat, tas menemukan paket berisi satu tas, termasuk dua paket plastik yang mengandung partikel kristal mencurigakan metamfetamin,” kata Susila.

Selain itu, petugas bea cukai juga memperoleh bukti nomor tanda terima CN / JNE 150220002758320, dengan pengirim yang mewakili Shinta dan penerima yang mewakili Diana.

“Pengirim dan penerima barang yang muncul pada tanda terima di sebelah kiri tidak dapat mengkonfirmasi perusahaan karena nomor telepon dan alamat pada tanda terima tidak dapat dihubungi,” lanjut Susila. Bukti tersebut kemudian diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau untuk diproses lebih lanjut. Untuk menangkap narkoba, bea cukai mengharuskan masyarakat untuk berhati-hati ketika menangani barang impor dan transportasi.

“Metode penyelundupan ini adalah yang kesepuluh kalinya, pengirim dan penerima akan bertanggung jawab atas kasus ini. Oleh karena itu, kami mengundang masyarakat untuk waspada ketika melakukan transaksi barang asing”, Susila menyimpulkan . (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: