Articles

Bea Cukai memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena pandemi Covid-19 di berbagai daerah

Agu 24, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Selama Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19), adat istiadat berbagai daerah terus menunjukkan semangat saling membantu dan berbagi. Menurut Syarif Hidayat, Kepala Badan Bea dan Cukai Internasional, bantuan yang diberikan bea dan cukai di berbagai daerah hanya bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena pandemi. Kata Syarif.

Pada Sabtu (18/4), Bea Cukai Ketapang memberikan beberapa paket sembako kepada warga Kauman di kawasan Ketapang. “Bakti sosial ini mencerminkan kepedulian Bea Cukai Ketapang terhadap wabah Covid-19, terutama bagi warga di kawasan merah yang kehilangan mata pencahariannya,” kata Shodikin, Kepala Tata Usaha Adat Ketapang. — Kabupaten Ketapang adalah salah satunya. Di antara banyak kelurahan, daerah yang rawan Covid-19 ditetapkan sebagai kawasan merah, salah satunya adalah Desa Kaoman. Baru-baru ini, warga mengeluhkan dampak pandemi Covid-19, dan banyak warga Coman yang terkena PHK dan penolakan lamaran.

Warga Adat Belawan menunjukkan semangat berbagi yang sama, Rabu (15/4), Bea dan Cukai Belawan membagikan 100 bungkus sembako kepada masyarakat sekitar Kecamatan Belawan, Kota Medan. , Tri Utomo Hendro Wibowo.

Pada saat yang bersamaan, Bea Cukai Tanjung Pinang melalui Christian Citizens Association membagikan 80 paket sembako pada tanggal 19 19 19 2008. “Kegiatan bakti sosial ini diwujudkan dengan membagikan hingga 80 bungkus sembako kepada warga Kota Tanjung Pinang, khususnya bagi warga yang masih harus bekerja di luar ruangan meski sudah terjangkit COVID-19 yaitu petugas kebersihan. Buruh konstruksi, kata Kepala Dinas Umum Bea dan Cukai Tanjungpinang, Muhammad Syahirul Alim .

Jangan sampai ketinggalan Bea Cukai Teluk Bayur yang memberikan bakti sosial bekerjasama dengan Polda Sumbar ini bekerja sama dengan Polda Sumbar 04 Senin, 20 April 2010. Sembako dan bentuk masker kami bagikan kepada nelayan yang menangkap ikan di perairan Sungai Pinang dan warga Nagari Sungai Pinang, Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, sebagai tindakan penanggulangan. Warga yang terdampak prihatin dengan “penyebaran virus Covid-19,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur Hilman Satria.

Selain pembagian sembako, bea masuk dan pajak konsumsi juga Sumbangan alkohol sebagai bahan baku pembuatan disinfektan. Pada hari Kamis, 16 April, Bea dan Cukai Amamapare Bea dan Cukai Bea Cukai Amamapare menyumbangkan 96% alkohol cair kepada Tim Pengendalian Percepatan Covid-19 Kabupaten Mimika sebagai bahan dasar hand sanitizer. Saat ini milik kami Tawarannya juga sangat terbatas. “Saya ingin berterima kasih kepada Dinas Pabean Amapare yang telah membantu kami menangani pandemi ini,” kata Reno, juru bicara Pokja Covid-19 Kabupaten Mimika. Mitra Masyarakat, rumah sakit rujukan di wilayah Timika Rumah Sakit.

“Kami menyumbangkan dua botol plastik untuk staf medis di rumah sakit. Mungkin terdengar sedikit, tetapi manfaat dari aktivitas staf medis yang berkelanjutan banyak. Abdul Rahim, Kasubbag Kepatuhan, mengatakan selain sebagai bahan baku hand sanitizer, alkohol ini juga dapat digunakan di rumah sakit dan aktif dalam kegiatan perawatan pasien. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: