Articles

Bea Cukai Denpasar mengontrol pekerja migran Indonesia yang kembali ke ABK Royal Caribbean Cruise

Agu 24, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Denpasar juga mengawasi pemulangan 904 Royal Indonesian Migants (PMI) kru Royal Indonesian Cruise Line Co., Ltd. (ABK). 19 April 2020.

Royal Caribbean Cruises memiliki empat kapal pesiar, dan waktu kembali ke Indonesia adalah “Ocean Voyager” pada 16 April 2020. Perjalanan Azamara pada 17 April 2020, “Kapal Laut” pada 18 April 2020 dan “Kapal Laut” pada 19 April 2020. Selama kurun waktu tersebut, empat awak kapal pesiar tersebut telah dikarantina di kapal tersebut selama lebih dari 14 hari sebelum tiba di Indonesia. Direktur Administrasi Umum Kepabeanan mengatakan: “Saat melaksanakan program perjanjian lepas pantai dan bea cukai, imigrasi dan karantina (CIQ) PMI ABK, perhatikan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) untuk mencegah penyebaran COVID-19.” Di Kusuma Denpasar dalam Santi Wahyuningsih-Untuk mengatur kedatangan keempat kapal tersebut, Santi melanjutkan persiapan, persiapan rapid test, PCR dan tenaga medis; status siap pelabuhan Benoa beserta sarana dan prasarananya; sarana transportasi sudah siap ; Ketersediaan tempat karantina, dan kemungkinan karantina di hotel dengan dana klien.Serangkaian kegiatan pemulangan PMI ABK, Bea Cukai Denpasar dan Bea Cukai Hong Kong dikoordinasikan dengan Biro Imigrasi, Biro Kesehatan dan Karantina, KSOP, Penanggulangan Bencana Bali Badan Pengamanan (BPBD), Pelindo dan TNI dan POLRI-dalam pembekalan kepada petugas bea cukai dan pajak konsumsi, ia juga mengingatkan untuk memperhatikan keadaan persiapan tugas dan memeriksa alat pelindung diri yang digunakan berupa APD. (APD), pakaian pelindung terhadap bahan berbahaya, sarung tangan, masker, kaca mata pelindung, detail layar kaca dan sepatu khusus. Juga memeriksa kesehatan petugas bea cukai dan pajak konsumsi yang akan langsung melayani penumpang. Bea cukai lebih baik! ” Dia minta maaf. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: