Articles

Dalam pandemi, bea cukai dan pajak konsumsi mendorong negara untuk mengekspor dan memfasilitasi pemasangan ketiga perusahaan

Jul 09, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam pandemi Covid-19, bea cukai dan pajak konsumsi, terutama kantor bea cukai daerah Jakarta, terus memenuhi komitmen mereka untuk memberikan layanan kepada para pemangku kepentingan.

Terus memberikan layanan khusus dan / atau peserta bisnis bagi perusahaan untuk mendorong kegiatan ekspor domestik dan pemulihan ekonomi domestik, dan mengantisipasi dampak Covid-19 pada dunia bisnis.

Selama periode pandemi ini, setidaknya Bea Cukai Jakarta telah mendapatkan izin dari lima perusahaan. Menurut Decy Arifinsjah, kepala Kantor Bea Cukai Daerah Jakarta, sesuai dengan fungsi fasilitator perdagangan dan bantuan industri, Kantor Pajak dan Konsumsi Daerah Jakarta memberikan perusahaan lisensi ke tiga negara secara bersamaan pada hari Jumat (8/5).

“Kami menyediakan fasilitas kepabeanan untuk Perum Peruri dan PT Mantari Baja Prima Utama dalam bentuk fasilitas impor dan ekspor (KITE), serta pusat logistik pabean kepabeanan (PLB) PT Aberu Cahaya Semesta,” kata Decy. — -Memenuhi persyaratan dengan menghubungi informasi perusahaan dan inventaris TI. Kepala Kantor Bea Cukai Daerah Jakarta Decy Arifinsjah dan pejabat lainnya juga menghadiri pertemuan tersebut, termasuk Haryo Limanseto, Direktur Administrasi Umum Bea Cukai, dan Untung Purwoko, kepala Kantor Bea Cukai Jakarta. Sangat mudah bagi perusahaan untuk melakukan bisnis, terutama dalam suasana pandemi Covid-19, yang pasti akan memengaruhi pengusaha. Dengan fasilitas KITE, perusahaan akan mendapat manfaat dari kenyamanan potongan pajak impor, yang dapat mengurangi arus kas perusahaan, sehingga meningkatkan daya saing, investasi dan ekspor domestik. Decy. “Meskipun manfaat dari fasilitas bus umum untuk bisnis adalah penghematan sewa gudang, pengurangan biaya transportasi, dan percepatan pengeluaran barang dagangan pelabuhan, peningkatan arus kas bagi perusahaan karena keterlambatan pembayaran tarif impor, dan pajak impor (PDRI) .- — Perusahaan Publik Percetakan Uang Kertas Republik Indonesia adalah salah satu BUMN yang bertanggung jawab untuk mencetak Rupiah Indonesia untuk Republik Indonesia.Perum Peruri didirikan pada tahun 1971 dan memiliki 40 mesin cetak numismatik, dan telah berpartisipasi dari Filipina, Argentina, Nepal, Somalia, dan Sri Lanka Pencetakan koin dan dokumen keamanan dari negara lain. Perum Peruri sekarang akan mencetak perak dengan rasio 10, 20 dan 50 dari Peru, dan bahan-bahannya akan diimpor dari beberapa negara termasuk Jerman dan Swiss.

PT Mantari Baja Prima Utama Ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri, pipa baja dan baja berlubang, berlokasi di Cakung dan memproduksi pipa baja paduan dan baja paduan berlubang, bahan bakunya berasal dari China, Taiwan, dan Jepang, dan saat ini PT Mantari Baja Prima Utama akan dilakukan di pasar lokal. Kegiatan penjualan dan ekspor ke luar negeri termasuk Singapura.

PT Aberu Cahaya Semesta adalah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang pengiriman, PPJK, pergudangan dan transportasi.Pelanggan perusahaan berlokasi di Cakung, dari India, Thailand, Vietnam Ban dan selang impor dari banyak negara, termasuk Cina, Sriyono, direktur pelaksana PT Aberu Cahaya Semesta, mengatakan bahwa perusahaan tersebut kemudian menargetkan 21 pelanggan di PDPLB-nya. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: