Articles

Bea Cukai dan BNN Jateng memperkuat komitmen dan sinerginya untuk memberantas peredaran narkotika

Agu 25, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperingati Hari Narkotika Internasional (HANI) yang akan diselenggarakan pada 26 Juni 2020, Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah (BNNP) mulai mengembangkan Zona Integritas (ZI) menjadi Zona Integritas 25 Juni 2020 Pada hari Kamis, di Kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah (WBK) dan Pemusnahan Narkoba- “Dalam rangka memperingati Hari Nasional Pengawasan Narkoba, BNNP Jawa Tengah mengumumkan wilayah yang lengkap. Untuk WBK, saya ingin mewakili Bea Cukai Jawa Tengah (DIY) Selamat atas pernyataan ini. Saya yakin BNNP akan menjadi lembaga yang dapat diterima masyarakat karena kita sadar akan moral hazard yang terkait dengan tugas dan fungsi pengawasan narkoba. Ia mengatakan bahwa kita sangat peka terhadap korupsi dan memuaskan perilaku kriminal. Kita bisa bersatu padu , Mengambil tindakan kompak untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkotika Kita tahu bahwa DIY Jawa Tengah dan BNNP Cen Jawa Tengah Bea Cukai Jawa Tengah telah dan akan terus bersinergi dalam pemberantasan narkoba. Di antaranya kerjasama dengan BNNP termasuk joint intelligence Dan operasi bersama.

Pengiriman dibawah kendali bersama juga telah dilakukan beberapa kali.Pengiriman terkendali merupakan teknik yang digunakan oleh aparat penegak hukum untuk menghentikan jaringan peredaran narkoba.

BNNP, Kepala BNNP Provinsi Jawa Tengah Benny Gunawan menyatakan siap bersama-sama menghentikan narkotika yang selama ini menjadi musuh bersama. “Ingat, sebagai Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung BNNP Jawa Tengah yang telah mendeklarasikan integritas. Kabupaten tersebut berkembang menjadi zona bebas korupsi.

Selain kegiatan tersebut, BNNP Bea Cukai Jawa Tengah dan Polda Jawa Tengah juga melakukan pemusnahan harta benda akibat prosedur hukum berupa narkotika dan alkohol ilegal. Mulai Januari hingga Juni 2020, Provinsi Jawa Tengah Berbagai jenis narkoba yang dimusnahkan BNN yaitu 1 kg pot, 510 butir ekstasi, dan 10 kg ganja.Dalam operasi pemusnahan ini, alat bukti pemusnahan adalah 28,29 kg ganja, 141,27 gram sabu, 551 ekstasi, 3030,18 tembakau sintetis, 365 obat-obatan, 6527 tablet obat, 1 botol volamox usus panjang, 25 lepuh pymaril, alkohol 9.894 botol dan Ciu 1.080,9 liter ”, kata Benny. Dalam operasi pemberantasan. Obat di Jawa Tengah. Sinergi antara pihak bea cukai, BNNP dan aparat penegak hukum lainnya di Jawa Tengah dua kali lipatnya. Hingga Februari tahun lalu, sinergi dengan BNNP telah berhasil memperoleh 150 gram sabu kristalin. “Hingga Maret 2020, melalui kerja sama operasi Bersinar dan Polda Jateng sudah berhasil didapatkan 1 kg sabu kristalin.” Secara ekonomi, kerugian masyarakat akibat narkoba mencapai Rp 84,7 triliun. Kemudian menambah dampak fisik dan mental serta merugikan generasi muda Tanah Air. “-Menurut data Badan Narkotika Nasional, jumlah pengguna narkoba di Indonesia adalah 51 juta yang merupakan pecandu narkoba terbesar di Asia. Sayangnya, 40% diantaranya adalah pengguna atau pelajar dari generasi muda.

“ Saat ini, Ada lebih dari 200 jenis narkoba baru yang beredar, 68 di antaranya masuk ke Indonesia. Sinergi antara aparat penegak hukum diperlukan untuk menghadapi ancaman ini, kata Gangar. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: