Articles

Rokok gempur ilegal, bea masuk dan cukai beroperasi di tiga provinsi

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai akan terus memantau peredaran rokok ilegal pada 2020 mendatang. Pada Juli, bea cukai di berbagai daerah menindak jutaan rokok ilegal. Kali ini, bea cukai dan pajak konsumsi di tiga provinsi tersebut juga meningkatkan angka pemeriksaan rokok ilegal. — Salah satu operasinya dilakukan oleh petugas bea dan cukai di wilayah Karangploso Kabupaten Malang. Kepala Badan Bea Cukai Kota Malang di Latif menjelaskan, dalam operasi pasar semacam ini, petugas terbagi dalam beberapa kelompok dan melakukan usaha di beberapa toko dan warung dengan melakukan pengecekan inventaris rokok yang dijual. Latif mengatakan: “Negara memiliki nilai pasar 10,7 juta rupiah, dan negara bisa rugi total 4,8 juta rupiah.” Ditambahkannya, selain penuntutan, tim juga telah menyita sebanyak 300.000 cabang ilegal di desa lain. Rokok bisa merugikan negara sebesar Rp 136,8 juta. Barang hasil penuntutan kemudian dibawa ke Bea Cukai Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Peredaran rokok ilegal di masyarakat merupakan tantangan besar bagi pemerintah, karena peredaran rokok ilegal akan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat, karena masyarakat perlu menguasai beberapa pengetahuan dasar untuk menyadari perbedaan keduanya. Legal. Dan rokok ilegal, “kata Latif.

Terkait Provinsi Riau, tim Bea Cukai dan Pajak Konsumsi dari Dumai membantu mendorong beroperasinya pasar lokal. Mulai 13 hingga 15 Juli 2020, ruang bagi pedagang dan penjual nakal yang masih menjual rokok ilegal dibatasi. Dalam operasi pasar ini, Bea Cukai Dumai juga akan merilis desain pita pajak konsumsi tahun 2020 untuk mengedukasi masyarakat.

Bea Cukai Dumai berhasil melindungi 172.780 batang rokok ilegal dari berbagai merek, menghemat potensi kerugian negara dan menghemat Rp 103,8. juta. Barang bukti yang didapat kemudian diteruskan ke kantor bea cukai di Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bersamaan dengan itu, di provinsi lain, pada 13-17 2020, petugas bea cukai Lhokseumawe juga memulai bisnis melalui toko cat yang menjual rokok di pasar. Serta sosialisasi pemilik toko terkait rokok ilegal. Pelaku kriminal yang menjual rokok ilegal sehingga peredaran rokok ilegal bisa terus merosot. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: