Articles

Untuk melindungi masyarakat, Bea Cukai Sulbagsel dan Bea Cukai Nunukan memusnahkan barang-barang ilegal

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai wujud nyata dari kegiatan pengawasan yang dilakukan dalam rangka pemberantasan rokok dan barang haram lainnya, pihak bea cukai kembali menyelenggarakan pemusnahan barang sitaan berstatus barang milik negara (BMN). -Pabean Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) menghancurkan 3.369.710 batang rokok dan 2.963 botol minuman beralkohol haram, barang-barang yang diperkirakan bernilai 2,6 miliar rupee, menyebabkan kerugian negara sebesar 1,2 miliar rupee. Putusan pengadilan dengan akibat hukum permanen (termasuk). Dia mengatakan: “Sabotase ini adalah hasil penuntutan antara Maret dan Desember 2019.” -Pagia mengatakan bahwa pelaksanaan sabotase ini membuktikan bahwa bahkan dalam pandemi, adat istiadat masih giat menjalankan tugasnya. Tanggung jawab melindungi masyarakat, khususnya kota. Makassar.

“Selain itu, penyelundupan rokok, alkohol ilegal dan komoditas lainnya tanpa menambah peredaran pajak yang melekat dianggap berbahaya bagi generasi bangsa dan juga sangat merugikan negara. ‘Negeri’, Parjiya Pa Pajiya menjelaskan, penindakan terhadap barang-barang ilegal tersebut merupakan pekerjaan nyata, dan merupakan kerjasama yang baik antara pajak bea dan konsumsi dengan DJKN, POLRI, TNI, Kejaksaan Agung, Pengadilan Negeri dan Pemerintah Kabupaten serta aparat penegak hukum lainnya. — Punahnya yang terjadi di halaman Kantor Pabean Sulawesi Selatan merupakan upaya simbolis beberapa komoditas, sedangkan sisanya dimusnahkan di lokasi PT Katingan Timber Celebes.

In Di tempat lain, bea dan cukai masyarakat Nunukan juga memusnahkan barang / BMN yang dicegat selama 2019. Sebanyak 13.264 batang rokok dan ribuan barang ilegal dimusnahkan oleh orang yang dipukul, termasuk alkohol dan kosmetik. , Minuman kaleng, makanan dan obat-obatan.

“Akibat penuntutan barang-barang tersebut maka kemungkinan kerugian negara ditaksir menjadi Rp140.651.250”, kata penanggung jawab. Bapak Solavudin, Kantor Pabean Nunukan.

Bea Cukai Harapan saya acara ini bisa terselenggara, kehancuran ini dapat menginformasikan kepada masyarakat bahwa pada saat pandemi pun sinergi koordinasi dan monitoring sangat kuat. Pungkasnya. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: