Articles

Bea Cukai memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena pandemi Covid-19 di berbagai daerah

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Selama Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19), adat istiadat berbagai daerah terus menunjukkan semangat saling membantu dan berbagi. Menurut Syarif Hidayat, Kepala Badan Bea dan Cukai Internasional, bantuan yang diberikan bea dan cukai di berbagai daerah hanya bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena pandemi. Syarif mengatakan: “Dengan memberikan bantuan dasar yang diperlukan, masyarakat bisa bertahan.” “Bakti sosial ini mencerminkan kepedulian Adat Ketapang terhadap pandemi Covid-19, terutama bagi warga di kawasan merah yang kehilangan mata pencaharian,” General Manager Bea Cukai Ketapang Kata kepala departemen Shodikin. — Kabupaten Ketapang adalah salah satunya. Di antara banyak kelurahan, daerah yang rawan Covid-19 ditetapkan sebagai kawasan merah, salah satunya adalah Desa Kaoman. Baru-baru ini, warga mengeluhkan dampak pandemi Covid-19, dan banyak warga Coman yang terkena PHK dan penolakan lamaran.

Warga Adat Belawan menunjukkan semangat berbagi yang sama, Rabu (15/4), Bea dan Cukai Belawan membagikan 100 bungkus sembako kepada masyarakat sekitar Kecamatan Belawan, Kota Medan. , Tri Utomo Hendro Wibowo.

Pada saat yang bersamaan, Bea Cukai Tanjung Pinang melalui Christian Citizens Association membagikan 80 paket sembako pada tanggal 19 19 19 2008. “Kegiatan bakti sosial ini dilakukan dengan membagikan hingga 80 bungkus sembako kepada warga Kelurahan Tanjungpinang, khususnya bagi warga yang masih harus bekerja di luar rumah meski sudah terjangkit Covid -19 yakni petugas kebersihan, pekerja bangunan. , Pedagang dan agen parkir, ”kata Kepala Kantor Bea Cukai. Cukai Tanjungpinang, Muhammad Syahirul Alim .

Jangan lewatkan Bea Cukai Teluk Bayur yang memberikan bakti sosial bekerjasama dengan Dinas Air dan Udara Polda Sumbar untuk memberikan bakti sosial. Senin, 20 April 2004. Sembako dan bentuk masker dibagikan kepada para nelayan yang menangkap ikan di perairan Sungai Pinang dan warga Nagari Sungai Pinang, Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak “Covid-19 ini.” Penyebaran virusnya, “kata Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur. , Hilman Satria.

Selain penyaluran sembako, bea cukai dan pajak konsumsi juga menyumbangkan alkohol sebagai bahan baku pembuatan disinfektan. Pada Kamis, 16 April, Bea dan Cukai Amamapare Bea Cukai Amamapare menyumbangkan alkohol cair 96% kepada Tim Pengendali Percepatan Covid-19 Kabupaten Mimika sebagai bahan dasar hand sanitizer. Saat ini penawaran kami juga sangat terbatas. Saya ingin berterima kasih kepada Dinas Bea Cukai Amamapare yang telah membantu kami menangani pandemi ini, “kata Reynolds, juru bicara Pokja Covid-19 Kabupaten Mimika. Rumah sakit rujukan di wilayah Timika.

” Kami adalah Staf medis rumah sakit menyumbangkan dua botol plastik. Ini sepertinya sedikit, tetapi manfaat untuk aktivitas staf medis yang berkelanjutan banyak. Selain sebagai bahan baku hand sanitizer, alkohol ini juga dapat digunakan di rumah sakit dan aktif dalam kegiatan perawatan pasien. Supervisi “, kata Abdul Rahim, kepala divisi kepatuhan. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: