Articles

Mendorong industri dalam negeri, Bea Cukai memfasilitasi ekspor pertama PT Wanho ke China

Okt 18, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai wujud komitmen penggunaan fasilitas di kawasan perdagangan bebas, PT Wanho Industries Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Badang Jawa Tengah berada di bawah pengawasan Bea dan Cukai Tegal. Kawasan ekspor pertama negara itu sejak menjadi kawasan perdagangan bebas (KB), Rabu (03 / 6) .

PT Wanho adalah salah satu unit bisnis Wanho Holding Group, yang merupakan perusahaan terkemuka di bidang mobil die-casting yang berkantor pusat di Guangzhou, China. — Direktur Kantor Bea Cukai Tegal Niko Budhi Darma mengatakan: “Di bawah pengawasan dan bantuan Bea Cukai Tegal, tujuan ekspor utama PT Wanho adalah untuk mengekspor ke Perusahaan Plastik Logam Wan Ho di Zengcheng, Guangzhou, China.” Perusahaan tersebut masih berlokasi di Indonesia yang sama Di lapangan, Banyuputih yang terletak di Batang berkomitmen mengekspor 100% produknya ke berbagai negara.

Dengan investasi Rp 150 miliar, perseroan berencana menyerap 2.000 orang secara bertahap pada 2021.

Dalam sambutannya, Direktur PT Wanho Industries Indonesia Andrew R. Tuah kepada Bea Cukai dan DI Jateng Dalam sambutannya, Dinas Yogyakarta menyampaikan bahwa semula PT Wanho berlokasi di Jakarta, namun karena berbagai faktor akhirnya memilih Jawa Tengah sebagai lokasi baru perusahaan. Andrew mengungkapkan selain biaya tanah dan pembangunan yang lebih murah, masyarakat dan lingkungan tenaga kerja. Itu juga menjadi pertimbangan.

“Dengan adanya fasilitas keluarga berencana ini diharapkan akan ada penambahan modal sebesar Rp50 miliar dan penambahan barang modal pada tahun 2021. Sampai dengan Rp 25 miliar tentunya akan lebih banyak menyerap tenaga kerja,” kata Andrew. PT Wanho mengekspor 15.480 mobil die cast dengan nilai ekspor US $ 38.354,8 dan nilai Rp 543.698.474,18. Niguo mengatakan: “Ekspor akan melalui Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang dengan menggunakan peti kemas yang disegel oleh petugas bea cukai. Sebagai tanda keamanan.

“Penyediaan fasilitas KB diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha sehingga mendorong tumbuhnya investasi dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar internasional,” tutup Nicky. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: