Articles

Pabean pantoloan tidak termasuk ekspor kelapa dan kayu olahan

Okt 20, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Direktur Bea Cukai Pantuluoan Alimuddin Lisaw melepas ekspor langsung di Terminal Peti Kemas Pantoluoan (TPK) di Sulawesi Tengah pada Sabtu (12/09) lalu. Dalam prosesnya, Alimuddin Lisaw mengatakan, Bea Cukai Pantoluan siap memberikan layanan ekspor 24 jam.

“Untuk meningkatkan potensi ekspor Sulteng, kami menyediakan layanan ekspor 24 jam. Selain itu, kami juga berharap agar semua instansi terkait dari dinas ekspor dan pelaku usaha memiliki hubungan kerjasama yang baik. Agar ekspor Sulawesi lebih bergairah, ”kata Alimuddin. ——Setelah Ali Muding menyerahkan nota ekspor kepada penanggung jawab, resume kelapa Bumi Mandiri India dan resume. Sebagai eksportir, peti kemas kelapa dan produk ekspor kayu olahan Suara Alam tujuan Vietnam, Korea Selatan, China, Jepang dan Malaysia dilepas secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Danjagora.

Longi mengatakan, selain produk migas, selain hasil migas, produk nonmigas (seperti kelapa dan kayu olahan) juga sangat bermanfaat dalam mendongkrak perekonomian Sulawesi Tengah. Ini termasuk getah pinus yang diolah dari getah pohon pinus (damar dan terpentin), jagung, arang, bandeng dan bawang goreng yang dikirim oleh pedagang Palu dari Asia ke negara-negara Asia. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: