Articles

Delapan kasus penyelundupan narkoba di tiga wilayah lebih pintar dari petugas bea cukai

Okt 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pajak bea dan cukai kembali menghentikan peredaran narkotika di beberapa wilayah di Indonesia.

Bea Cukai Pontianak, Bea Cukai Amapare, dan Bea Cukai Kendari berhasil melaporkan sedikitnya 8 kasus penyelundupan narkoba pada Agustus 2020.

Selasa (25/08), Bea Cukai Pontianak bekerja sama dengan petugas bea dan cukai. Wilayah barat Kalimantan berhasil menghentikan penyelundupan 270 jenis alprazolam yang merupakan narkotika golongan IV. Kepala Seksi Konsultasi dan Informasi Bea Cukai Pontianak Zul Kananen mengatakan: “Obat tersebut ditemukan dalam kemasan yang dikirim dari Taiwan. Paket tersebut berinisial WMC dan diklaim sebagai kemeja. Dari kemasan tersebut kami tahu Penerima barang dengan akronim AHA itu berada di Singkawang, ”ujarnya.

Saat ini, barang bukti sudah diserahkan ke Polda Kalbar untuk diproses. Dengan motif tersembunyi, dia mencoba menyelundupkan mariyuana sintetis atau tembakau gorila untuk ketiga kalinya.

I Made Aryana, Kepala Kantor Bea Cukai Amamapare, mengatakan: “Kemasan dalam negeri,” ujarnya.

Ketiga paket tersebut berasal dari Jakarta dan Makassar. Keterbukaannya adalah kerja sama, sinergi, dan Hasil informasi itu didapat oleh pihak Bea Cukai di Kawasan Lavisi dan Bea Cukai di Daerah Istimewa Papua. ”Tambah saya.

Tindak lanjut telah dipercayakan kepada Polsek BNNK Mimika dan Satresnarkoba Mimika untuk diproses lebih lanjut.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: