Articles

Melindungi industri dalam negeri, bea cukai dan pajak konsumsi untuk menghilangkan berbagai komoditas ilegal

Okt 22, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai akan terus melakukan berbagai tindakan dan tindak lanjut dalam menjalankan fungsinya melindungi masyarakat dan industri nasional untuk memusnahkan berbagai barang ilegal yang berstatus Barang Milik Negara (BMN). -Pada Kamis (2/7), Bea Cukai Soekarno-Hatta memusnahkan total 1.443 botol minuman beralkohol (MMEA), 27.600 batang rokok, dan 9.600 gram minuman hasil olahan tembakau di Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta.

Finari Manan, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta-Hatta, mengatakan sejak 2019, alkohol dari berbagai negara menjadi hasil pencegahan di terminal kedatangan dan kargo internasional Bandara Soetta.

“Ini adalah hasil dari dukungan kami melalui mekanisme pengangkutan bagasi dan penumpang antara Oktober 2019 hingga Juni 2020. Berkat kedatangan di terminal, kami menagih penumpang yang membawa minuman beralkohol dan melebihi batas legal. Harganya, “kata Finari.

Tuang berbagai merk alkohol dan rokok ke dalam tong untuk dimusnahkan, lalu campurkan dengan cairan pembersih lantai, lalu tuangkan ke dalam parit

Finari menjelaskan itu karena Untuk pengaturan bagasi, penumpang mengatakan bahwa ia hanya dapat membawa satu liter alkohol dari luar negeri: “Jika lebih dari satu liter alkohol disita di depan pemilik atau penumpang untuk dimusnahkan,” – Selain BMN, bea cukai juga memusnahkan barang-barang yang bukan bagian dari bea cukai. Atas kerja sama pusat karantina, polisi, dan BPOM, Bea Cukai Negara Tanjong Perak memusnahkan hasil tangkapan pada Rabu (24/6) dan menempatkannya di bawah kendali Balai Karantina (BTD). Yang lisensinya tidak memuaskan sesuai dengan peraturan otoritas yang berwenang. Terungkap, karena makanan pokok resmi Bea Cukai Negara Tanjung Perak, sebagian besar merupakan barang terlarang dan barang terlarang (lartas).

“Beberapa di antaranya adalah hasil kebun, antara lain buah-buahan dan sayur-sayuran, rokok, alkohol, senjata api, mainan anak-anak, barang bekas, dan komoditas padat lainnya,” kata Aris. Sebanyak 13,5 kg ganja kering yang dibungkus 14 kertas pembungkus dimusnahkan di halaman Kantor Polisi Bangladesh dan kantor Sat Pol Air Polres Bengkalis.

“Pengungkapan narkotika adalah bukti nyata sinergi. Mulia menyimpulkan:“ Kami akan terus membangun hubungan baik dan berkoordinasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di Bangladesh. “

Leave A Comment

  • Rate this recipe: