Articles

Terus menindak peredaran rokok ilegal, bea dan cukai kembali menindak di Jawa Tengah

Okt 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

Semarang TRIBUNNEWS.COM-Selama ini masih terdapat rokok ilegal di masyarakat. Selain aktivitas yang merongrong bisnis yang sah, keberadaan rokok ilegal juga berdampak merugikan pada pajak konsumsi.

Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, pihak Bea Cukai dan Administrasi Umum Jawa Tengah terus melakukan tindakan terhadap rokok ilegal. rokok. Pada Kamis, 20 Agustus, petugas bea cukai dari Jawa Tengah dan Yogyakarta menggugat sebuah truk di Jalan Kaligawe Raya, Semarang. Sopir truk berusaha mengelabui mereka bahwa truk itu tidak penuh muatan dengan membuka terpal truk. Jepara di Jakarta.

“Berdasarkan informasi yang diterima, rombongan petugas bea cukai dan pajak konsumsi pergi ke Semarang di sepanjang Jalan Demak untuk melakukan penggeledahan. Pukul 02.20 dini hari, aparat kepolisian berhasil mengamankan truk yang menjadi sasaran operasi. -Menurut pemeriksaan sarana transportasi Alhasil, ditemukan truk berisi 45 boks rokok, 450.000 batang rokok, dan tidak ada stempel cukai.Menurut bukti yang meyakinkan, nilai barang yang dicurigai diperkirakan mencapai 459 juta rupiah, dan potensi kerugian negara yang diamankan diperkirakan mencapai 266.994.000 rupiah. Truk kaleng oli dengan Insial (AJ) dan (ZP). Saat ini, semua barang bukti dan tersangka dibawa ke bea cukai Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk diproses lebih lanjut.

Juga di Jawa Tengah, Bea Cukai Kudus Selain itu juga berhasil mengadili rokok ilegal yang disimpan di gedung-gedung yang diyakini menjadi tempat penumpukan dan pengemasan rokok ilegal di dua tempat berbeda.Penuntut berhasil menyita 425.200 batang rokok ilegal pada Rabu 19/08 dengan total nilai diperkirakan 433.704.000,00 Rupiah. Ditemukan pemanas yang digunakan untuk memproduksi rokok ilegal, “kata Gatot.

Sebagai bagian dari bukti tindak lanjut yang dikumpulkan di kantor bea cukai Gudus, intelijen juga dilakukan terhadap pemilik gedung dan pemilik rokok. Selama operasi, tidak ada yang tinggal di dalam gedung. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: