Articles

Mengawasi pengembalian pekerja migran Indonesia, bea cukai dan pajak cukai menangani barang dengan hati-hati

Jul 09, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Karena “blokade” yang diberlakukan oleh Malaysia di wilayahnya, selama pandemi Covid-19, pekerja migran atau pekerja migran Indonesia (TKI) kembali ke negara asal mereka. Pada Kamis pagi (04/09), di antara penumpang Malaysia yang kembali dari Kuala Lumpur ke Bandara Internasional Kualanamu, total 547 orang kembali ke 134 orang pertama. Setibanya di bandara, Bea Cukai Guarana dan semua agen di tim, Sumatra Utara Covid-19 Satgas Pemrosesan Dipercepat, akan memberikan pengawasan dan layanan, dari pemeriksaan medis ke imigrasi pekerja, dari inspeksi imigrasi ke inspeksi bagasi. Rahmat Priyandoko secara langsung mendukung proses pemantauan dan layanan yang diberikan. Setelah dikonfirmasi bahwa semua ITK sehat dan bebas dari infeksi, Bea Cukai Guanamu akan memeriksa barang bawaannya sebelum mengirimnya ke situs karantina. Pemeriksaan dilakukan pada mobil sinar-X, karena aliran layanan tidak normal seperti terminal kedatangan internasional, tetapi kembali dari sisi udara ke bus yang disediakan. pesawat terbang. Proses pemeriksaan barang yang mencurigakan dilakukan oleh personel yang menggunakan alat pelindung diri (PPE) untuk tetap waspada dan mencegah pengiriman koper Covid-19 kepada penumpang. “Kata Elfi. – Selain itu, TKI akan mengikuti prosedur isolasi di bawah pengawasan Kelompok Kerja Percepatan Robot Covid-19 Sumatera Utara sebelum kembali ke daerah asalnya. Selain itu, menurut data imigrasi Medan, orang-orang ini berasal dari Korea Utara. Sumatra, ada juga orang-orang dari luar, seperti Aceh, Jambi, Jawa Timur dan bahkan Nusa Tenggara Timur, bahkan dalam kasus pandemi, seperti bea cukai akan terus mendukung pengawasan dan layanan yang sangat baik.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: