Articles

Sinergi antara bea cukai dan TNI AL untuk memperkuat penegakan hukum maritim

Okt 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan TNI AL pada Kamis (07/09). Sinergi kedua lembaga penegak hukum ini bukan yang pertama kali, pihak bea cukai dan bea cukai saat ini menandatangani perjanjian kerja sama untuk meminjam dan menggunakan senapan mesin berat 12,7 mm. Kerja sama ini membuktikan bahwa pihak bea cukai dan angkatan laut memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kedaulatan, penegakan hukum dan keamanan finansial perairan Indonesia.

Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, Direktur Penegakan Hukum dan Penyidikan, mengungkapkan pinjaman SMB 12,7 mm yang diberikan TNI Angkatan Laut merupakan salah satu langkah bea cukai bagi pabean bersenjata dan patroli konsumen untuk mendapatkan wilayah laut dari Indonesia. – “Meski begitu, senjata dinas bukan alat utama untuk menghentikan penyelundupan kapal, tapi pilihan terakhir, atau hanya jika Vijaya Tanda sangat mendesak untuk membela diri,” kata Vijaya Tanda. — Wijayanta menambahkan bahwa misi maritim berisiko tinggi. “Biasanya petugas patroli bea cukai di perbatasan laut harus menghadapi perlawanan fisik dari mafia penyelundup dan bahkan terkadang berhubungan dengan petugas patroli di negara tetangga kita.” – — Misi-misi beresiko tinggi mengupayakan keselamatan petugas bea cukai dan patroli dalam mengawasi barang selundupan dan melakukan tugas-tugas lainnya, perlu didukung alutsista yang handal dan berkualitas.

“Dengan 12,7mm SMB, adat istiadat tidak ingin menekan dan arogan, tetapi membantu melindungi perbatasan, menegakkan hukum dan ikut serta dalam perlindungan kedaulatan negara,” kata Wijayanta. -Customs menyadari bahwa sinergi antar aparat penegak hukum diperlukan untuk penegakan hukum.Setiap instansi yang berwenang dalam penegakan hukum harus menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan hukum. Misalnya, bea cukai berkewajiban melaksanakan pelayaran laut sebagai bagian dari keamanan finansial nasional atau potensi pendapatan fiskal.Salah satu tugas angkatan laut adalah melaksanakan hukum di bidang pertahanan negara sesuai dengan undang-undang pertahanan negara dan menjaga keamanan wilayah maritim di bawah yurisdiksi nasional. Disetujui undang-undang domestik dan internasional. Hingga saat itu, Hindia Belanda ditetapkan sebagai badan pajak bea dan cukai pada 1 Oktober 1946. Total ada 3 personel patroli, dengan dukungan personel patroli. Operasi militer ABRI, seperti pasukan ABRI yang mendarat di Pekanbaru untuk mengalahkan PRRI / Permesta, menghancurkan operasi Tumpas DI / TII Kahar Muzakar di Provinsi Sulawesi, operasi intelijen selama konfrontasi Dwikora / Malaysia dan operasi Seroja Timor Timur Dan tugas lainnya. -Wijayanta mengungkapkan, pihak bea cukai berharap sinergi dengan TNI dapat terus berjalan dengan baik.

“Dengan sinergi yang berkelanjutan antara pihak bea cukai dan angkatan laut, kami berharap dapat mendukung pelaksanaan kepabeanan khususnya bea cukai maritim, sehingga hak-hak yang diberikan kepada bea cukai sebagai unit patroli keuangan dan pencegahan masuknya barang berbahaya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. efek.”(*

Leave A Comment

  • Rate this recipe: