Articles

Bea dan cukai sekali lagi memutus peredaran rokok ilegal di Bengal dan Cirebon

Okt 23, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus memantau peredaran rokok ilegal di seluruh Indonesia. Kali ini, Bea Cukai Bangladesh dan Bea Cukai Cirebon berhasil melindungi berbagai merek rokok ilegal.

Melakukan kegiatan pengawasan ini untuk memastikan peredaran rokok ilegal dapat dihentikan dan pasar “hanya diisi dengan produk isi”. Hanya berlaku untuk produk yang mematuhi peraturan pajak. -Membaca: Bea dan Cukai Belawan menandatangani pemeriksaan bersama karantina-Bea Cukai yang beroperasi di pasar hasil tembakau pada Jumat (26/6/2020), berhasil memperoleh 226 bungkus rokok bungkus ilegal tanpa stempel cukai. Berdasarkan denominasi, produk tembakau adalah zona bebas bea.

Selanjutnya, barang yang diperoleh dari operasi diamankan di Bea Cukai Bangladesh. Pada saat yang sama, penjual dapat memperoleh wawasan tentang bahaya dan ancaman rokok ilegal. Kelompok tersebut juga mendorong dan mengajak para pemasok rokok dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam komitmen memberantas rokok ilegal. Untuk mencegah penjual menjual kembali rokok ilegal, kami memberikan saran. Kepala departemen kepatuhan dan konsultasi internal Bea Cukai Bangladesh, kata Mulia Panjihutan Sinabella. Kepala Kantor Bea Cukai Jingli, Encep Dudi Ginanjar (Encep Dudi Ginanjar) mengatakan: “Pengoperasiannya dilakukan di gudang salah satu perusahaan pelayaran di Cirebon. (Kamis, 25/06) Puluhan ribu rokok netral telah dikirim ke penerima Terisi di Kabupaten Indramayu. Bea Cukai Cirebon. Bekerja sama dengan Cukai dengan perwakilan perusahaan jasa titipan, kemudian dilakukan pemeriksaan bungkusan. Soal barang bukti, Bea Cukai Cirebon akan menindak. Di saat yang sama, kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal diperkirakan bernilai 45 juta rupiah. -Dudi juga menambahkan: “Belakangan ini, Bea Cukai Cirebon juga dituntut dengan cara yang sama. sini. Sebelumnya, Bea Cukai Cirebon menemukan bungkusan yang berisi ribuan rokok netral dan narkotika. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: