Articles

Periode pandemi tidak dapat mencegah bea cukai dan pajak konsumsi Tanjung Perak untuk menghapus peredaran obat-obatan narkotika

Okt 24, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Sebagai salah satu instansi yang berwenang terkait dengan pengangkutan barang masuk dan keluar Indonesia, Bea Cukai Negara Tanjong Perak senantiasa memantau dan melakukan tindakan, bahkan pada saat pandemi Covid-19 juga menindak barang berbahaya dan ilegal. -Direktur Bea dan Cukai Tanjong Perak Aris Sudamminto mengatakan dalam dua bulan terakhir, Bea dan Cukai Tanjong Perak berhasil menggagalkan penyelundupan obat-obatan, psikotropika, dan prekursor melalui pelabuhan Tanjong Perak, Surabaya ( NPP) berbagai upaya. – “Empat kasus penyelundupan sudah tercatat. Narkotika jenis metamfetamin berhasil ditemukan, dan jumlah barang yang diproduksi jaksa mencapai 12,8 kg.”

Kasus pertama terjadi di Tanjung pada 20 Juli 2020 Bea Cukai di Perak berhasil menemukan upaya penyelundupan narkoba dengan berat total 1,893 kg sabu-selain itu, pada 14 Agustus 2020, upaya penyelundupan narkotika jenis sabu kembali dihantam dengan berat total 1.562 kg. .

Empat hari kemudian, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2020, Bea Cukai Negara Tanjong Perak kembali menggagalkan penyelundupan dan penyitaan 6.874 kg dan 2.545 kg sabu. Tanjong Perak memberikan bukti. Aris menambahkan, tersangka diduga melanggar UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

Pengawasan dan pengawasan Bea Cukai dan Bea Cukai Negara Bagian Tanjong Perak membuktikan keseriusan mereka dalam perlindungan. Dan untuk melindungi rakyat Indonesia dari ancaman. obat. (*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: