Articles

Penjualan online, rokok ilegal dilindungi oleh Bea Cukai Marenda

Okt 28, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments

Wabah TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 tidak menghalangi pihak bea cukai untuk terus melindungi negara dan masyarakat dari barang ilegal. Melalui operasi pasar pada awal September 2020, Bea Cukai Marunda berhasil memburu mobil yang diduga membawa rokok ilegal di kawasan pasar ikan Muara Baru, Jakarta.

Sehat Yulianto, Kepala Kantor Bea Cukai Marunda, mengungkapkan transaksi tersebut Hal itu dilakukan setelah mendapat informasi tentang transaksi rokok online ilegal dari tim bea cukai dan pajak konsumsi Marunda. Selain itu, Penulis (AR) dan barang bukti dibawa ke Bea Cukai Marenda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan 124.000 batang rokok netral, dengan perkiraan nilai komoditas 137,9 juta rupee, yang dapat menyebabkan kerugian nasional sebesar 61 rupee. 5 juta. Kata Sehat. -Selain itu, Sehat menjelaskan bahwa setelah penulis berkembang (RA) mengaku masih menyimpan 4 kotak rokok ilegal di rumah. RA (30 tahun) melanggar UU No. 39 tahun 2007. Pasal 54 Pajak Konsumsi yang berbunyi sebagai berikut: Setiap orang yang menyediakan, menyerahkan, menjual, atau menjual barang konsumsi dalam kemasan atau tidak diikat secara non-eceran wajib menggunakan pita untuk memasang Pajak Konsumsi atau Tanda Pajak Konsumsi lainnya yang tidak terpasang dalam Pasal 29 ayat (1) paling sedikit 1 (S) atau kurang dari () tahun, sampai dengan 5 (5) (5) tahun kurungan dan / atau denda paling sedikit 2 (dua kali) kali nilai pajak konsumsi, yaitu paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai pajak konsumsi yang terutang.

“Bahkan dalam kurun waktu ini, pihak adat Marunda akan terus memantau dan mengambil tindakan untuk memerangi arus barang ilegal, pandemi Covid-19. Sehat menyimpulkan.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: