Bea Cukai Archive

Browsing posts in: Bea Cukai

Kolaborasi bea cukai dan BNN mencegah penyelundupan 2 kg sabu dari Malaysia

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Tim Bea dan Cukai Tarakan dan tim Brantas dari Badan Narkotika Nasional Kalimantan Utara berhasil menghentikan penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia. Dalam gugatan pada Sabtu (05/09), polisi gabungan berhasil memperoleh 2.000 gram narkoba sabu. Operasi tersebut dilakukan oleh petugas gabungan di daerah Selumit Pantai Tarakan. – “Setelah melakukan pemantauan selama kurang lebih dua minggu, petugas berhasil menemukan sasaran operasi dan menggunakan speedboat untuk melacaknya di perairan Selumit Pantai, ungkapnya.

Dari operasi tersebut, petugas berhasil menangkap Tersangka kriminal berinisial A 31. Selama perburuan, tersangka kriminal lolos dari bukti. “Polisi terus memburu rumah tersangka dan berhasil menangkapnya di rumahnya. Tersangka berusaha menyingkirkan. Minhajuddin menambahkan, ditemukan bukti 2.000 gram sabu-sabu selama penggeledahan. -Sebelumnya, Bea Cukai Tarakan berhasil menghentikan penyelundupan 1.002 gram sabu pada pertengahan Maret 2020. Oleh karena itu, Bea Cukai dan Pajak Konsumsi Tarakan berhasil menghentikan penyelundupan narkoba dan psikotropika pada tahun 2020. Bobot barang bukti bisa mencapai 3002 kg. Efek samping obat. Bea Cukai Tarakan telah melakukan berbagai upaya dalam proses pengawasan, namun tidak mengurangi perhatiannya pada pelaksanaan fungsi nasional. Melalui kegiatan monitoring dan pelayanan di masyarakat. (*)

Perkuat kerjasama ekonomi, Indonesia-Australia menerapkan IA-CEPA

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Guna mengoptimalkan kerja sama internasional dengan Australia, pihak Bea Cukai melaksanakan “Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement” (IA-CEPA) pada Rabu (8/7). Mulai 5 Juli 2020, sebagai bagian dari implementasi resmi ICAO CEPA, ini akan ada di webinar lintas batas internasional. -Termasuk Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi dan Decy menjelaskan bahwa penerapan IA-CEPA diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi bagi Indonesia pasca Konferensi Covid-19 dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Ia menjelaskan: “IA-CEPA akan menciptakan peluang baru, dan lingkungan investasi yang lebih baik juga akan mendorong warga Australia untuk meningkatkan investasi di Indonesia.”

Decy mengatakan bahwa Australia memiliki populasi yang besar dan dapat digunakan sebagai ekspor Indonesia ke negara tersebut. Kesempatan. Selain itu, sebagai bagian dari upaya, IA-CEPA juga menekankan kerjasama di bidang investasi dan sumber daya manusia berupa pendidikan vokasi dan vokasi serta pendidikan tinggi. Indonesia telah meningkatkan kualitas sumber daya manusia negaranya.

IA-CEPA akan menguntungkan pelaku usaha Indonesia untuk menghapus semua tarif impor Australia sehingga semua produk Indonesia yang masuk ke pasar Australia akan menikmati tarif 0%. Produk ekspor Indonesia yang berpotensi meningkatkan ekspor antara lain mobil, kayu dan turunannya, antara lain furnitur, tekstil dan produk tekstil, alat komunikasi dan peralatan elektronik. — IA-CEPA juga akan meningkatkan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Australia karena kekuatan ekonominya. Meningkatkan ekspor ke negara ketiga seperti negara Timur Tengah dan China dalam bentuk kerjasama.

Heru Pambudi juga memastikan bea cukai akan mengawasi pelaksanaan IA-CEPA, yang juga dapat memanfaatkan fasilitas kepabeanan seperti kawasan berikat. (*)

Aksi Gempur 2020, Bea Cukai telah membuat jutaan rokok ilegal

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Kampanye bea cukai kembali memberantas rokok ilegal guna menekan peredaran rokok ilegal hingga 1% pada 2020. Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya melakukan berbagai tindakan dalam koordinasi. -Pada Sabtu (11/7), Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan pengiriman 3.792.000 batang rokok ilegal, dan pada Senin (13/7) menggugat sekelompok petugas Bea Cukai Kudus yang berhasil menindak kembali pengiriman 533.000 batang rokok ilegal kembali. . – “Rokok yang kedapatan diedarkan tanpa dibundel dengan kuitansi cukai, 132.000 batang rokok dan rokok dengan kuitansi cukai diduga sebanyak 400.000 barang palsu. Total nilai barang tersebut diperkirakan Rp 542.640.000 dan negara Rp315646240. 00, “kata Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Adat Kudus. -Gatot menyatakan pihaknya bekerja sama dengan Bea dan Cukai Tegal untuk mengejar target tersebut. T untuk pengoperasian scrolling di J1. Raya Lingkar Demak (Raya Lingkar Demak) hingga masuk jalan tol.

“Kemudian tim polisi berhasil menerapkan pembatasan wajib di KM 294 Rest Area Tol Pemalang-Pejagan. Setelah itu dilakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap muatan mobil tersebut dengan tetap memperhatikan keamanan rest area tersebut,” jelas Gatot. .

Dari pemeriksaan awal, mobil, pengemudi SL (37) dan kenek YA (23) serta bukti rokok ilegal selanjutnya dikirim ke Kantor Pabean Suci. Untuk pemeriksaan lebih lanjut. Gatot menambahkan, Kantor Pabean Suci terus berupaya memantau aliran rokok. Untuk memperoleh pendapatan nasional dari departemen pajak konsumsi. Getto juga mengimbau masyarakat untuk tidak ikut serta dalam peredaran rokok ilegal demi mematuhi regulasi nasional. (14/7) Benar.

— Direktur Jenderal Bea Cukai Telukbayur Hilman Satria (Hilman Satria) membeberkan jadwal pengoperasian berdasarkan informasi publik, disebutkan ada beberapa bets rokok yang diduga diangkut secara ilegal dengan mobil penumpang- Tentara Bukit Tinggi segera berjalan menuju lokasi pelaporan. Hillman berkata: “Pejabat menyita 38 kotak rokok ilegal tanpa stempel cukai.” Total potensi kerugian di negara bagian itu diperkirakan mencapai 120.908.475 rupee. Selain itu, untuk keperluan pemrosesan, kasus bukti telah diteruskan ke kantor Baybayur Beacukai untuk studi lebih lanjut. (*)

Bea Cukai melepaskan ratusan miliar pajak etanol untuk penggunaan sosial di Jawa Tengah dan DIY

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIUNNEWS.COM-Pemerintah telah banyak merumuskan kebijakan melalui bea cukai untuk memberantas wabah virus Corona (Covid-19). Kebijakan ini ditempuh untuk memastikan peralatan yang diperlukan guna mencegah dan mengendalikan Covid-19, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. -Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil DJBC DIY Jateng, mengatakan dalam pandemi ini, bahkan hand sanitizer, masker dan alat pelindung diri (APD) dalam jumlah besar dan barang lainnya menjadi langka dan mahal. Terkait epidemi Covid-19.

Untuk Jawa Tengah dan DIY, sejauh ini, pemerintah telah mengeluarkan keputusan melalui bea cukai untuk membebaskan hingga 6,21 juta liter etanol dari pajak konsumsi, dan konsumsi bebas pajak mencapai 124,23 miliar rupee. Etanol Etanol akan digunakan untuk memproduksi pembersih tangan, antiseptik, desinfektan, dan produk lainnya, yang akan digunakan untuk tujuan sosial sebagai bagian dari pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Djarum Foundation dan PT. Indiana (Indo Acidatama), UD. Rachmasari, lanjutkan. PT Budiata. Likuid Pharmalab, PT, Indonesia. Madubaru dan PT. Nojorono Tobacco .

Edi Prayitno dari Djarum Foundation menyatakan bahwa Djarum Foundation berharap untuk berpartisipasi dalam kegiatan untuk mencegah penyebaran virus korona. Saat ini hand sanitizer semakin langka dan semakin mahal, sehingga Djarum Foundation berharap dapat membuat hand sanitizer sendiri untuk didistribusikan kepada masyarakat. Edi juga berterima kasih kepada pemerintah dan bea cukai karena telah membebaskan pajak konsumsi etanol yang digunakan sebagai bahan produksi hand sanitizer untuk keperluan sosial.

Pada saat yang sama, PT Indo Acidatama Tbk. Herudi Wijayanto, Direktur Penjualan dan Pemasaran Etanol, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah melalui bea cukai. Bea masuk tersebut memberikan kemudahan pembebasan pajak konsumsi etanol untuk kepentingan sosial dan memberikan kemudahan pelayanan kepada PT Indo Acidatama Tbk untuk memenuhi tingginya permintaan etanol dari instansi dan pihak terkait. Perlu latar belakang pencegahan dan pengobatan Covid-19.

Untuk perlengkapan lain seperti masker dan alat pelindung diri, Amin Tri Sobri, Kepala Dinas Bea Cukai DJBC Provinsi Jawa Tengah menjelaskan bahwa kebijakan yang diambil tepat waktu dan tepat. Pabean DIY di provinsi Jawa Tengah membebaskan bea masuk saat mengimpor peralatan tersebut. Hanya sedikit orang yang menggunakan fasilitas ini melalui Jawa Tengah dan DIY.

Sejauh ini, hanya 20.000 masker dan 147 set APD kelas medis yang telah diimpor. Namun saat ini 37 perusahaan yang sudah mendapatkan fasilitas kepabeanan di Jawa Tengah dan DIY sudah siap memproduksi masker dan APD. Sebagai otoritas pengawas perusahaan di kawasan berikat, pihak bea cukai memberikan perlakuan istimewa terhadap izin produksi karena sebelumnya tidak diperbolehkan memproduksi masker dan alat pelindung diri karena tidak diperbolehkan memproduksi masker dan alat pelindung diri. Tidak ada lisensi produksi sekarang.

Perusahaan-perusahaan ini juga sangat senang untuk berpartisipasi. Amin menambahkan, barang atau bahan baku yang diimpor ke kawasan berikat masih perlu membayar bea masuk dan pajak terkait impor. Jika produk yang dihasilkan diekspor, perusahaan tidak perlu membayar. Ini untuk mendorong investasi dan ekspor. Pada saat yang sama, jika produk dijual di pasar domestik, bea masuk dan pajak serta biaya lain harus dibayar. Namun, untuk mencegah dan memerangi epidemi Covid-19 di negara tersebut, daripada untuk tujuan komersial, menjual masker dan alat pelindung diri di masyarakat, bea masuk dan pajak dapat dibebaskan, dan sistem perdagangan impor dapat dibebaskan dari perizinan atau perpajakan. Pihak bea cukai siap bekerjasama dengan semua pihak terkait dan bertekad untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik, terutama dalam rangka pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit Covid, serta dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah. -19. Diharapkan dengan melaksanakan tugas-tugas yang bertanggung jawab, semua peralatan yang diperlukan tetap terjaga sehingga wabah ini dapat ditangani dengan baik. (*)

Menteri Kelautan dan Perikanan PT Kirana Food International setelah mengekspor dari zona berikat

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja pada Rabu (8/7) yang merupakan bagian dari produk ekspor ke-87 Pembebasan Tanah Air PT Kirana Food International Kawasan berikat, dibawah pengawasan bea cukai Bojonegoro, PT Kirana Food International Office.

PT Kirana Food International mulai beroperasi pada pertengahan 2019, bergerak dalam industri pengolahan makarel, kepiting salju, cumi-cumi, salmon, udang dan makanan laut lainnya, dan diekspor ke Jepang. Edhy Prabowo menjelaskan potensi besar seafood Indonesia akan terus dipantau dan didorong untuk terus bermanfaat bagi negara dan masyarakat.

Winarko, Kepala Kantor Bea Cukai Bojonegoro, mengungkapkan sebagai industri padat karya, PT Kirana Food International mampu menyerap sekitar 1.000 karyawan yang langsung berperan sebagai mesin ekonomi, khususnya di Kabupaten Tuban.

“Semua ini sejalan dengan komitmen Bea Cukai Bojonegoro. Meski kami selalu memperhatikan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja selama pandemi Covid-19, kami akan terus memberikan kemudahan dan memberikan layanan berkualitas untuk mendorong ekspor”, Winarko Jelaskan bahwa rangkaian kegiatan kunjungan kerja ini pertama untuk mengawasi proses pengisian barang yang diekspor oleh petugas bea cukai Bojonegoro, kemudian peti kemas simbolis parade Jawa Timur Gubernur, kemudian Menteri Kelautan dan Perikanan mengeluarkan bahaya produk PT. Analisis akhir sertifikat HACCP. Kirana Foods International. (*)

Kementerian Keuangan memberikan insentif tambahan bagi perusahaan di Kawasan Perdagangan Bebas dan KITE untuk mengatasi dampak Covid-19

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Guna mengatasi masalah dampak pandemi global Covid-19 yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global, mengganggu rantai pasokan nasional, dan kelangkaan produk dalam negeri, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan Menteri Keuangan (PMK)) 13 April 2020 Nomor 31 / PMK.04 / 2020, tentang insentif tambahan yang diberikan oleh perusahaan penerima manfaat dari pemasangan Daerah Pabean (KB) dan / atau fasilitas impor dalam rangka “Kepabeanan (KITE)” untuk penanggulangan Virus Corona 2019 Disease / Covid-19 disaster .

International and Inter-agency Customs Director Syarif Hidayat mengungkapkan, karena kesulitan bahan baku, pandemi Covid-19 menyebabkan KB dan KITE menemui kendala dalam proses produksi bahan baku, dan juga berdampak pada kinerja ekspor perusahaan. Dan berdampak pada pengurangan tenaga kerja.

Sebagaimana kita ketahui bersama, fasilitas KB dan LAYANG merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada perusahaan. (A) Menyerap tenaga kerja dan mendorong ekspor dalam bentuk insentif finansial dan prosedural. Perusahaan-perusahaan ini berorientasi ekspor dan telah menandatangani kontrak dengan pembeli di negara lain ketika mereka memulai bisnisnya, termasuk mengimpor bahan mentah dari luar negeri. Oleh karena itu, dalam hal ini Indonesia diuntungkan dengan adanya penyediaan tenaga kerja dari KB dan KITE.

Selain itu, Syarif juga menjelaskan bahwa pandemi ini menyebabkan permintaan komoditas di dalam negeri meningkat seiring dengan kenaikan harga komoditas. Virus korona seperti alat pelindung diri (APD) umumnya diproduksi oleh perusahaan KB dan KITE.

Oleh karena itu, Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan melalui PMK untuk memberikan insentif tambahan berupa perluasan proses bisnis. Perusahaan KB dan KITE mengajukan insentif untuk produk KB dan KITE untuk meringankan dampak penyakit virus corona, insentif bagi karyawan untuk membeli alat kesehatan, dan insentif pajak untuk pengiriman lokal produk asli. d Usaha KB yang disebutkan dalam PMK ini antara lain:

Insentif tambahan bagi perusahaan LAYANG yang diberikan dalam PMK ini adalah:

Syarif berharap PMK ini dapat memberikan penjelasan dan dasar hukum bagi Covid-19 Selama pandemi, kinerja deterministik perusahaan KB dan KITE terkait dengan bea cukai dan perlakuan pajak dapat memberi perusahaan-perusahaan ini peluang untuk mengganti bahan baku yang diimpor dari pasar lokal dan bahan baku yang diekspor dari pasar lokal.

“Tentunya kami Hilaryf juga berharap agar tenaga medis dan seluruh masyarakat dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang-barang yang mengendalikan penyebaran penyakit virus corona berupa APD. Ketua Asosiasi Perusahaan Rute Prioritas (APJP) Rishdianto Budi Irawan kepada pihak bea cukai. Terima kasih atas peran positif Anda dalam mengelola dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, berbagai fasilitas yang telah disediakan dapat meningkatkan daya beli masyarakat melalui pemotongan pajak sehingga dapat menggairahkan perekonomian.

Kantor Pabean Regional Jawa Timur bekerja sama dengan Biro Perpajakan Ketiga Jawa Timur untuk mengoptimalkan pendapatan negara

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperkuat sinergi kegiatan pengawasan dan pelayanan bagi wajib pajak, eksportir dan importir, Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Jawa Timur II bekerja sama dengan Kanwil DJP Jawa Timur III meluncurkan peluncuran rencana detasemen pada Selasa pekan lalu. (7/14) tahun fiskal 2020. -Acara tahunan ini akan dilaksanakan secara online dan offline mulai tahun 2017, diikuti oleh Kanwil Pabean Jawa Timur II, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III, secondment mentor. – Pabean Jawa Timur II dan Oentarto Wibowo, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Konsumen, dalam sambutannya mengemukakan bahwa rencana tersebut juga bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan nasional. Kerja sama kedua lembaga di bawah Kementerian Keuangan ini dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi departemen perpajakan dan pajak konsumsi bagi penerimaan negara.

“Namun, semangatnya bukan hanya untuk mendapatkan potensi pendapatan negara. Ia juga mengatakan ada tujuan lain yang ingin dicapai, seperti mempermudah pengelolaan perpajakan dan lain sebagainya. Tidak hanya harus membayar pajak, tetapi juga membayar pajak kepada dinas pajak konsumsi. Pemasukan.Menurut Oentarto, rencana kolaboratif merupakan upaya tambahan untuk memaksimalkan penggunaan semua sumber daya yang tersedia untuk mendukung realisasi perpajakan nasional.Tujuannya mencakup baik pajak impor dan bea cukai, serta pajak konsumsi.- — “Pasalnya dalam kegiatan posting ini, tim perpajakan dan bea cukai bisa saling bertukar data, informasi dan pengetahuan terkait proses bisnis masing-masing agen,” jelasnya .

dan perpajakan bisa digunakan Informasi ini digunakan untuk mencapai tujuan pendapatan. (*)

Pajak Bea dan Cukai Negara Bagian Tanjung Perak mempromosikan 266,6 miliar ekspor pertanian

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Berada di tengah pandemi Covid-19 tak melambatkan sektor pertanian untuk terus menggalakkan pembangunan ekonomi nasional.

Nilai ekspor sebesar Rp 266,6 miliar, cukup membuktikan hal tersebut. Mengekspor 11.800 ton atau setara dengan 237 kontainer hasil pertanian ke berbagai negara tujuan ekspor (antara lain Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Bulgaria, Mesir, dan 27 negara tujuan ekspor lainnya). Pelepasan simbolis produk ekspor yang digelar di Terminal Peti Kemas Surabaya pada Kamis (30/04) memberikan informasi mengenai produk ekspor tersebut. Ini adalah bubuk kakao, pasta kakao, kayu manis, kelapa yang diiris tipis, biji kakao, gambir, kopi, dll. Susu pasteur isé, sarang burung walet, pakan dan 31 produk lainnya, ”kata Aris. Dalam acara yang diikutinya, ada pelepasan secara simbolis c. 4 kontainer dilepas dari 4 perusahaan Kementerian Pertanian Jakarta (AWR). Adapun 9 pintu gerbang ekspor yang dicapai antara lain Surabaya, Tanjung Priok, Soekarno Hatta, Makassar, Belawan, Medan, Denpasar, Lampung, dan Semarang. Untuk memenuhi kebutuhan pangan dan ekspor selama pandemi Covid-19. ( *)

Saat pandemi Covid-19, Bea Cukai Meulaboh menyelesaikan kasus rokok ilegal

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

Pandemi TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 tak memaksa adat Meulaboh mengurangi kemampuannya memberantas rokok ilegal. Pada Kamis (16/4), Bea Cukai Meulaboh menerima sejumlah kasus dari Polda Aceh Selatan. Tindak pidana di departemen cukai adalah penuntutan 5.000 bungkus rokok ilegal merek Luffman, di mana dua penulis menggunakan singkatan MT (52) dan MM (43) Medan. Penyidikan dimulai dengan pemeriksaan saksi dan tersangka, pengumpulan barang bukti, penahanan tersangka di Lapas Meulaboh IIB, hingga pengembangan kasus rokok Rafman ilegal. Bea Cukai Merabo Meulhammad Alim Fanani.

Juga menurut Alim, sesuai hasil penyidikan kasus rokok ilegal Rafman, penuntutan Aceh Selatan Kantor resmi mengumumkan berkas konsumsi pidana lengkap dengan No. B-383 (P-21) /LI19/Ft.3/04/2020 (13 April 2020), maka tanggung jawab dan barang bukti tersangka akan dilimpahkan ke Aceh Selatan. Kejaksaan Negeri.

Orang lain diduga melanggar Pasal 54 dan UU No. 11 tahun 1995, menyangkut pajak konsumsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 39 tahun 2007, dan diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu tahun) tahun5 Pidana dan / atau denda tahunan (lima tahun) paling sedikit 2 kali (dua kali) nilai cukai yang terutang, dan paling banyak 10 kali (sepuluh kali lipat) dari nilai cukai yang terutang. ”Kata Alin (*)

Tindakan tanggap bea cukai dan instansi pemerintah untuk mengelola penyebaran Covid-19

Agu 14, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 14, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Menyadari upaya pemerintah dalam pencegahan dan penyebaran virus corona, pihak bea cukai di berbagai wilayah Indonesia bekerja sama dengan instansi lain untuk merumuskan berbagai kebijakan guna merespon wabah tersebut. / 3) Pertemuan dengan aparat dilakukan di Bandara Mopah, TNI, Imigrasi, Karantina, Maskapai dan RS Merauke. Nazwar, Kepala Kantor Bea Cukai Merauke, menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan tersebut, telah dibentuk tim untuk menangani Covid-19. Nazwar mengatakan, “Langkah selanjutnya adalah memprediksi penyebaran virus di Merauke, terutama di daerah perbatasan. Pemerintah melalui Tim Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Keamanan (CIQS) sementara menutup jalur menuju Pos Perbatasan Nasional (PLBN) Sota Merauke. lorong. Ia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19 dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Dia menjelaskan: “Beberapa kebijakan yang dirumuskan termasuk penerbitan instruksi WFH untuk menyediakan 2 rumah sakit rujukan dan 11 puskesmas untuk pasien Covid-19, membatasi perdagangan manusia ke Maluku dan menyaring imigran.” Minggu (22/3) lalu, pihak bea cukai di Tanjung Pinang (Texjungpinang) turut membantu memastikan kedatangan satgas obat dan alat kesehatan, sehingga mencegah penyebaran virus corona dan mempermudah pengiriman alat kesehatan tersebut ke Laden Saja. Apron barat Pangkalan Angkatan Udara De Natuna.

Selain itu, pihak Pabean Provinsi Sulawesi Selatan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (24/3) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan desinfektan, sesuai dengan ketentuan Pajak Bea dan Konsumsi Sulawesi Selatan. Kepala kantor, kebijakan Parjiya, segera dikomunikasikan pihaknya kepada produsen ethanol. Untuk bisa menyediakan produk penunjang tersebut, PT Basis Indah harus diproduksi hingga diproduksi 4.000 liter ethanol. Ini dibawa ke Departemen Kesehatan Sulawesi Selatan dan Sekolah Farmasi Universitas Hasanudin, di mana dia dirawat langsung dengan namanya, hand sanitizer. Pagia menyimpulkan: “Saya berharap wabah ini cepat berlalu dan meningkatkan kesadaran semua sektor masyarakat untuk selalu membantu masyarakat dan bekerja sama menghadapi kendala yang terjadi.” (*)

Laman:1234567...193»