Bea Cukai Archive

Browsing posts in: Bea Cukai

Bea Cukai Karimun berhasil menggagalkan 13 miliar penyelundup tekstil

Okt 20, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 20, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, mencegah penyelundupan sebanyak 3.395 bungkus tekstil senilai Rp 13 miliar ke perairan Perawan. Kargo diangkut dengan kapal kayu KM Karya Sakti, yang diduga diselundupkan dari luar negeri ke Indonesia. -Direktur Bea Cukai Tanjungbalai Karimun Agung Marhaendra mengatakan sebanyak 3.395 gulungan tekstil diselundupkan ke kapal kayu kamuflase dengan 49 buah kamuflase. Kasur / kasur busa.

“KM Karya Sakti akan ditahan pada Selasa, 14 Juli 2020,” kata Agung di ruang kerjanya, Senin, 20 Juli. Dikatakan pada konferensi pers. Agung mengatakan, Cukai dan PSO Bea Cukai dan Bea Cukai Karimun membuat aplikasi, kemudian dianalisis berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat, kemudian pihaknya kapal patroli BC 119 dikerahkan dengan bantuan petugas patroli BC 1288, BC 1410 dan BC 8001. . Mengambil tindakan.

“Saat kami melakukan penangkalan, kapal dalam keadaan kosong, dan diduga awak kapal mengetahui pergerakan kami. Saat kami periksa, ketua RT dan RW setempat melihatnya,” ujarnya. Saya menghitung hasil dari 3395 gulungan tekstil dan 49 buah tempat tidur busa / kasur, dan nilai komersialnya adalah sekitar Rp. 12.738.750.000, potensi kerugian status Rp. 4,962,558,405 .

“Meskipun Néienne, India menghadapi tantangan yang sangat serius, dan tekanan pandemi Covid19 belum berakhir, masih ada beberapa orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak merasakan krisis, dan mereka melakukan upaya yang memalukan Argonne berkata: “Perdagangan ilegal akan menyebabkan hilangnya pendapatan nasional bagi negara. “

Tindakan preventif ini menambah upaya jangka panjang untuk mengimpor barang secara ilegal ke Indonesia melalui pantai timur Sumatera yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.» Ringkasan Agus. (*)

Bebas bea masuk Rs 1,62 triliun untuk penanganan Covid-19

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Selain itu dalam masa pemulihan ekonomi nasional, Kementerian Keuangan terus memberikan kemudahan penanganan Covid-19 melalui bea cukai. Hingga Agustus 2020, penyediaan fasilitas percepatan pelayanan impor dan menjaga stabilitas harga alat kesehatan telah meluas ke berbagai bidang. -Menurut data per 19 Agustus 2020, total nilai impor yang diberikan fasilitas perpajakan impor komoditas untuk penanggulangan Covid dalam 19 tahun telah mencapai Rp 6.959.952.150.019 (Rp 6,95 triliun). Total realisasi bea masuk (BM) dan fasilitas bebas bea masuk (PDRI) adalah Rp 1.627.457.166.174 (1,62 miliar).

Jenis fasilitas yang digunakan importir antara lain program subsidi komoditas yayasan / badan pelayanan sosial (PMK 70/2012) ), komoditas yang diimpor oleh pemerintah pusat / daerah (PMK 171/2019) dan komoditas yang digunakan untuk peralatan kesehatan Covid-19 (PMK 34/2020 jo 83/2020).

Fasilitas yang diberikan dalam rencana mengadopsi bentuk berikut untuk bebas bea masuk , Impor dibebaskan dari PPN dan PPh 22. Pembebasan BM adalah Rp.610.677.300.624, dan Rp dibebaskan dari PPN. 683.026.009.983 dan Rp PPh 22 dibebaskan. 333.753.855.567 .

Pada 19 Agustus 2020, nilai fasilitas dalam program PMK 34 akan mencapai 1,18 triliun rupee. Berikutnya fasilitas duty free, rencana PMK 171 senilai Rp 326 miliar dan rencana PMK 70 senilai Rp 116 miliar. Terus menurun dan meningkat sedikit pada minggu pertama Agustus 2020.

Peningkatan impor pada minggu pertama bulan Agustus ini disebabkan oleh impor uji cepat dari dua perusahaan, salah satunya bernilai Rp 253 miliar dan Rp35 miliar (Rp). Selama pandemi Covid-19, layanan 24/7 diberikan kepada masyarakat melalui fasilitas dan pelonggaran kebijakan, serta berbagai kemudahan yang diberikan agar masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan perbekalan kesehatan. Anda dapat menghubungi Pusat Kontak Bea Cukai di 1500225 (obrolan web langsung melalui bit.ly/bravobc) atau melalui media sosial @beacukairi. (*)

Sinergi instansi Pemerintah Kota Gediri mendorong internasionalisasi UKM

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari rencana pemulihan ekonomi nasional, upaya pemulihan perekonomian pelaku UMKM di kota Kediri yang sempat menurun akibat pandemi mulai membuahkan hasil. Rabu (26/08), sinergi Pemerintah Kota Kegiri, Bank Indonesia Kegiri, Kardin Kota Kegiri dan bea cukai melepas 47 produk UMKM untuk diekspor ke Australia dan Belanda.

Walikota Kegiri mengungkapkan, ekspor produk UMKM salah satunya. Sinergi antara pelaku usaha kecil dan menengah di kota Kediri.

Oleh karena itu, UMKM di kota Kediri tidak hanya harus go public, tetapi juga go internasional di Belanda dan Australia dengan menghubungkan peserta UMKM ini dengan diaspora di Kediri dan kedutaan asing. Banyak produk yang akan dikirim kesana dan berharap awet serta bisa mendapatkan feedback dari sales. Bagi UMKM di Kota Kediri ini merupakan tantangan yang sangat besar, kami meminta agar UMKM juga dipersiapkan untuk kemandirian dan harus siap menghadapi masa transisi ini. Penjelasan Abdullah Abu Bakar.

Ketua PKC II Kediri tempat Farid Fahrudi, Dirjen Bea Cukai, turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa dengan mendorong UMKM melakukan internasionalisasi, Bea Cukai Kediri siap memberikan kemudahan kepabeanan, khususnya untuk komersial Peserta atau IKM (KITE IKM) tujuan ekspor nyaman untuk diimpor. Bagi peserta ekonomi, mereka siap melakukan kegiatan pendampingan kapan saja jika diminta, ”pungkas Farid. (*)

Sebagai bagian dari perlindungan masyarakat, pajak bea dan cukai telah memusnahkan jutaan rokok dan narkotika ilegal

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai dan Bea Cukai Guara Lanza memusnahkan 6,52 juta batang rokok ilegal senilai lebih dari 6,6 miliar Rupiah pada April 2020, lalu menyerahkannya ke Bea Cukai Kuala Lanza. Kerusakan akibat rokok ilegal diperkirakan mencapai 3,06 miliar rupiah. Selain itu, tambah Tri, dari tahun ke tahun Bea dan Cukai Kuala Langsa terus memantau peredaran rokok ilegal. Pengawasan seperti ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara, ”kata Tri.

Ditambahkannya, ke depan Bea Cukai Kuala Rangsa akan terus meningkatkan kegiatan pengawasannya dan memperluas dampaknya bagi masyarakat. Memperkuat kerjasama yang baik dengan aparat penegak hukum lainnya. Kerjasama, dan tak kalah pentingnya, kami sangat berharap partisipasi masyarakat dapat membantu bea cukai menjalankan tugas dan fungsinya dengan memberikan informasi yang melanggar peraturan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bea cukai. Ia mengatakan: “Mampu mematuhi ketentuan bea cukai dan peraturan bea cukai. Selain perusakan yang dilakukan oleh pihak Bea Cukai Guararanga, pihak Pabean Pantoluoan juga turut serta dalam perusakan narkoba di dalam negeri. Kepala Kantor Pabean Pantuluoan, Alimudin Lisso, mengatakan: Hukum ganja dan sha pot dilakukan oleh Biro Narkotika Nasional Provinsi Weixi pada Selasa, 15 September. “(*)

Bea dan cukai sekali lagi memutus aliran rokok ilegal ke Bangladesh dan Cirebon

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus memantau peredaran rokok ilegal di seluruh Indonesia. Kali ini, Bea Cukai Bangladesh dan Bea Cukai Cirebon berhasil melindungi berbagai merek rokok ilegal.

Melakukan kegiatan pengawasan ini untuk memastikan peredaran rokok ilegal dapat dihentikan dan pasar “hanya diisi dengan produk isi”. Hanya berlaku untuk produk yang mematuhi peraturan pajak. -Membaca: Bea dan Cukai Belawan menandatangani sertifikat pemeriksaan karantina bersama-Bea Cukai Bengkalis yang beroperasi di pasar hasil tembakau pada Jumat (26/6/2020), berhasil mendapatkan 226 bungkus rokok bungkus ilegal tanpa stempel cukai. Diklasifikasikan berdasarkan denominasi, produk tembakau adalah zona bebas bea.

Selanjutnya, barang yang diperoleh dari operasi telah disimpan di bea cukai Bangladesh. Pada saat yang sama, penjual dapat memperoleh wawasan tentang bahaya dan ancaman rokok ilegal. Kelompok tersebut juga mendorong dan mengajak para pemasok rokok dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam memerangi rokok ilegal.

“Di tempat kejadian, petugas menemukan beberapa toko yang menjual rokok. Alasan rokok ilegal adalah karena mereka tidak mengetahui karakteristik rokok ilegal. Untuk mencegah penjual menjual kembali rokok ilegal, kami memberikan nasehat.” Di dalam Bea Cukai Bangladesh Kata Mulia Pangihutan Sinambela, kepala bagian kepatuhan dan konsultasi. Mainan-Kegiatan ini mendapat apresiasi dan kerjasama yang positif dari masyarakat sekitar dan para pelaku usaha, mengingat rokok ilegal tidak hanya akan menyebabkan pendapatan pemerintah tidak mencukupi, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Kamis (25/6). “Operasi ini dilakukan di gudang perusahaan pelayaran di Cirebon,” kata Encep Dudi Ginanjar, Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon. Ribuan batang rokok biasa dikirim ke penerima Terisi Kabupaten Indramayu. Bea Cukai Cirebon. Bekerja dengan Cukai dan perwakilan dari perusahaan jasa yang dipercayakan, lalu periksa paketnya. Terkait barang bukti, Bea Cukai Cirebon akan menindak. Sementara kerugian nasional akibat peredaran rokok ilegal diperkirakan mencapai Rp 45 juta. -Du Di juga menambahkan: “Belakangan ini, pihak Bea Cukai Cirebon juga melakukan penindakan yang sama. Sebelumnya, pihak Pabean Cirebon menemukan bungkusan berisi ribuan rokok netral dan narkoba.” (*)

Untuk memperkuat sinergi, bea cukai dan pajak konsumsi serta polisi maritim menandatangani perjanjian kerja sama

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Badan Kepabeanan dan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Baharkam POLRI) menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (24/08) untuk meningkatkan sinergi misi dan sumber daya.

Perjanjian kerja adalah tiga tahun sejak tanggal penandatanganan, dan ruang lingkupnya meliputi pertukaran data dan / atau informasi antara polisi air dan udara (Korpolairud) dengan bea cukai, patroli aktif dan patroli bersama, fasilitas dan / Atau infrastruktur, partisipasi dan bimbingan. Pasukan K-9 milik bea cukai dan maritim, serta bantuan dalam mengerahkan fasilitas dan / atau personel patroli dalam situasi darurat.

— Kita tahu bahwa bea cukai adalah instansi berwenang yang bertanggung jawab untuk mengawasi pengangkutan barang impor dan barang ekspor yang berhak melakukan patroli laut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan menjadi bagian dari mata rantai pengawasan maritim nasional. Kewajiban kepabeanan untuk mengawasi pengangkutan barang impor dan ekspor tidak terbatas pada aspek fiskal berupa peraturan bea cukai dan pajak konsumsi untuk menjamin keamanan dan keberlanjutan penerimaan negara, neraca perdagangan dan transaksi berjalan. Namun hendaknya juga mencakup aspek bukan pajak, berupa kepatuhan terhadap pembatasan dan pembatasan impor dan ekspor, pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), dan perdagangan barang yang terkait dengan terorisme dan / atau kejahatan transnasional, serta peraturan perundang-undangan lainnya.

Salah satu strategi pengawasan maritim yang dapat diterapkan oleh bea cukai dan pajak konsumsi adalah dengan memaksimalkan pertukaran data dan informasi, meningkatkan kemampuan taktis tempur, dan melakukan patroli maritim di departemen bea cukai dan pajak konsumsi dengan cara terbaik. Serta mengembangkan metode / teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang tepat. Berpartisipasi dalam pemanfaatan berbagai institusi baik di tingkat nasional maupun internasional melalui prinsip kesetaraan partisipasi dan saling menguntungkan.

Di tingkat pusat, upaya yang terkoordinasi telah memperkuat sinergi antara adat dan Bahakam. Pertemuan untuk mencapai kesepakatan antara lain meningkatkan kegiatan patroli harian terkoordinasi, melaksanakan patroli bersama dan melaksanakan kegiatan konferensi pers bersama. — Melalui pelaksanaan kerjasama operasi di Aceh telah tercapai sinergi antara bea cukai dan kelautan di tingkat daerah, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Timur, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Tengah dan Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Maluku Utara dan Papua. Dalam intelijen antara Dou ane dan Polairud, Polri berhasil mencegah dua truk pengangkut alkohol di atas kapal pengangkut high speed craft (HSC) KM (STS) di Palembang. Jaya Lestari di air tawar Pakistan pada Februari 2020. Efek sinergi lainnya adalah operasi bersama pada 8 Juni 2020 yang mencegah penyelundupan dari Malaysia ke perairan lepas Selat Malaka. Sekitar 600 kantong gula. Tindak lanjut penangkapan unit kapal kayu KM. Doa untuk Ibu GT 31 dengan 31 kantong Balpres (baju bekas) dilaksanakan di Sungai Baru, Kab pada tanggal 11 Juli 2020. Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Insiden terbaru adalah penangkapan pakaian dan sepatu bekas (berbentuk balon) di pelabuhan Sungai Melai sebelah barat Riau Rangsang dalam operasi penjaga perbatasan di Riau pada 14 Agustus 2020. Selain kegiatan patroli bersama, dilakukan kegiatan pelatihan bersama bea cukai dan pajak konsumsi bersama Baharkam untuk memberantas kegiatan kriminal di Markas Komando Ditpolair dan perairan Teluk Jakarta pada 19 Maret 2020. Kedua instansi tersebut beserta kapal patroli bea cukai dan kapal polisi Bentuk fasilitas kendali. , Kapal teknis, helikopter dan unit K-9. Dengan penandatanganan kerjasama ini diharapkan kedepannya semangat peningkatan kerjasama dan sinergi antara pihak bea cukai dan Polri dalam penegakan hukum akan semakin terjaga dengan baik untuk melindungi masyarakat dan mendorong perekonomian Indonesia. (*)

Bea Cukai mendistribusikan sumbangan di wilayah Kudus dan Samarinda

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Peran bea cukai dalam menyikapi pandemi Covid-19 tidak hanya tercermin dari pemberian fasilitas dan tata cara impor barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan Covid, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk manusiawi melalui distribusi. Bantuan diberikan kepada petugas kesehatan dan orang yang terkena Covid-19. Pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2005, Bea Cukai Hong Kong banyak menyerahkan bantuan dan bantuan kepada warga Kudus dan Samarinda.

Gatot Sugeng Wibowo, Direktur Jenderal Bea Cukai Kudus, mendonasikan Rp 10.000.000 kepada RS Mardi Rahayu selama karnaval. Gatot mengatakan: “Saya berharap dana yang dihimpun oleh seluruh pegawai Bea Cukai Kudus dapat menyediakan alat pelindung diri bagi petugas kesehatan.”

Hal ini disambut baik oleh general manager RS ​​Mardi Rahayu di Phuket Toh. Pujianto mengatakan: “Kami sangat berterima kasih atas perhatian bapak, sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada saat pandemi Covid-19.” Kantor Bea Cukai Samarinda Rambang Firstyadi mengungkapkan bantuan berupa uang tunai dan sembako Hal tersebut dapat mengurangi beban warga yang terkena banjir. “Langbang menyimpulkan. (*)

Nilai Rp. Bea Cukai Sumatera Barat menghancurkan 1 miliar rokok dan alkohol ilegal

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari bentuk transparansi pelaksanaan tugas dan fungsi bea dan cukai, Kantor Bea dan Cukai Sumatera Barat ditetapkan untuk memusnahkan barang milik negara termasuk rokok dan minuman beralkohol terlarang yang ditangkap selama periode Juni 2019 sd 2020 7 Juli ini. Bulan .

Barang yang akan dimusnahkan adalah barang milik negara, barang dan / atau alat angkut yang diblokir oleh petugas bea cukai dan pajak konsumsi, berupa barang konsumsi ilegal. Kantor Bea Cukai Kabupaten Yusmariza di Sumatera Barat mengungkapkan, jumlah barang akibat gugatan pajak konsumsi ini akan dimusnahkan. “Kali ini kita musnahkan 10.819.004 batang rokok, cairan vape 2,55 liter, dan MMEA 6.246,74 liter dengan nilai komoditas 11,3 miliar rupiah. Potensi kerugiannya Rp 10 miliar. Skala ilegal yang digunakan adalah barang yang tidak terkait dengan pajak konsumsi / stempel sederhana dan Menyalahgunakan dana masyarakat dan mengikatnya menjadi satu. “Selain nilai material di atas, terdapat nilai-nilai intangible lainnya, termasuk hancurnya pertumbuhan industri rokok / minuman / perokok dalam negeri. Jika barang ilegal beredar bebas di pasar, kerentanan sosial akan terungkap. Akan meningkat. Pasar tidak diawasi.

Tanggung jawab pengayom masyarakat dilaksanakan oleh pihak bea cukai Sumatera Barat sebagai badan pabean vertikal Keadaan Covid-19 tidak menghalangi konsistensi barang yang diangkut oleh petugas bea cukai. Mengingat volume transaksi rokok dan minuman beralkohol ilegal berbanding lurus dengan volume konsumsi, penindakan terhadap pelaku cukai yang berusaha merugikan negara dan masyarakat serta melakukan berbagai tindakan pengawasan merupakan salah satu upaya untuk menghentikan peredaran rokok ilegal. Minuman beralkohol dilakukan dengan rutin melakukan “Operasi Gempur”, yang akan dilakukan terakhir kali dari 6 Juli 2020 hingga 1 Agustus 2020. Larangan rokok dan alkohol ilegal merupakan tindakan khusus dari bea cukai dan pajak konsumsi, yang menerapkan perlakuan adil kepada perokok. Industri rokok telah mematuhi semua peraturan dan membayar cukai sesuai dengan kewajibannya, sehingga diharapkan aksi ini tidak lagi ada untuk rokok ilegal, dan industri rokok yang menghormati aturan akan menguasai pasar.

“Pada saat yang sama, kepunahan ini sendiri merupakan bukti nyata bahwa bea cukai tidak berkompromi dengan barang ilegal, dan perusakan ini juga menjadi jera bagi mereka yang memproduksi dan mengedarkan rokok serta alkohol ilegal,” tambah Yusmariza. -Pajak bea dan konsumsi senantiasa berkomitmen untuk melaksanakan tugasnya ke arah yang lebih baik sesuai dengan slogan “Bea Cukai terus berbenah” demi menjaga integritas.Kami mengajak semua orang dan pejabat pemerintah lainnya untuk bekerja sama memerangi peredaran bea cukai. Rokok dan alkohol, serta rokok elektronik ilegal. Ke depan, pihak bea cukai akan lebih meningkatkan kegiatan pengawasan, memberikan saran dan menunggu partisipasi masyarakat untuk membantu penerapan tarif.

Bea Cukai memfasilitasi ekspor industri garmen Yogyakarta

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Setelah Yogyakarta memasuki era baru normalitas, sektor ekonomi dan industri Yogyakarta mulai berkembang.

Salah satunya PT Busana Remaja Agracipta (BRA), pihaknya telah melanjutkan produksi dan penggunaan fasilitas Kawasan Berikat Pabean (KB) melalui kegiatan ekspor pada Jumat (17/7).

Dalam ekspor ini, PT BRA mengirimkan 203 karton karton ke negara tujuan Inggris Raya (UK), termasuk 27.396 buah celana dalam. Nilai total ekspor melebihi 1,6 miliar rupee.

“Akibat krisis pandemi Covid-19, volume ekspor turun, tapi meningkat sejak Juli. Lini produksi kami mulai mengikuti importir dan eksportir PT BRA Winanti mengatakan:” Ini adalah antusiasme pasar luar negeri. “Industri sandang berupa pakaian dalam merupakan produk yang kompetitif. Selain menghadapi persaingan harga dari pesaing China, menurut Winanti, PT BRA menyatakan pasar yang matang memungkinkan perseroan mampu bersaing di 39 negara sejak 1993.

Hal ini juga tidak terlepas dari keputusan manajemen untuk mengoptimalkan fasilitas di kawasan berikat. Ia menambahkan: “Dengan adanya fasilitas KB, pelaku industri dapat meningkatkan efisiensi dari segi waktu dan biaya agar tetap dapat bersaing di bawah normal yang baru,” tambahnya. Said Aritonang mengungkapkan, pemasangan kawasan berikat merupakan bentuk khusus dari bea cukai dan pajak konsumsi sebagai fasilitator perdagangan dan pendampingan industri, yaitu untuk mendorong dan membantu pelaku industri berkembang dan menjadi kompetitif di pasar.Pasar internasional. Industri pakaian DIY dapat menggunakan penawaran lain Kenyamanan, seperti fasilitas impor dan ekspor (KITE), KITE untuk industri kecil dan menengah (IKM), insentif pajak untuk KITE IKM, dll.

“Pabean Yogyakarta berkomitmen untuk memberikan bantuan dan kerjasama dengan seluruh pengguna jasa dan peserta komersial Komunikasi terbuka untuk memberikan dukungan bagi sektor industri. “

Undang-Undang Bea Cukai Semarang tentang Moda Pengangkutan Rokok Ilegal

Okt 19, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Okt 19, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Semarang terus menjalankan fungsi pengawasannya dengan melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal berupa Produk Tembakau tanpa pita cukai untuk memberantas perilaku tersebut. Aksi berlangsung pada Sabtu (06/06/2020) pukul 04.00 WIB sd 05.00 WIB di rest area Jatingaleh-Krapyak di Jajamuku, Kota Semarang. -Pengoperasian untuk mencegat Colt diesel FE74HDV (4×2) MBRG / L kuning nomor polisi AA-1959-DE (SKM) yang dilakukan oleh truk jenis Mitsubishi tanpa stempel pajak konsumsi. Nilai pajak cukai rokok yang harus dibeli dengan merek “EURO GOLD” adalah 616.000.000 rupee, dan pajak rokok adalah 61.600.000 rupee, yang dapat menyebabkan kerugian total 677.600 rupee bagi negara. 000 Rp. Pabean Semarang memantau rokok ilegal di luar Jawa Tengah dan Bea Cukai DI dan Yogyakarta.

Bea Cukai Semarang bekerja sama dengan Bea Cukai Jawa Tengah dan Tim Penegakan Hukum dan Penyidikan DI Yogyakarta berkoordinasi untuk menindak WIB menghentikan pengecekan kendaraan yang membawa rokok ilegal pada pukul 03.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ditemukan rokok ilegal, dan sopir serta sopir truk tersebut diduga melanggar Pasal 54 Hak Asasi Manusia yang melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995. Pajak konsumsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007.

Guna menindaklanjuti penindakan, tim Divisi Penyelidikan dan Operasi Bea Cukai Semarang sedang mengumpulkan barang bukti dan melakukan penelitian lebih lanjut oleh pemeriksa. (*)

Laman:1234567...262»