Bea Cukai Archive

Browsing posts in: Bea Cukai

Bea Cukai Tanjong Barai Karimun berjanji akan mewujudkan zona bebas korupsi

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Kantor Bea Cukai Tanjung Bale Karimun mengumumkan pembentukan zona integritas sebagai lawan dari WBK, membuktikan komitmennya terhadap pembentukan zona bebas korupsi (WBK). Kantor Bea Cukai Agung Mahendra Putra di Distrik Integritas merupakan sebutan dari instansi pemerintah. Pimpinan dan jajarannya berkomitmen untuk melakukan reformasi birokrasi terutama dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan untuk mencapai WBK serta kebersihan dan pelayanan birokrasi kabupaten. (WBMM). Pelayanan publik.

“Reformasi birokrasi dan reformasi kelembagaan bukan tanpa jargon. Diharapkan setelah kegiatan pengembangan manifesto dikembangkan dari zona lengkap menjadi zona bebas korupsi, dapat memperbaiki lingkungan kerja Adat Tanjong Bale Karim, sehingga memungkinkan Indonesia untuk terus maju. Ke depan. Laporan kegiatan pembangunan daerah keutuhan dilaksanakan pada tanggal 29/29 / Rabu di daerah. Kantor Bea Cukai Tanimung Balai Karimun .

Bupati Karimun Bupati Karimun Presiden DPRD Presiden Aunur Ra ​​fiq, Muhammad You Muhammad Yusuf Sirat adalah Kepala Bidang Kepabeanan Khusus Wilayah Kepulauan Riau, Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun Agus Yulianto, Kepala Barlet Silalahi dan Kepala BPS Nurul Choiriyati.

Selain itu, Tanjung Balai Karimun memerintahkan Perwakilan tentara dan pengguna layanan juga berpartisipasi dalam acara tersebut. (*)

Guna melindungi perbatasan dari penyelundupan dan perdagangan ilegal, Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Aceh menyelenggarakan patroli maritim.

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Aceh merupakan provinsi paling barat dari Indonesia, karena wilayah lautnya yang selalu ramai dengan kapal niaga antar negara, sangat mudah untuk melakukan kegiatan penyelundupan dan perdagangan ilegal melalui jalur laut.

Secara geografis, Provinsi Aceh berbatasan dengan Kepulauan Nicobar Andaman India, berbatasan dengan Samudera Hindia di sebelah barat; Selat Malaka di sebelah timur; dan di sebelah utara terdapat Pulau Rondo, pulau terluar Aceh.

Salah satu tugas bea cukai adalah menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan ilegal yang dilakukan oleh kantor bea cukai di wilayah tersebut. Aceh (Canville) menyelenggarakan operasi patroli. Angkatan kedua laut terintegrasi Sriwijaya Nets pada tahap kedua tahun 2020.

Bekerja sama dengan Pangkalan Operasi Bea Cukai (PSO) Tanjung Balai Karimun, tim patroli laut dari Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Aceh menggunakan kapal patroli BC 60001 30-31 Mei 2020, Sabtu, Bea Cukai Aceh dan PSO BC Patroli Kapal Patroli Bersama (ABK) TBK, wilayah patroli maritim meliputi pantai timur Aceh Besar, sampai secara administratif masuk kota Pulo Rondo Safuadi Kepala Daerah Pabean Safuadi ) Menyampaikan pesan kepada awak kapal patroli BC 60001 untuk terus menjaga inovasi dan meningkatkan kreativitas dalam melaksanakan tugas-tugas pembenahan bea cukai dan tetap semangat bertanggung jawab menjaga Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan barang ilegal ke Indonesia. Selain itu, Safuadi juga menyampaikan pesan dengan memperkuat pengawasan.

“Kita perlu terus meningkatkan ke arah yang lebih baik, yaitu pengembangan terus menerus dan peningkatan produk, layanan atau upaya pengawasan dengan memberikan solusi terbaik. Situasi ini adalah kita tidak akan fokus pada masalah yang sama, kasus yang sama Diskusikan dengan cerita yang sama agar tidak terus berulang tanpa memperbaiki cara kita menyelesaikan dan menghadapi masalah atau tantangan. Safoadi (*)

Dari Purwokerto hingga Amama Pare, bea dan cukai membagikan masker kepada masyarakat

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Saat pandemi Covid-19, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengubah kebijakan penggunaan masker dan kini mendukung semua orang untuk menggunakannya. Bea Cukai menggalakkan distribusi masker secara gratis kepada masyarakat karena terjadi di Purwokerto dan Amamapare.

Pada Senin (13/4), Bea Cukai Purwokerto meluncurkan rencana pembagian 1.000 masker non medis untuk melawan Covid-19. Langkah ini juga sesuai dengan permintaan WHO untuk memberikan masker bedah kepada tenaga medis, dan masyarakat dapat menggunakan masker kain untuk menutupi wajahnya.

Selain membagikan masker, petugas bea cukai Purwokerto juga membagikan kemasan makanan kepada mereka yang membutuhkan, terutama yang terkena pandemi Covid-19.

“Kami juga mengedukasi masyarakat untuk memutus rantai penularan virus corona di rumah dengan menjaga jarak aman minimal 1,5-3 meter. Jika harus keluar rumah agar tidak lupa dengan rumah mohon kenakan masker dan jaga kebersihannya. Cuci tangan pakai sabun dan air ledeng, dan ikuti instruksi pemerintah dalam penanganan Covid-19, “kata Kepala Kantor Hak Asasi Manusia Bea Cukai Purwokerto, Nelson Hasoloan.

Menurut tindakan bea cukai, Amama Pare Customs and Purwokerto, Kepala Dinas Pajak Konsumsi, saya meminta Ariana dan jajarannya untuk langsung menceritakan penyebaran Covid-19 dan memasang masker di Amamapare. Indonesia Merah (PMI) Kabupaten Mimika akan membagikan masker kepada masyarakat, “ujarnya!” Tegas fakta. (*)

Operasi Gempur pada 2020, merupakan strategi bea cukai untuk memberantas peredaran rokok ilegal

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Guna mengoptimalkan penerimaan pajak konsumsi negara dan menekan peredaran rokok ilegal di Indonesia sesuai arahan Kementerian Keuangan, pihak bea cukai terus melakukan berbagai langkah dan strategi pemberantasan tindak pidana rokok ilegal, serta meluncurkan Gempur pada tahun 2020. Diskusi berlangsung pada pertemuan ‘aksi’. Melalui online, Selasa (7/7).

Syarif Hidayat, Direktur Internasional dan Antar Badan Bea Cukai, menjelaskan dalam tiga tahun terakhir peredaran rokok ilegal di seluruh negeri dan ASEAN menunjukkan tren positif. Berdasarkan Survei Rokok Ilegal Nasional yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada tahun 2018, angka peredaran rokok ilegal di Indonesia adalah 7,0%.

“Secara umum, sesuai penjelasannya.” Survei ini dilakukan setiap dua tahun dan dilakukan oleh pihak ketiga. Survei dilakukan sejak tahun 2010 dengan tujuan untuk menguji tingkat keselamatan / keamanan pajak konsumsi. Dan menentukan keamanan pajak konsumsi. Tingkat peredaran rokok ilegal secara nasional, dan estimasi pelanggaran industri yang dapat menurunkan pendapatan. Negara departemen pajak. Mengingat pandemi Covid-19 akan berakhir, rokok ilegal akan kembali diusut tahun ini.

Selain itu, Syarif menjelaskan bahwa berbagai peran petugas bea cukai dan pajak konsumsi di seluruh Indonesia diperlukan untuk memberantas arus barang ilegal. Ia mengatakan: “Sosialisasi, pengawasan dan pelayanan merupakan elemen penting, dan akan terus ditingkatkan ke depan untuk terus menekan peredaran rokok ilegal.” – Ia mengatakan dalam strategi sosialisasi, pihaknya akan memperkuat risiko penjualan dan distribusi. Edukasi publik. Meningkatkan pelayanan dengan memperkuat tindakan penegakan hukum, memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, dan meningkatkan pelayanan di sektor barang konsumsi.

Selain itu, juga akan memaksimalkan bagi hasil hasil tembakau (DBH CHT) di berbagai daerah untuk mendukung kegiatan terkoordinasi pemberantasan rokok ilegal. Ia menambahkan: “Kampanye anti rokok ilegal akan dimulai dari Juli hingga akhir 2020.” Apalagi, menurutnya, berbagai tantangan pemantauan akan dihadapi dalam melaksanakan pekerjaan ini. Selama pandemi Covid-19, kebijakan WFH dan PSBB menyebabkan penurunan pengawasan fisik, pengurangan anggaran CHT DBH dan perubahannya, yang telah dialihkan ke pengelolaan Covid-19 dan pengurangan rokok legal. Volume produksi dapat menyebabkan konsumen rokok beralih ke produk ilegal. Untuk mendukung strategi pengawasannya, pihak bea cukai juga bekerja sama dengan berbagai instansi, antara lain pertukaran data / informasi dengan PT PLN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informasi dan Perpajakan, untuk memperkaya data sebagai bahan analisis dan meningkatkan efisiensi. Pantau peredaran rokok ilegal. Operasi / patroli khusus dengan Polairud juga akan bersinergi. (*)

Berkat sinergi tersebut, pajak bea dan cukai telah menghentikan penyelundupan puluhan juta rokok ilegal ke Aceh

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Meski Pandemi Penyakit Coronavirus (Covid-19) saat ini sedang berlangsung, hal tersebut tidak menghilangkan kebiasaan pengawasan. Dalam rangka operasi patroli maritim terpadu jaringan Sriwijaya 2020, Kantor Pabean Khusus Kepulauan Riau, Kantor Pabean Aceh, dan Pangkalan Operasi Bea Cukai Tanjung Barai Karimong menghentikan 10,2 juta kiriman ilegal di perairan Peureula. Milenium KM rokok. .

Kepala Kantor Bea Cukai Kepulauan Riau, Agus Yulianto, membeberkan kronologi penuntutan. Pada Minggu (12/04), Kantor Pabean Khusus Kepulauan Riau mendapat informasi dari Kantor Pabean Aceh terkait adanya kapal kayu yang mengangkut kargo ilegal. Memiliki karakteristik yang sama dengan informasi yang diterima sebelumnya. Begitu ketahuan oleh petugas, kapal itu KM. Tanpa bergerak selama seribu tahun, lambung kapal miring ke kiri. Argus mengatakan, pada saat pemeriksaan, tidak ditemukan seorang pun di kapal atau perairan terdekat.

Setelah memeriksa, meneliti, menyelidiki, dan memproses lebih lanjut pengangkutan fasilitas ini, para pejabat menerima 10,2 juta. Rokok ilegal senilai 10,35 miliar rupiah berpotensi merugi 11,34 miliar rupiah akibat diduga merupakan barang impor ilegal dari Thailand dengan menggunakan kapal kayu unit KM Millenium GT 25 tonase GT 25 di Kantor Bea Cukai Kuala Langsar. Bea Cukai juga memperkenalkan laporan tersebut, yang meliputi Kantor Pabean Aceh, Pabean Lhokseumawe, Kantor Pabean Khusus Daerah Kepulauan Riau dan pangkalan fasilitas bisnis Tanjung Balai Karimun dan DENPOM Lhokseumawe. Pada Ahad (29/03), petugas berhasil mengawal bendera Indonesia KM Seroja GT 25 dari Ban Na Klua Tai di Thailand menuju Lhokseumawe di Indonesia. . Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, membujuk KM Seroja GT 25. Untuk melanjutkan proses, petugas mengawal kapal ke pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe, ”tutup Bapak Rizki Baidillah, Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe. (*)

Bea Cukai Kalbagsel memusnahkan 1 juta batang rokok dan ratusan liter alkohol ilegal

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka menjalankan fungsi perlindungan masyarakat, Bea Cukai Kalimantan Selatan secara aktif melakukan serangkaian kegiatan pengawasan dan penegakan hukum untuk mencegah peredaran rokok dan alkohol ilegal di wilayah kerjanya. Untuk membuktikan bertanggung jawab atas perilaku ini, bea cukai tidak hanya mengambil tindakan aktif, tetapi juga menghancurkan barang yang dihasilkan oleh tindakan tersebut untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan.

Pada Kamis 14/05, Bea Cukai Kalimantan Selatan menghancurkan 1.043.340 buah. Nilai komoditas rokok ilegal dan 400,8 liter alkohol ilegal melebihi Rp 1,2 miliar, dan potensi kerugian negara bisa melebihi Rp 450,6 juta. Ia mengatakan, Rahmady Effendi Hutahaean (Rahmady Effendi Hutahaean), Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kalimantan Selatan, mengatakan: “Barang-barang ilegal yang dimusnahkan merupakan hasil penuntutan pada paruh kedua tahun 2019.” Menurut Banjarmasin Putusan Pengadilan Negeri / Pid.Sus / 2019 / PN Bjm Nomor 1123 memiliki kekuatan hukum tetap berupa 486,9 liter minuman keras ilegal dan barang bukti lainnya senilai 396 juta rupiah dan 67,6 juta rupiah. Rahmady menambahkan, alasan suksesnya pencabutan rokok dan minuman beralkohol ilegal tersebut adalah dukungan dari pihak Polri dan aparat penegak hukum lainnya, instansi pemerintah dan masyarakat yang semakin sadar akan dampak negatif dari ketentuan tersebut. Rahmadi menambahkan: “Kerja sama yang baik ini merupakan sinergi antara bea cukai dan pajak konsumsi dengan aparat penegak hukum lainnya dalam rangka ketertiban dan keamanan nasional.” Pengaturan telah dilakukan dalam bisnis yang legal, khususnya bisnis pajak konsumsi. (*)

Bea Cukai Teluk Bayur terus beroperasi di pasar sesuai dengan perjanjian sanitasi

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19 di Indonesia, Bea Cukai Telok Barr terus memantau dan melaksanakan kesepakatan kesehatan. Operasi yang berlangsung selama tiga hari dan dilakukan dari tanggal 2 hingga 5 Juni 2020 itu berhasil menyita ribuan batang rokok ilegal.

Hilman Satria, Kepala Kantor Bea Cukai Bayer, mengungkapkan penuntutan dilakukan di Solok, Sumatera Barat. Ia mengatakan: “Selama operasi ini ditemukan berbagai merek rokok ilegal, total 95.040 batang rokok terdiri dari berbagai merek.”) .

Hingga Juni 2020, potensi total penegakan hukum negara Kerugian sekitar Rp 46.999.256. Selanjutnya barang bukti tersebut dipindahkan ke Kantor Bea Cukai Telok Bayur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hillman menambahkan, pihaknya akan terus berjanji akan menghentikan peredaran rokok ilegal, khususnya di Sumatera Barat. (*)

Bea Cukai Palembang mengatakan, Gubernur Sumatera Selatan mengunjunginya saat mengawasi logistik

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka pemantauan logistik, impor dan ekspor Palembang, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Herman Deru mengunjungi Kantor Bea Cukai Palembang di Pelabuhan Pombalu, Selasa (14/4) lalu.

Abdul Harris, Kepala Kantor Bea dan Cukai Palem, yang diwawancarai gubernur, mengatakan bahwa pelayanan impor dan ekspor masih berjalan normal, dan petugas bea cukai negara bagian Palem sangat baik. Ia juga berbagi tentang persiapan bea cukai dan pajak konsumsi Palembang, serta langkah-langkah yang diharapkan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di bidang pekerjaannya. Guna mendukung langkah pemerintah dalam mencegah COVID-19, pihak bea cukai juga memfasilitasi impor barang nonkomersial dalam bentuk prosedur yang mudah untuk diimpor, sehingga dapat mencegah COVID-19 berupa impor bebas izin dan tarif impor. Abdul mengatakan dia juga mengajak gubernur untuk memahami secara pribadi kondisi bongkar muat di pelabuhan.

Menurut Abdul, COVID-19 merupakan malapetaka yang saat ini dihadapi Indonesia dan harus ditangani bersama. — “Koordinasi, kerjasama dan disiplin Pemprov Sumsel, pihak swasta dan semua pihak di masyarakat. Betapapun luar biasa kebijakan dan langkah yang diharapkan pemerintah, tanpa dukungan yang patuh dari seluruh lapisan masyarakat tentu saja tidak akan berhasil. Semoga ini Epidemi akan berlalu dengan cepat, semua orang akan sehat, dan ekonomi akan membaik dan pulih, “katanya. (*)

Bea Cukai Ambon turut serta dalam pembahasan tantangan ekspor Provinsi Maluku

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Tim Percepatan Ekspor Maluku menggelar rapat terbatas. Rapat dipimpin langsung oleh Asisten III Provinsi Maluku dan Ketua Tim Percepatan Ekspor. Beranggotakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, pimpinan industri dan Pengawas. Perdagangan Provinsi Maluku, Pengawas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Kantor Bea dan Cukai Le Ambon, dan Perusahaan General Lion Ambon dan eksportir PT. Peduli Laut Maluku.

Dalam pembahasan pada pertemuan tersebut disepakati bahwa Kelompok Promosi Ekspor Maluku selalu memperhatikan para eksportir dan calon eksportir dengan memberikan pelayanan yang terbaik, serta berkomitmen untuk menjaga kestabilan kegiatan ekspor Apalagi data Januari 2020 hingga 4 Juni 2020 menunjukkan bahwa mereka berharap bisa terbang melalui bandara saat terjadi pandemi Covid-19.

Masalah berkurangnya jadwal penerbangan dari Ambon ke Jakarta tidak akan berdampak pada dunia dan bisa segera diselesaikan.Nilai tukar dari total 172 dokumen ekspor EPB tercatat sebesar US $ 1.509.618,16, termasuk biaya perikanan. Produk masih mendominasi. Tuna utuh, kepiting hidup, dan karapu hidup masih memiliki potensi yang besar dari segi sumber daya alam terutama perikanan dan hasil laut yang dapat meningkatkan produksi untuk ekspor.

Dalam pertemuan sesekali, Sartre Mulia, Kepala Kantor Pajak Bea dan Konsumsi Ambon, menyampaikan beberapa saran strategis: “Kami berharap tim dapat mempercepat kecepatan ekspor dan memperhatikan bagaimana alat angkut (pesawat) secara teratur mengangkut barang ekspor. , Menyediakan produk ekspor perikanan secara berkelanjutan, sehingga dapat mengembangkan strategi ekspor ikan yang lebih komprehensif dan meningkatkan kapabilitas nelayan dan pabrik perikanan ”, Jump. (*)

Optimalkan pelayanan, Bea Cukai Bogor memaksa 49 perusahaan menjadi daerah pabean mandiri

Agu 26, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Agu 26, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Seiring belum mereda pandemi COVID-19 dan pemerintah telah merumuskan kebijakan social distancing dan bekerja dari rumah, Bea Cukai Bogor terus mendorong pemberian layanan terbaik kepada pengguna jasa, salah satunya hingga tahun 2020 Pada 1 April 2015 akan ditetapkan 49 perusahaan kawasan berikat (KB) sebagai Kawasan Berikat Mandiri (KB Mandiri).

Tatang Yuliono, Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, menjelaskan kawasan lindung diri merupakan fasilitas keuangan yang memungkinkan kegiatan usahanya terkait dengan bea cukai dan pajak konsumsi.

“Salah satu dari banyak fasilitas yang diberikan oleh bea cukai untuk mengganti nama kawasan berikat adalah dengan memberikan layanan mandiri yang memenuhi persyaratan.” Pada tahun 2022, telah menargetkan semua kawasan berikat di Indonesia dan akan mendapatkan keuntungan dari layanan mandiri atau kawasan berikat independen yang terkenal. .

Perusahaan yang memenuhi syarat untuk menjadi kantor KB mandiri di kawasan berikat tersebar di 24 perusahaan di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi 19, Kota Depok 2 dan Kabupaten Qian Anru 4. -Perusahaan bertekad untuk secara mandiri mengambil alih fasilitas KB dan akan secara mandiri melaksanakan supervisi dan model pelayanan serta menunjuk seorang pegawai sebagai liaison officer (LO). Guna menjaga kelancaran proses pelayanan di basis pengetahuan mandiri, Bea Cukai Bogor selalu membuat panduan aplikasi KB mandiri melalui video conference untuk memberikan pendampingan kepada LO perusahaan KB independen secara khusus untuk LO. Gunakan obrolan grup online untuk mengumpulkan setiap keluhan. , 20 LO independen KB melakukan pertukaran saran, saran, dan pengalaman. Penggunaan KB yang mandiri diyakini akan menguntungkan semua pihak. Tatang menyimpulkan: “Dengan adanya kawasan berikat yang mandiri, saya berharap dapat meningkatkan ekspor sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara.” (*)

Laman:«1234567...255»