Bea Cukai Archive

Browsing posts in: Bea Cukai

Kerja sama bea cukai dan dinas karantina membawa sabut kelapa Sulawesi Tenggara ke pasar internasional

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea dan Cukai Kendari mendorong ekspor langsung dari tenggara Provinsi Sulawesi untuk mendorong pembangunan ekonomi provinsi. Pada Selasa (07/07), PT Weida Indocoir Prima di Kendari mengekspor sabut kelapa langsung dari Kendari ke China untuk pertama kalinya. “Tentunya kami juga bekerja sama dengan dinas karantina pertanian untuk memastikan keberhasilan ekspor perdana PT Weida Indocoir Prima,” kata Denny Benhard, Kepala Kantor Bea Cukai Kendari.

Klinik Ekspor Tenggara Sulawesi secara aktif memberikan bantuan kepada perusahaan. Itu didirikan sampai ekspor pertama kali ini. kali ini.

“Sebagai gubernur, saya sangat berterima kasih atas pencapaian ini. Saya berharap dengan peningkatan kegiatan, kegiatan ekspor di Sulawesi Tenggara dapat memicu peningkatan investasi di daerah selain industri pertambangan. Industri pertambangan saat ini mendominasi ekspor dari Sulawesi Tenggara, ”kata Ali Maz. Ekspor.

“Dengan suksesnya bantuan ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi para pelaku usaha lainnya untuk mulai memasuki pasar ekspor yang masih terbuka. Ekspor langsung dari Kendari cepat, mudah dan murah. “(*)

Aksi Gempur 2020, Bea Cukai telah membuat jutaan rokok ilegal

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Kampanye bea cukai kembali memberantas rokok ilegal guna menekan peredaran rokok ilegal hingga 1% pada tahun 2020. Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya melakukan berbagai tindakan dalam koordinasi. -Pada Sabtu (11/7), Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan pengiriman 3.792.000 batang rokok ilegal, dan pada Senin (13/7) menggugat sekelompok petugas bea cukai Kudus, kembali berhasil menghentikan pengiriman 533.000 batang rokok ilegal. . – “Rokok ditemukan siap untuk diedarkan. Tidak ditempelkan pada pita cukai. Sampai dengan 132.000 batang dan rokok dapat ditempatkan. Dikatakan sebagai perangko palsu. Dapat dipasang hingga 400.000 batang. Total nilai produk diperkirakan mencapai Rp 542.640.000. Negara Rp315646240,00, ”kata Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Bea Cukai Kudus. -Gatot bekerja sama dengan Tegal Douanes et Accises untuk mengumpulkan pasukannya untuk mengejar tujuan dari operasi yang dilakukan di Jl. Raya Lingkar Demak menuju ke pintu masuk tol. Setelah itu dilakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap kargo mobil dan keamanan rest area dilakukan, ”jelas Gatot. Dari pemeriksaan awal mobil, pengemudi SL (37) dan kenek YA (23)) dan Barang bukti rokok ilegal tersebut kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Gatot menambahkan, Bea Cukai akan terus memantau peredaran rokok untuk memastikan penerimaan negara diperoleh dari cukai. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ikut serta dalam rokok ilegal. Guna mematuhi peraturan perundang-undangan nasional. Di tempat lain, Bea Cukai Telukbayur di Sumatera Barat ikut serta dalam kegiatan anti rokok ilegal dan menyita sebanyak 38 kotak rokok ilegal pada Selasa (14/7) .— -Kepala Kantor Bea CukaiTelukbayur Hilman Satria mengungkapkan jadwal penuntutan berdasarkan informasi masyarakat yang menduga bahwa rokok diangkut secara ilegal. Station wagon digunakan. -Tim Bea Cukai Telukbayur bekerja sama dengan polisi. Tentara di Bukit Tinggi Segera pindah ke area pelaporan. Hillman mengatakan: “Tanpa pajak konsumsi, petugas menyita 38 kotak rokok ilegal. “- Potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 120.908.475. Selain itu, untuk keperluan penanganan perkara, barang bukti dibawa ke kantor bea cukai Telukbayur untuk dipelajari lebih lanjut. (*)

Bea dan Cukai Polri berhasil mengungkap produksi industri dalam negeri tembakau sintetis

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Polres Bogor berhasil menggagalkan Tembakau Gorila selundupan pada Kamis malam (9/7) dan mengungkap lokalisasi narkotika yang menyasar jenis tembakau sintetis antri untuk dijual. Divisi Patroli dan Operasi I Anton Soetta mengatakan, operasi dimulai dengan petugas bea cukai dan pajak konsumsi memeriksa barang yang tiba di salah satu gudang Perusahaan Jasa Ekspres (PJT), yang dikirim dari Belanda dan dikirim ke Bogor. Alamat orang. – Personil menemukan zat kimia berbentuk tepung berwarna putih di dalamnya, dengan berat total 53 gram.

“Setelah dilakukan uji laboratorium, ternyata bubuk putih tersebut menunjukkan hasil yang positif untuk narkotika FUB-AMB, atau yang lebih dikenal dengan tembakau gorila atau disebut juga ganja buatan,” kata Anton.

Ia melanjutkan, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Tim Polres Bogor untuk pengembangan kasus. Sebagai penerima produk, seseorang sebagai pembeli produk, dan produsen tembakau sintetis, kemudian dihukum sebagai tersangka pidana. Adapun bukti pencegahan lebih lanjut akan dibagikan 54 gram tembakau sintetis dan 5 kilogram tembakau sintetis.

“Pengakuan tersangka, yakni narkotika yang dipesan online di Belanda, akan digunakan untuk remix dan produksi. Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menjelaskan.

Anton mengatakan suksesnya adalah Wujud dari sinergi yang kuat dan koordinasi yang berkelanjutan antara Bea dan Cukai dengan Polri. Melindungi masyarakat dari obat-obatan berbahaya yang dapat merusak masa depan keturunan bangsa. (*)

Organisasi Bea Cukai Jayapura dan Patroli Perbatasan RI-Papua Nugini

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Guna mencegah penyelundupan barang selundupan, petugas Bea Cukai Jayapura dan penegak hukum Jayapura melakukan patroli bersama pada Sabtu (25/7) lalu. Berjalan di sepanjang rute tikus perbatasan RI-Papua Nugini ke Pos Perbatasan Nasional Skouw (PLBN).

Patroli bersama dipimpin oleh Yan Z. Numberi, Kepala Tata Usaha PLBN Skouw, disusul Komandan Batalyon 413 / Brigade Mekanik Infanteri Komando Bremorro, perwakilan Coramir 1701-22 Muara Tami, dan pihak Adat Kota Jayapura Pejabat, Pusat Karantina Pertanian, Pusat Karantina, Administrasi Perbatasan Negara, Biro Imigrasi Kota Jayapura dan Kepolisian Perbatasan Skouw Group.

Sebelumnya, Laut Jayapura secara mandiri melakukan patroli rutin pada 3 April 2020, dan berhasil menyerang jalur lain obat ganja kering di ketinggian Skouw PLBN, dan menemukan 3 bungkus daun ganja kering masing-masing seberat sekitar 50 Gram. — “Langkah ini merupakan hasil dari saling berbagi informasi di dekat perbatasan Skouw dan sinergi antara Bea Cukai Jayapura dengan pengacara Jayapura lainnya.

Albert mengatakan pada patroli bersama kali ini bahwa tidak ditemukan pelanggaran. Katanya, Patroli bersama ini untuk mencegah kegiatan ilegal dan penyelundupan barang terlarang, serta memeriksa orang dan kendaraan yang melintasi perbatasan RIB-Papua Nugini di PLBN Skouw. “Alternatifnya dilakukan oleh aparat penegak hukum yang berkompeten,” tambah Albert.-Albert Saya berharap patroli keamanan ini dapat mengurangi bahkan memberantas kegiatan illegal. “Kami juga berharap kerjasama masyarakat sekitar dapat memberikan laporan. Kalau mendapat informasi tentang masuknya barang ilegal, ”kata Albert. (*)

Ini sebagai bentuk sinergi antara adat Cikarang dan karantina pertanian

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Badan Bea Cukai dan Karantina Pertanian harus bekerja sama dalam tugas pengawasan barang impor.

Menurut Deny Isworo, Kepala Kantor Bea Cukai Cikarang, Jumat (07/08), hal tersebut sudah diselesaikan agar kedua instansi dapat melindungi masyarakat dari barang berbahaya dari luar Indonesia. Ia juga menjelaskan proses pemeriksaan operasional di Cikarang Dryport yang merupakan bentuk kerjasama antara Bea Cukai Cikarang dan Badan Karantina Pertanian. Menerbitkan KT-9 ke badan karantina. (Sertifikat Pestisida / Disinfeksi) / KH-12 (Sertifikat Higiene Produk Hewan), barang karantina ini sudah dilakukan pemeriksaan fisik dan sudah diambil sampelnya pemeriksaan sanitasi, “kata Deny. Pabean juga memantau impor yang belum diperoleh dari Badan Karantina Tumbuhan Daerah Pabean. Izin pemasukan media tanaman gangguan karantina hama penyakit (OPTK) / tanaman pangan segar (PSAT) dan pemeriksaan Badan Karantina KT-2 (Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Nasional) / KH-5 (Discharge Approval) yang dipersyaratkan oleh INSW Izin impor.

“Kami berharap pihak bea cukai dan dinas karantina pertanian dapat terus bekerja sama untuk mendukung optimalisasi dan percepatan waktu impor untuk pemeriksaan bersama. (*)

Untuk mendukung pemulihan ekonomi negara, Bea Cukai Daerah Sumbar memberikan fasilitas berikat

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Dampak pandemi Covid-19 menarik perhatian semua pihak, termasuk di bidang perdagangan dan ekonomi. -Pabean mempunyai tugas dan fungsi sebagai fasilitator perdagangan dan pendamping industri.Bahkan dalam pandemi, pihak bea cukai tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal itu terungkap pada Rabu (09/09) oleh Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai (Kanwil) Bea dan Cukai Sumatera (Sumbagbar) Yusmari Tashi Sumatera (Sumbagbar).

Menurutnya, untuk memulihkan stabilitas perekonomian Indonesia, meminimalisir dampak wabah Covid-19 terhadap industri, dan mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah memberikan kemudahan bagi dunia usaha, termasuk kemudahan perpajakan dan prosedural. . Yumariza mengatakan: “Pembebasan Bea Masuk (PDRI). Dalam rangka pemberian fasilitas berikat, Bea Cukai Sumbar mengeluarkan surat keputusan pada 1 September 2020. Nomor persetujuannya adalah KMK-100 / KM .4 / WBC .06/2020 (tanggal 1 September 2020), mengenai pengaturan sebagai kawasan berikat dan pemberian izin kontraktor kawasan berikat kepada PT Padang Raya Cakrawala. China) menunjukkan proses bisnis melalui video conference sebagai izin pemasangan Acara ini diselenggarakan dan diikuti oleh perwakilan PT China, Kantor Pabean Telok Bakur, Biro Perpajakan Padang Dua dan Dinas Bea dan Tarif Sumatera Barat.Proses perdagangan merupakan rangkaian langkah yang harus diselesaikan oleh perusahaan yang membutuhkan fasilitas kawasan berikat. “Yusmariza menjelaskan.

PT Padang Raya Cakrawala didirikan di Padang, Sumatera Barat, merupakan perusahaan penghasil produk kelapa sawit. Pemerintah China, melalui kemudahan yang diberikan oleh bea cukai, mengajukan permohonan kawasan berikat ke PT China, yaitu pemerintah memberikan kebijakan pajak preferensi, termasuk bea masuk tangguhan, PDRI gratis dan pembebasan pajak konsumsi.

“Diharapkan melalui kemudahan seperti ini, perusahaan dapat menekan biaya produksi sajak dan menciptakan harga yang kompetitif, sehingga dapat mendorong perkembangan global perusahaan, meningkatkan daya saing, mendorong pertumbuhan ekspor dan meningkatkan investasi, serta membentuk zona perdagangan bebas. Yusmariza mengatakan: “Sudah disesuaikan dengan persyaratan bea cukai. Ia juga berharap dengan adanya fasilitas kepabeanan dapat membantu meningkatkan aktivitas industri di Sumatera Barat sehingga memungkinkan perekonomian negara pulih kembali. Pandemi COVID-19. (*)

Pada paruh pertama tahun 2020, Bea Cukai Makassar dan BNN membatalkan empat penyelundupan narkoba

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Makassar dan BNNP Kepulauan Sulawesi Selatan menggelar jumpa pers hasil operasi bersama penyelundupan narkoba di lobi kantor BNNP Makassar, Jumat (24/7). Seperti diketahui, pada paruh pertama tahun 2020, tim gabungan yang beranggotakan dua orang itu menggagalkan penyelundupan empat narkoba di Makassar. Eva Arifah Aliyah, Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, mengatakan perwira militer tersebut juga menangkap tersangka yang disingkat MYR. Menurut Eva, saat ini polisi menyadap 550 gram barang yang diduga mengandung narkoba dan menangkap tersangka berinisial IR. Menyusul operasi ketiga pada 12 Juni 2020 terhadap muatan narkotika sintetik dengan berat total 100,5 gram, tersangka ditangkap dengan akronim ARS. Dua belas krim mandi tubular, enam di antaranya mengandung anestesi tipe ekstasi, total 2923,5 buah ditemukan. Petugas juga menangkap tiga tersangka berinisial S, NA dan IA. (*)

Pandemi tidak akan menghalangi Bea Cukai Bogor untuk mendorong perusahaan di daerah pabean untuk mengekspor produk dalam negeri

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM-Bea dan Cukai Bogor (Bea dan Cukai Bogor) mendampingi PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP) melakukan ekspor penjernih udara pada Rabu, 19/08. Kali ini, 1.830 boks atau 5.490 pemurni udara diekspor dan akan dikirim ke Amerika Serikat. -PT SCNP Operations Director Shirly Effendy mengatakan: “Ekspor air purifier ini merupakan salah satu cara untuk mengimplementasikan pengembangan produk SCNP dan strategi perluasan pasar ke pasar. Strategi ini sejalan dengan komitmen SCNP untuk secara tegas mendukung rencana dan kebijakan pemerintah. Guna membasmi Covid- Situasi ekonomi dipengaruhi oleh 19 pandemi, “katanya. -PT SCNP adalah produsen berbagai merk / produk elektronik rumah tangga (peralatan rumah tangga). -Philips (Philips) dan perusahaan dan produsen terkenal lainnya yang dapat memproduksi dan mendistribusikan merek mereka sendiri, termasuk turbocharger (agitator, kipas angin, kompor gas, setrika) dan produsen peralatan asli OEM (OEM) di tingkat nasional dan internasional ). -Pabrik SCNP di Cileungsi meliputi area seluas 85.711 meter persegi dan seluas 32.945 meter persegi. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT SCNP menerapkan protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19. Perusahaan telah berproduksi sejak 1980-an dan berkomitmen untuk melanjutkan produksi bahkan selama pandemi. Tatang Yulianto, Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, mengatakan: “Sukses merupakan semangat kerjasama antara pengusaha dan birokrat untuk mengembangkan industri sehingga 119 kontainer bisa diproduksi dalam 5 bulan terakhir.” — Dalam menjalankan fungsi pendamping perdagangan dan industri, pihak bea cukai akan selalu memberikan pendampingan secara terus menerus dan mencari alternatif solusi bagi setiap perusahaan di kawasan berikat.

Bea Cukai berharap konsistensi SCNP di bidang manufaktur, khususnya produk elektronik yang berhubungan dengan kesehatan, dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional dengan mencegah Covid-19 dari produk murni. (*)

Bea Cukai Soekarno Hatta mempromosikan pemberian ventilasi dari pemerintah AS

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

TRIBUNNEWS.COM- “Penanggulangan pandemi tidak bisa dilakukan sendirian. Covid-19 yang telah merenggut jutaan nyawa telah mengancam kesehatan seluruh negara di dunia. Direktur Bea Cukai Soekarno Hatta Finari Manan pada Jumat (07/07). / 08) Terkait subsidi ventilasi pemerintah negara bagian, dikatakan bahwa partisipasi bersama negara-negara diperlukan untuk mendorong terjalinnya hubungan kerjasama. Bersama Indonesia.

Pemerintah AS telah berjanji kepada pemerintah Indonesia untuk memberikan subsidi 1.000 ventilator untuk memerangi Pandemi Covid-19. Pada 22 Juli 2020, 100 ventilator senilai 15 juta dollar AS (sekitar 219 miliar rupee) tiba.

Kemudian, Agency for International Development (USAID) mengeluarkan laporan pada 28 Juli 2020 Donasi secara simbolis dilakukan Sekjen Kementerian Kesehatan, Ph.D. Oscar Primadi dari MPH, dengan bantuan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, bekerja di Kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta.

Bea Cukai Soekarno Hatta menyediakan produk impor ini Pelayanan penanganan darurat merupakan kemudahan di dalam negeri. Mempercepat pengolahan Covid-19. — Menurut Finari, menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 148 / PMK.04 / 2007, pelayanan penanganan darurat pasti Pelayanan pabean yang diberikan oleh barang impor memerlukan pelayanan segera karena karakteristiknya. Mereka dikeluarkan dari daerah pabean atau bandara.

“Saat barang tersebut sampai, akan dilakukan pemeriksaan pabean yaitu pemeriksaan fisik dan pemeriksaan fisik petugas bea cukai Soekarno-Hatta. Pemeriksaan file. Ia mengatakan: “Dalam proses impornya menggunakan mekanisme layanan pemrosesan cepat. “-Seperti yang tertera di situs resmi Kedutaan Besar AS, para donatur penggemar berteknologi maju dan sangat menarik bagi pasar. Ventilator ini kompak dan mudah dipindahkan, serta dapat digunakan untuk operasi invasif dan non-invasif, yang akan membuat Indonesia lebih mudah dirawat. Pasien terinfeksi virus.

Bantuan ventilator dari Amerika Serikat merupakan wujud dialog April lalu, Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) dan Presiden Donald Trump (Donald Trump) bertukar pandangan. Ini merupakan bentuk kemitraan dan kerja sama kedua negara dalam memerangi Covid-19.Sesuai kebutuhan Covid-19 dan perkembangan terkini akan didistribusikan ke seluruh Indonesia.Penyerahan fan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga Agustus. (*)

Saat pandemi Covid-19, Bea Cukai Sumatera Barat menyita barang ilegal senilai puluhan miliar rupee

Des 02, 2020 Posted in Bea Cukai 0 Comments
Des 02, 2020 0

Pandemi TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 belum mengurangi kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh tim petugas bea cukai Sumatera Timur (Sumbagtim) dan vertikal bea cukai untuk memastikan penerimaan negara. Berwenang menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengayom masyarakat, yaitu melindungi masyarakat dari masuknya barang ilegal dan berbahaya yang dapat merugikan negara.

Munandar, Kepala Penegakan Hukum dan Penyidikan Bea Cukai Daerah Asep Sumatera Barat, melaporkan capaian pengawasan pada paruh pertama tahun 2020: “Ia mengatakan melalui kerja keras, Bea Cukai Daerah Sumbagtim telah berhasil melakukan 375 tindakan terhadap berbagai produk. Kerugian Rp 24,6 Miliar -Seperti pengawasan Asep, Bea dan Cukai Daerah Sumbagtim juga melakukan patroli maritim bersama PSO Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun yang berlokasi di perairan Bangka Belitung hingga Sungai Musi. Ke Kantor Bea dan Cukai Vertikal untuk pemberantasan illegal Rokok 2020. “Pejabat kami telah berhasil memperoleh lebih dari 12,9 juta batang rokok ilegal, 91.014 gram di antaranya telah dipotong-potong. Tembakau dan 5.820 liter alkohol ilegal, “ujarnya. Cegah barang selundupan memasuki barang berbahaya. Bea Cukai Daerah Sumbagtim bekerja sama dengan POLRI, TNI, BNN dan aparat penegak hukum lainnya untuk menjamin keamanan narkotika, termasuk 7.000 gram sabu dan 2 gram amfetamin. Perkiraan nilainya Rp 3 miliar Asep menambahkan, pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi adat di Sumbagtim, dan unit kerja vertikal harus tetap bekerja keras untuk secara efektif dan aman menghilangkan fungsi pelindung masyarakat dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah. Perjanjian sanitasi. Dia menyimpulkan. (*)

Laman:«1...567891011...393»