Articles

Saat berbelok kenapa tidak menyalakan lampu sein, anda harus siap dikenai denda Rp 250.000

Okt 29, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Setiap pengemudi kendaraan bermotor bertanggung jawab untuk mematuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku. Dari batas kecepatan, marka jalan, penggunaan alat pengaman, ketaatan lampu lalu lintas, nyalakan lampu sein saat berbelok.

Saat pengemudi ingin mengubah arah, lampu sein harus menyala. Jika lampu sinyal tidak segera dikirim, sinyal tidak akan langsung dikirim sehingga pengemudi lain dapat menemukannya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi yang tidak menyalakan lampu peringatan dapat dikenakan denda Rp 250.000. -Pada paragraf pertama Pasal 112 dijelaskan bahwa: “Pengemudi kendaraan yang akan melakukan putar balik atau putar balik harus memperhatikan kondisi lalu lintas di depan dan di samping. Di belakang kendaraan harus dikeluarkan sinyal dengan lampu penunjuk arah atau sinyal manual. -Dalam ayat (2) UU yang sama dijelaskan bahwa: “Pengemudi kendaraan yang hendak berpindah jalur atau berkendara ke samping harus memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, belakang, samping, dan belakang kendaraan. Denda Rp 250.000 atau maksimal kurungan 1 bulan akan dikenakan. – Pasal tersebut menjelaskan: “Siapapun yang mengemudikan kendaraan bermotor tidak mengeluarkan sinyal arah atau sinyal manual seperti yang dijelaskan dalam Pasal 112 (1) Pembalikan atau pembalikan dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak. Rp. 250.000,00 (Dua puluh lima ribu rupiah), “. Sementara itu, dalam Pasal 284,” Menurut Pasal 106 (2), orang yang mengendarai kendaraan bermotor tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pengendara sepeda. ) Pidana penjara maksimal 2 bulan atau denda maksimal Rp. 500.000,00 (Lima ratus ribu rupiah), “Oleh karena itu, bagi pelari, baik itu kendaraan roda dua atau roda empat, perlu” menyalakan lampu sein sebelum berbelok atau berbelok. Aturan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Oke Desiyanto, Safety Director Astra Motor Jawa Tengah, mengatakan saat pengemudi hendak mengubah arah, sinyal harus dikirimkan untuk memberi peringatan kepada pengemudi lain.

“Teknologi persinyalannya adalah berpindah jalur atau berpindah jalur, bergerak ke samping dan 3 detik sebelum 30 meter sebelum berbelok. Anda harus menyalakan lampu sein,” kata Oke kepada Kompas belum lama ini. .com-Reporter Ari Purnomo- — Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul “Ingat, Balik, Denda Rp 250.000”!

Leave A Comment

  • Rate this recipe: