Articles

Tips menghindari flek kempes pada ban akibat memasang mobil tua di garasi

Nov 03, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pembatasan sosial skala besar (PSBB) telah menyebabkan banyak keluarga yang memarkir kendaraannya di garasi rumahnya, karena saat ini hampir seluruh aktivitas kerja sebagian orang harus dilakukan di rumah untuk menghindari tertular virus Covid-19 di luar rumah. Untuk itu, Steven Vette, CEO Michelin Indonesia, menyarankan bila mobil tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya pemilik mobil rutin mengecek kondisi mobil, terutama bannya. Untuk waktu yang lama, ban telah menopang mobil atau sepeda motor yang dimuat pada porosnya.

“Jika beban kendaraan terlalu lama di satu titik, selain bikin ban kempes juga beresiko: menyebabkan ban kempes atau masalah deformasi ban,” Steven Stephen (Minggu) (4/10/2020) berkata.

Bintik datar akan muncul pada ban yang telah dibebani selama 1 hingga 2 bulan atau lebih.

Bacaan: Pengertian Ban UHP, Penopang Untuk Melaju Dalam Kondisi Cuaca Ekstrim-Deflasi artinya ban mengalami deformasi atau saat bentuk ban sudah tidak ideal lagi harus membulat karena posisi tetap yang lama. -Untuk menghindari ledakan ban dan deformasi ban, Steven menganjurkan agar pengendara mengemudikan kendaraan setidaknya seminggu sekali untuk memastikan bahwa kendaraan dibebani. Bannya diganti. Puree yang digunakan Michelin di Indonesia:

1. Pantau tekanan ban

Mochammad Fachrul Rozi Ban, technical support dari Michelin di Indonesia, mengatakan bahwa tekanan angin merupakan faktor penting untuk menjaga ban dalam kondisi ideal.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: