Articles

Tips untuk melintasi lereng curam saat berkendara

Nov 28, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pengemudi yang belum berpengalaman kerap panik saat menghadapi tanjakan terjal. Faktanya, selama Anda mengetahui metode yang benar, Anda dapat mengabaikan kemiringannya.

Untuk melintasi lereng yang curam, pengemudi mobil harus mengambil sebuah persegi. Tujuannya agar mobil tidak kehilangan tenaga atau berhenti di tengah tanjakan.

Jusri Pulubuhu, founder dan training director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan bahwa saat mendaki, harap tetap mengemudi dengan kecepatan rendah dan jangan biarkan pedal akselerator menginjak 100%. Tekan saja pedal akselerator hingga 80%. 20% sisanya adalah kekuatan cadangan untuk mempertahankan tenaga. Sebab, mobil tidak akan berhenti atau malah terjatuh.

Baca: Video Kisah Viral Truk Oleng, Tabrakan Toyota Calya di Madura Sampang, Sudah Lama Jadi Sasaran Polisi- “Jadi jangan sampai macet jangan macet, momentum hilang. Ini salah satu cara upgrade. , “Kata Jusri kepada Kompas.com belum lama ini. — Baca: Pandemi Covid-19 menurunkan harga mobil bekas, dan ini ada beberapa pilihan seharga Rp. Mobkas memiliki penghasilan $ 70 juta-Jusri menambahkan bahwa bila lereng terjal, jangan berpindah persneling. Untuk mobil dengan kotak persneling manual, satu persneling harus selalu digunakan. Untuk transmisi otomatis, gunakan opsi “Rendah (L)”.

“Jika pengemudi merasa tanjakan terlalu curam dan mobil mungkin tidak bisa menanjak, Anda bisa menggunakan opsi untuk menurunkan semua penumpang dan kargo”, “kata Jusri. -Artikel ini dimuat di Kompas.com dengan judul” Jangan Panik, Jangan Panik, Jangan Panik, ” inilah keterampilan yang benar “di lereng yang curam

penulis: Donny Dwisatryo Priyantoro

Leave A Comment

  • Rate this recipe: