Articles

DKI Pemprov membuka opsi genap dengan masa berlaku 24 jam, mencakup semua rute

Nov 29, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Otoritas Perhubungan DKI sudah membuka kemungkinan penerapan sistem angka ganjil sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020. , Penerapan paritas tidak hanya berlaku untuk kendaraan bermotor roda empat saja, tetapi juga untuk sepeda motor roda dua.

Jangka waktu pelaksanaan tidak menutup kemungkinan untuk diperpanjang hingga 24 jam, dan ruas rute aplikasi point-to-point akan diperpanjang ke semua rute DKI Jakarta. — “Ini akan kita evaluasi, dan bukan tidak mungkin skala volume yang ditentukan di Pergub 51 tahun 2020 akan diterapkan. Apa ini? Bisa diterapkan di semua jalan. Bisa dipakai seharian atau di jalan raya Semua kendaraan bermotor di tanah air, “kata Syafrin saat dikonfirmasi, vendr edi (7/8/2020). — Syafrin mengumumkan penerapan parity system tidak lagi berlaku sebagian saat ini. Sejatinya, kebijakan ini menjadi alat alternatif untuk membatasi pergerakan masyarakat selama pandemi Covid-19 yang melanda ibu kota. Ini karena mereka berhak mengatur wilayahnya.

“Kita tidak akan menerapkan sebagian peraturan ini. Mengapa kita harus menerapkan peraturan ini, karena ikrar adalah alat politik yang bisa diberlakukan oleh Pemprov DKI,” ujarnya. “Paritas” diperpanjang hingga 9 Agustus 2020 — -Kita tahu bahwa sistem paritas di ibukota sudah diberlakukan sejak kemarin (03/08/2020). Saat ini terdapat 25 sistem paritas ruas jalan.

Sistem paritas dibagi menjadi dua bagian yaitu, WIB 6:00 AM-AM 10:00 dan 16:00 – 21:00. WIB. Sistem ganjil tidak berlaku genap pada hari sabtu, minggu dan hari libur, dan kebijakan hanya berlaku untuk kendaraan bermotor roda empat. Kendaraan ini.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: