Articles

Perusahaan yang terkena pandemi, DFSK siap diberlakukan

Des 01, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan wartawan Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 memang mengguncang industri otomotif. Arviane DB, Public Relation Sales Center and Digital Manager PT Sokonindo Automotive, mengatakan akibat Covid-19, setiap perusahaan mobil berada dalam situasi sulit.

“Tentunya karena ini, setiap bisnis ada,” kata Annie, Selasa (23/6/2020). “Namun, Annie mengungkapkan bahwa perusahaannya masih mempertimbangkan opsi mana untuk” meningkatkan efisiensi “. Yang pasti, efisiensi pilihan perusahaan kita belum dikompromikan. Makanya, saya tidak tahu bentuk efisiensi seperti apa, apalagi untuk karyawan kita. Jelas ada efisiensi. Dia menjelaskan. Sebelumnya, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memprediksi pasar roda dua tahun ini akan turun 40-45%.

“Seluruh pasar diperkirakan turun 40-45%. Jadi 3,6 juta -3,9. Jutaan unit, tapi berharap bisa lebih baik lagi jika kondisinya membaik. Harapan kita tidak akan memburuk,” PT Astra Honda Motor (AHM) Executive Vice President dan AISI General Manager Johannes Loman mengatakan pada konferensi media virtual. (11/6/2020).

Baca: DFSK bersiap revisi target penjualan 2020

Loman juga mengungkapkan, penjualan motor internasional juga turun akibat Covid-19.

“Secara umum ekspor juga menurun, karena negara target kita memang mengalami masalah yang sama, yaitu,“ Ini masalah pandemi Covid. Dia mengatakan, memaksa AHM melakukan review maritim terhadap target penjualannya pada 2020.

Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM, mengatakan seiring penurunan penjualan dari Maret hingga Mei, pihaknya memutuskan menyesuaikan target penjualan menjadi 2,8 juta-300 10.000 unit.

“Awalnya kami memperkirakan pasar Indonesia akan menjadi 64-6,5 juta unit tahun ini. Kami menetapkan target pada 4,6 hingga 4,8 juta. Tetapi dalam kasus ini, dari Maret hingga Mei, kami akan mengoreksi sekitar 2,8 hingga 3 juta mobil. Saat mencapai tujuan pertama tahun 2020. Namun, mengikuti tren perusahaan keuangan yang semakin selektif dalam memberikan kredit kepada nasabah, AHM akhirnya memutuskan untuk melakukan koreksi.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: