Articles

Kalaupun tarif pengetatan PSBB ditingkatkan, Pemprov DKI masih belum menerapkan “insiden paritas”.

Des 11, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperpanjang tahap kedua Pembatasan Sosial Masif (PSBB) hingga 11 Oktober 2020.

Sebelumnya, PSBB tahap kedua akan berlaku efektif mulai 14-27 September 2020.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan dengan diberlakukannya PSBB, pembatasan kendaraan bahkan belum diberlakukan. — Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang PSBB tahap kedua selama dua minggu.

Baca: Mulai Kemarin Perlu Diketahui Aturan Angka Genap Dibatalkan Hanya Dalam 14 Hari Selama PSBB DKI Jakarta

PSBB Percepat Pantauan dan Evaluasi Pokja Manajemen Jakarta Covid-19 Provinsi DKI Akibatnya, laporan kembali ditunda, namun tidak menunjukkan penurunan yang berarti. Angka genap dan ganjil belum diterapkan. Orang yang memiliki kewajiban perjalanan disarankan menggunakan mobil pribadi untuk menjauh dari orang lain. Semakin cepat pergerakannya, semakin tinggi penyebaran virusnya, “kata Anies dalam keterangan resminya (24/9/2020).

” Kemiringan yang mulai muncul belakangan ini juga semakin meningkat seiring dengan peningkatan, katanya: ” Jumlah orang bertambah. “

Laporan: Dio Dananjaya

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan Judul Perluasan PSBB Tahap 2 Ganjil Genap Belum Efektif

Leave A Comment

  • Rate this recipe: