Articles

Cortesia dari Indonesia bekerja sama dengan Wuling menyumbangkan masker non medis ke Pusat Rehabilitasi Sosial Bekasi

Des 13, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komunitas pemilik mobil Wuling Cortez Indonesia bekerjasama dengan Wuling Motors (Wuling) membagikan 1.000 masker non medis dan 100 paket sembako ke pusat rehabilitasi sosial bagi para tuna wisma. Tunawisma dan pengemis “Pangudi Luhur” di Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komunitas Wuling dan Cortezan di Indonesia untuk membantu masyarakat mencapai standar baru melalui slogan #CortezianIndonesia dan #BersamaWulingLawanCorona. -Donasi diberikan oleh Teddy Ichsam Arifin, Direktur Humas dan Komunikasi Departemen Cortez Indonesia (Teddy Ichsam Arifin), mantan gelandangan dan pengemis “Pandy Luh”. Disumbangkan oleh Kokom Komalawati, kepala Bangsi Lug Integration Center. Dalam hal ini, kami menyadari pentingnya saling membantu. Hal ini mendorong masyarakat kita dari Cortesia, didukung oleh Wuling, untuk menyumbangkan masker untuk membantu saudara, saudari, warga, dan seluruh pengelola Pusat Rehabilitasi Sosial eks tuna wisma dan pengemis “Pangudi Luhur” Bekasi. Non medical dan food packaging, “ucap Reddy Ichsam.

Baca: Anatomi Rata-Rata Jagoan MPV Wuling Cortez di Otomotif Awards 2020

Bantuan semacam ini semestinya mendukung mereka dalam menjalankan aktivitas standar baru, – Ketentuan perjanjian kesehatan yang berlaku. -Donasi ini akan disalurkan dalam bentuk 1.000 masker non medis yang termasuk dalam “ Masker Wuling Melawan Korona ” untuk membantu mereka beradaptasi dengan masa normal baru. , Untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dari berlian merah hingga perak

lebih dari 100 kemasan sembako juga telah diserahkan untuk menunjang keamanan pangannya. Kokom Ko, mantan Kepala Pusat Rehabilitasi Sosial Tunawisma di Indonesia Kokom Komalawati mengatakan: ‚ÄúDengan bantuan masker dan kemasan sembako, inisiatif Kortezi dan Wuling Indonesia telah terwujud. Ini sangat bermanfaat bagi semua penghuni dan pengelola pusat rehabilitasi sosial. Menjadi be’Pangudi Luhur ‘Be Kashi.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: