Articles

Produsen mobil China mengembangkan mobil metanol

Des 19, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Seorang reporter dari Tribunnews.com melaporkan bahwa Lita Febriani-TRIBUNNEWS.COM-Perusahaan mobil asal Tiongkok, Aiways, sedang membangun pabrik di Kota Gaoping, Provinsi Shanxi, Tiongkok untuk memproduksi sel bahan bakar hidrogen berbasis metanol baru.

Startup China berharap dapat menyediakan baterai energi baru ini untuk menggantikan desain kendaraan listrik dan hidrogen tradisional.

Roland Gumpert (RG), anak perusahaan Aiways, sudah memiliki olahraga bernama Nathalie yang menggunakan teknologi methanol. -RG (Senin / 17 Agustus 2020) dimuat di Formacar. Beberapa tahun lalu, RG meluncurkan Nathalie sebagai prototipe.

Guna memproduksi Nathalie secara massal, RG menyatakan telah menemukan partner resmi pada Maret tahun ini. Baca: Startup Siap Menyaingi Tesla dengan Pabrikan Mobil Listrik dengan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer-Natalie akan tampil di Eropa tahun depan seharga 407.000 euro atau setara Rp 7,1 miliar. Versi: kapan. .

Mobil sport ini digerakkan oleh motor listrik yang dipasang pada empat roda, motor listrik tersebut ditenagai oleh baterai 60 kWh. Jika baterai habis, mesin akan mendapatkan bahan bakar dari tangki bahan bakar 60% yang diisi dengan 65 liter methanol. . : Bakrie-Ithaca membangun industri metanol senilai US $ 2 miliar di Kalimantan Timur – dengan kecepatan tertinggi 544 PS per jam, mesin yang terpasang memungkinkan mobil berakselerasi dari 0 hingga 100 km / jam dalam 2,5 detik, dengan kecepatan tertinggi 300 km / jam .

RG Nathalie akan diproduksi di Shangrao, Cina dan Ingolstadt, Jerman, di mana anak perusahaannya Gumpert Aiways Automobile berada.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: