Articles

Isolasi pelindung berbahaya, Ojol disarankan menggunakan masker

Des 27, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Direkomendasikan untuk menghindari hambatan pada ojek yang sedang mengantre. Penggunaan masker wajah disarankan karena selain dapat memenuhi syarat keselamatan juga dapat menjaga prosedur kesehatan selama pandemi Covid-19. Sony Susmana, Konsultan Senior Pertahanan Keamanan Indonesia (SDCI), mengatakan penggunaan bahan isolasi berupa bahan sejenis mika tidak sah. Selain itu, sekat yang membatasi pengemudi dan penumpang cukup lebar.

“Kecuali untuk kendaraan yang bergerak, pasti akan merusak pekerjaan pengemudi. Padahal, untuk udara statis, sekat itu efektif. Tapi kendaraan itu bergerak. Oleh karena itu, tidak efektif. “Dia memberi tahu wartawan.

Saat sepeda motor sedang berjalan, terutama pada kecepatan yang cukup tinggi, dapat berbahaya jika angin tertiup angin, sehingga persyaratan keselamatan tidak dapat dipenuhi dalam penggunaan sekat pelindung.

Baca: Gunakan segel pelindung untuk mencegah penyebaran tes Covid-19, GoRide dan GoCar

Toh, tetesan (cairan yang bisa menyebarkan virus) keluar dari depan, bukan dari belakang. Dia mengatakan bahwa penghalang semacam ini tidak efektif dan berbahaya bagi keseimbangan gerak.

Di sisi lain, tampilan layar dianggap lebih efektif dan efektif. Aspek kesehatan selalu dijunjung tinggi. Dari segi efisiensi, pengendara ojol dan penumpang sepeda motor bisa memakai masker dan pelindung muka. Karena menutupi muka, terangnya.

Tutup pelindung yang dikenakan pengemudi ojol mirip dengan penggunaan sekat pelindung. Sebagai perbandingan, penggunaan masker tidak akan mengganggu keseimbangan kecepatan sepeda.

Djoko Setijowarno, Pengamat Lalu Lintas (Unika) Universitas Katolik Soegijapranata, juga merekomendasikan penggunaan masker sebagai pengganti pelindung di punggung pengemudi .— “Saya perhatikan ini. Masker jarang digunakan. Padahal tujuannya baik, dan telah direkomendasikan oleh KNKT (National Transportation Safety Committee). “Di lapangan itu belum dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, partisi pelindung cocok untuk mobil. Karena menjadi pembatas antara pengemudi dan penumpang tanpa mempengaruhi keselamatan. Untuk kendaraan dengan empat roda (sekat pelindung), harus digunakan dan semprotan disinfektan harus ditambahkan secara teratur. “(*)

Leave A Comment

  • Rate this recipe: