Articles

Bisnis bodi juga terpengaruh oleh Corona, dan Delima Jaya merevisi target penjualannya

Des 30, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta, Laporan Tunai, Arfyana Citra Rahayu, Jakarta-Industri otomotif dilanda pandemi Virus Corona (Covid-19). Hal serupa juga terjadi pada Delimajaya Group yang akhirnya memprediksi penurunan penjualan year-on-year hingga 20% pada paruh kedua tahun 2020.

Winston Wiyanta, Managing Director Delimajaya Group, menjelaskan pandemi virus corona berdampak signifikan terhadap industri tubuh. Apalagi industri pariwisata belum terimbas corona, ” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (21/8/2020). Alhasil, jumlah mobil yang dibeli dari perusahaan swasta berkurang karena Cenderung memastikan arus kas tetap bertahan. Dalam pandemi ini. Selain itu, masih banyak perusahaan swasta yang juga merasionalisasi biaya dan perusahaan besar. -Untuk sektor publik, kata Winston, pemerintah daerah (pemerintah pusat) dan Pemerintah pusat telah menunda dan menyelewengkan anggaran belanja (APBN dan APBD) untuk pengelolaan Covid-19.

Winston menjelaskan bahwa pada semester pertama tahun ini saja, permintaan bodywork Delhi Maya turun dari 7% menjadi 8%

Winston mengungkapkan bahwa pada paruh kedua tahun ini memang ada persyaratan dari perusahaan swasta, namun hal tersebut masih kurang dari semester pertama tahun 2020. Menurut Winston, masih ada harapan bagi departemen pemerintah untuk menerapkan public Pembelian, meski belum pasti.

Winston mengatakan: “Tantangan terbesar akan terasa di paruh kedua tahun 2020. Untuk periode Juli hingga Desember 2020, kami perkirakan akan lebih rendah 15% hingga 20% dibandingkan periode yang sama di 2019. “

Leave A Comment

  • Rate this recipe: