Articles

Review pasar mobil Indonesia dan rencana Gaikindo merevisi target penjualan mobil 2020

Jan 09, 2021 Posted in Otomotif 0 Comments

Reporter Tribunnews.com mengabarkan, Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-pandemi tersebut berdampak signifikan terhadap industri otomotif global termasuk Indonesia.

Bayangkan semenjak virus corona meletus di Indonesia pada Maret lalu, penjualan mobil Indonesia pada April hanya berkisar di kisaran 3.500. -Pada April, volume penjualan grosir hanya mencapai 3.500 unit, sedangkan rata-rata bulanan 85.000 hingga 90.000 unit. Di sana, penjualan April hanya 5% lebih rendah dari level normal, turun 95%, “kata pakar Gaikindo Stefanus Soetomo dalam acara virtual. Kompas akan membahas strategi revitalisasi industri otomotif yang akan membanjiri pasar. Kamis (17/9). / 2020) — Baca: Gaikindo Optimis Jakarta Auto Week Auto Show Akan Digelar Akhir Tahun Ini-Bacaan: GAIAS 2020 Dipastikan Dibatalkan, Ini Alasan Gaikindo-Sejak Itu Gaikindo Juga Merevisi Target penjualannya sekitar 1 juta kendaraan setahun, sedangkan Sekar hanya memiliki 600.000 kendaraan.

Mengingat pandemi yang menyebar di Indonesia, Gekindo juga mempertimbangkan untuk merevisi target.

“Saat itu kita semua berasumsi” Pandemi mereda pada Juni atau Juli, sehingga pada Agustus, September, dan Oktober penjualan mulai naik lagi. Tapi dalam kondisi saat ini, target penjualan 600.000 uni juga harus diantisipasi terlebih dahulu, ”jelas Stefanus. -Prektur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengungkapkan, pandemi juga membuat pedagang grosir TAM hanya menyentuh nomor. Kurang dari 700 unit di bulan Mei.

“Tapi kami masih sangat beruntung. Meskipun penjualan grosir tidak besar, volume eceran kami mendekati 7.000 unit di bulan Mei. Selama bulan Juni hingga Agustus, kami berada di tingkat eceran 11.000. Karenanya, di bulan Agustus Januari lalu penjualan grosir mencapai 8.600 unit, “jelas Anton di kejadian yang sama.

Dibandingkan dengan angka penjualan dalam keadaan normal, angka ini masih memiliki jalan panjang.

Tetapi permintaan publik akan pasar mobil masih ada, dan TAM yakin bahwa pasar tersebut akan mulai tumbuh lagi.

Untuk mempromosikan penjualan, TAM terus menargetkan semua bisnis digital dan mendorong layanan purna jual seperti layanan on-site Toyota. -Selain itu, sejak Agustus, TAM semakin giat meluncurkan produk baru. Menurut perkiraan, dari Agustus hingga September, TAM memperkenalkan sekitar lima model baru. Dari Corolla Cross, Innova TRD, Hilux dan Yaris. Karena itu, kami mencoba merangsang pasar dengan produk baru. Semoga semua kegiatan yang kami lakukan bisa merangsang pasar kembali, ”imbuh Anton.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: