Articles

Mulai minggu depan, penggunaan truk besar di jalan tol dari gerbong ke Tanjung akan dilarang

Jul 13, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan dari reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Budi Setiyadi, direktur Biro Transportasi Darat, Kemenhub, menjamin bahwa mulai minggu depan, truk gemuk atau truk berdimensi (ODOL) tidak akan digunakan Jalan tol Priok. General Manager Budi Setiyadi mengatakan pada seminar Aptrindo yang diadakan di Senayan, Jakarta Convention Center, Jakarta pada Kamis (5/3/2020).

“Kami mengadakan pertemuan dengan BPJT dan Jasa Marga, dan minggu depan kami akan mengeksekusi Cikampek (Cikampek) Tanjung Priok (Tanjung Priok) sampai Bandung (Bandung), kami tidak dapat masuk tol Di jalan raya, kami telah menyusun rencana aksi.-Berkenaan dengan eksekusi lapangan, Budi menjelaskan bahwa ia akan bekerja sama dengan kepolisian. Ia menambahkan: “Orang yang melanggar truk ODOL akan dihukum ke jalan tol Pangeran menuju Bandung.

Baca: Toyota memamerkan truk berpendingin Dyna di HiAce Premio untuk mencari solusi komersial

Selain jalan tol Priok (berdasarkan truk gemuk) ke Bandung, Kementerian Transportasi juga akan melarang pulau itu Dua titik perlintasan.

Baca: Ini adalah spesifikasi minibus DFSK. Bus dapat menampung 11 penumpang dewasa .

Dua titik persimpangan termasuk Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, yang masih ada di masyarakat pada saat itu.

Membaca: Para tamu Kia Motors GIICOMVEC 2020, pick-up legendaris

“Bulan depan atau awal bulan ini, kami juga mengatakan bahwa lintas pulau adalah tugas pertama truk, Budi menyimpulkan.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa penghapusan truk ODOL secara nasional berlanjut hingga awal 2023.

Pada pertemuan tingkat menteri, diputuskan bahwa akan ada pengecualian untuk jalan tol Priok (Jakarta) menuju Bandung, yang sebenarnya masih merupakan larangan truk ODOL.

Konferensi tersebut adalah perwakilan dari Asosiasi Truk Logistik, sampai polisi juga diharuskan untuk mengkonsolidasikan kebijakan ODOL.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan bahwa semua asosiasi setuju dengan AOD bahwa perjanjian akan berlaku pada tahun 2023. Perjanjian truk ODAG akan berlaku pada 2023.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: