Articles

Teknologi pengereman darurat untuk motor non-ABS, yang bervariasi dengan kecepatan sesuai dengan metode pengereman

Jul 16, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM – Di dunia otomotif, terutama pada dua roda, ada beberapa jenis model sistem rem.

Untuk sepeda motor keluaran terbaru yang telah menggunakan rem cakram, mereka juga dilengkapi dengan sistem rem anti-lock (ABS).

Namun, banyak produk yang beredar di pasar Indonesia belum dilengkapi dengan ABS.

Untuk sepeda motor yang dilengkapi dengan ABS, karena fungsinya yang efektif, mereka tidak akan mengunci rem cakram dan mengurangi risiko penyaradan, sehingga pengereman yang keras tidak lagi diperlukan. — Namun, bagi mereka yang belum ABS, kita perlu memahami teknologi pengereman darurat, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

Baca: Karena pandemi Covid-19, industri otomotif harus bersiap menghadapi kasus terburuk

Jumpri Paluhubu, kepala pelatihan untuk konsultasi mengemudi defensif (JDDC) Jakarta, menjelaskan Justi Paluhubu menjelaskan bahwa pengereman darurat dilakukan dengan mengguncang Rem roda datang dengan kecepatan tinggi. Jusri mengatakan: “Karena itu, joystick tidak boleh ditarik pada saat pengereman. Karena metode ini berbahaya karena dapat memiringkan pengemudi ke depan.”

Jusri juga menambahkan bahwa rem roda belakang juga dapat membantu pengereman.

Rem mesin juga dapat digunakan untuk pengereman yang lebih ideal.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: