Articles

MPMRent kembali ke industri penyewaan mobil

Jul 26, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan oleh reporter Tribunnews Eko Sutriyanto

TANGERANG, TRIBUNNEWS.COM-Karena korona yang meluas, perusahaan rental mobil PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) sekarang mulai menegaskan kembali setelah acara ditutup. -Maulana Jumantara, CEO MPMRent, mengatakan: Keputusan pemerintah untuk melonggarkan pembatasan sosial berskala besar di masyarakat telah menghidupkan kembali banyak sektor bisnis.

Ini telah membuka kembali peluang untuk sewa mobil.

Maulana mengatakan dalam siaran pers, Rabu (8 Juli 2020): “Termasuk MPMRent, mencari berbagai cara untuk melakukan bisnis dengan aman dan memenuhi standar protokol kesehatan yang berlaku.”).

Baca: Pandemi Covid-19 menurunkan harga mobil bekas Mobkas dari jenis ini memilih harga 70 juta rupee-dia mengatakan dia memperkuat standar pembersihan tim dengan membersihkan bagian-bagian mobil secara teratur. Disinfektan digunakan setelah setiap operasi.

Baca: Carro Automall membuka ruang pamer virtual untuk mobil Bekas di Tokopedia,

“Kolam renang kami juga secara teratur disemprot dengan desinfektan untuk menjaga sterilitas dan memastikan kebersihan sehingga pelanggan dapat yakin Gunakan armada kami, “dia .

Pengemudi selalu dilengkapi dengan pembersih tangan dan masker, dan dapat digunakan selama dia dalam kondisi sehat.

Jika ada pengemudi yang tidak nyaman, timnya perlu melaporkan ke koordinator PIC Man Man, pergi ke dokter dan beristirahat sampai dia sembuh. Aturan ini berlaku untuk karyawan di kantor pusat, cabang, ruang pamer, dan karyawan bengkel. MPMRent sebelumnya telah melakukan pekerjaan rumah untuk sebagian besar karyawan.

Partai juga menerapkan alienasi sosial bagi karyawan yang memegang posisi penting dan terus bekerja di kantor, melatih Covid-19 tim respons khusus dari berbagai departemen fungsional, dan menyebarkan informasi tentang virus COVID-19. Karyawan. -Beberapa waktu lalu, MPMRent membagikan bantuan alat pelindung diri dan peralatan medis senilai Rs 700 crore kepada pemerintah kota Tangerang Selatan.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: