Articles

Ambisi Toyota menjadikan Indonesia sebagai basis produksi SUV

Jul 30, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Toyota telah menerapkan strategi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil penumpang, tidak hanya untuk model mobil penumpang MPV tetapi juga untuk SUV yang permintaan pasarnya terus tumbuh. Di Toyota Group di Indonesia, kami bekerja keras untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi untuk produk-produk Toyota. – “Sebenarnya, sejauh ini, produk kami terutama ditargetkan di pasar lokal, mencapai 90%,” Anton Jimmi Suwandy, direktur pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan selama diskusi aliran media Ngovid, diikuti oleh Tribunnews Jumat, 15 Mei 2020.

Anton mengatakan bahwa meskipun dia tidak dapat mengubah penjualan model MPV, pasar lokal sekarang lebih mirip sebuah SUV. –Baca: Investasi Honda diperkirakan menjadi 5,1 triliun rupiah. Meskipun terjadi pandemi, itu harus tetap sama – katanya, Toyota Rush yang diproduksi secara lokal di Indonesia akan diluncurkan pada waktunya, ketika konsumen menginginkan desain yang benar-benar segar. Dan gaya SUV.

Penjualan bulanan rata-rata Rush membuktikan hal ini.Penjualan rata-rata bulanan telah melampaui 3.000 unit per bulan, yaitu di bawah 2.000. SUV adalah jenis kendaraan multifungsi. Penjualan mendesak kini meningkat dari kurang dari 2.000 unit per bulan menjadi sekitar 3.000 unit per bulan. “–Anton menjelaskan bahwa timnya juga terus meninjau semua produk mobil yang saat ini Toyota jual di Indonesia .

Baca: Lebaran, kendaraan ke area istirahat akan dibatasi, dan mereka hanya dapat beristirahat selama maksimal 30 menit

“Untuk pasar Indonesia, Toyota memiliki banyak antrian. Tugas kami tidak hanya meneliti produk baru, tetapi juga meninjau produk yang sudah ada saat ini. “Dia mengatakan … Dia mengatakan bahwa di masa depan, Indonesia dapat memilih produk Toyota.-Mengutip data terbaru dari Gaijindo, Toyota masih mengendalikan 26 pasar kendaraan roda empat di Indonesia, dengan penjualan 2.093 unit hingga April 2020. Hal ini disebabkan oleh menurunnya minat publik. Karena pandemi Covid-19, jumlah mobil baru telah meningkat.

Pada Maret 2020, Toyota masih menguasai 34% pangsa pasar. -Pada saat yang sama, April 2020 Total penjualan mobil domestik hanya mencapai 7.871 unit, dibandingkan dengan 84.056 unit pada April 2019, penurunan tahun ke tahun sebesar 90,6%.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: